Ketua Tim KKN ITS Yudha Prasetyawan dengan UMKM Malang dan Siswa SMK Negeri 7 Surabaya setelah melaksanakan Talkshow pada KMFI Exihibiton Day
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menegaskan perannya sebagai agen perubahan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (Abmas) yang berfokus pada penguatan kapasitas dan keberlanjutan usaha mitra. Program ini menyasar UMKM, Teaching Factory (TEFA), One Pesantren One Product (OPOP), Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), koperasi, hingga Asosiasi Digital Desa (ADIDES) melalui penguatan sinergi produksi dan nilai bisnis berbasis Galeri Produk Konsorsium.
Mengusung tema Penguatan Konsorsium BUMDes, Tefa, Koperasi, OPOP, Adides serta Produk Unggulan Desa melalui Sinergi Produksi dan Nilai Bisnis, ITS menghadirkan Galeri Produk Konsorsium sebagai media pemasaran terpadu, baik luring maupun daring, yang diberi nama Kmfi.Galerikita. Program ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Ketua Tim Abmas ITS Yudha Prasetyawan ST MEng IPU ASEAN Eng menjelaskan bahwa program ini berangkat dari tantangan utama mitra, yakni keterbatasan akses dan kemampuan pemasaran digital. UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional, namun masih menghadapi kendala dalam menjangkau pasar yang lebih luas. “Melalui Galeri Produk Konsorsium, ITS berupaya menyediakan ruang pemasaran terpadu yang inklusif bagi seluruh mitra,” ungkapnya.
UMKM Binaan Kecamatan Tambaksari di Bazaar Galeri Konsorsium di Departemen Teknik Sistem dan Industri ITS
Kegiatan diawali dengan analisis kondisi mitra yang melibatkan berbagai institusi pendidikan dan pelaku usaha, antara lain SMKN 1 Tuban, SMKN 1 dan 4 Bojonegoro, Pondok Langitan Tuban, POMOSDA Nganjuk, BUMDes Singosari – Malang, Kebon Tunggul Mojokerto, serta UMKM binaan Kecamatan Tambaksari – Surabaya. Analisis dilakukan untuk memetakan proses produksi, strategi pemasaran, hingga kesiapan kompetensi mitra.
Pada 4 Agustus 2025, tim Abmas ITS menyelenggarakan pelatihan dan kurasi produk bagi UMKM Tambaksari. Materi yang diberikan meliputi digital marketing, business model canvas (BMC), dan production system. Pelatihan ini berhasil meningkatkan kemampuan peserta dalam menyusun strategi pemasaran, mengoptimalkan media sosial, serta menyempurnakan model bisnis agar lebih kompetitif. “Seluruh UMKM dinyatakan lolos kurasi berdasarkan delapan aspek penilaian bisnis dan dinyatakan siap bergabung dalam Galeri Produk Konsorsium,” sebut Yudha.
Program Galeri Produk Konsorsium kemudian dilaksanakan selama sebulan penuh, mulai 15 September hingga 10 Oktober 2025, dengan sistem rotasi mingguan. Skema ini memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh mitra untuk memasarkan produknya secara luring melalui bazar.
Tim KKN ITS dengan Siswa SMK Negeri 7 Surabaya, SMK Negeri 1 Bojonegoro, dan SMK Dharma Bahari Surabaya setelah melaksanakan Talkshow di KMFI Exhibition Day
Pameran perdana digelar di Departemen Teknik Sistem dan Industri ITS dengan fokus produk makanan kering dan basah, kemudian berlanjut di Departemen Manajemen Bisnis dengan kategori produk yang lebih beragam, termasuk minuman. Strategi pemasaran digital melalui platform Instagram dan TikTok turut diintegrasikan untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan eksposur produk.
Tidak berhenti di situ, Galeri Produk Konsorsium juga kembali menggelar pameran dengan konsep exhibition dan talkshow yang melibatkan siswa-siswi SMK serta UMKM dari berbagai daerah di Jawa Timur. Peserta yang terlibat antara lain LP3I, SMK Negeri 7 Surabaya, SMK Dharma Bahari Surabaya, SMK Negeri 1 Bojonegoro, serta UMKM Malang. Kegiatan ini mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan memberikan pengalaman nyata kewirausahaan sekaligus meningkatkan literasi teknologi dan bisnis generasi muda.
Program Abmas ITS ini turut memperkuat kolaborasi multipihak antara BUMDes, Tefa, koperasi, OPOP, UMKM, departemen di ITS, himpunan mahasiswa, dan masyarakat umum. Sinergi ini membuka peluang kolaborasi dalam distribusi, promosi, dan produksi bersama guna membangun ekosistem bisnis desa yang berkelanjutan. Hasil evaluasi bulanan menunjukkan adanya peningkatan omzet, perluasan pasar, serta terbentuknya kolaborasi baru antarmitra.
Pelatihan dan Kurasi Produk UMKM Binaan Kecamatan Tambaksari Surabaya
Sebagai upaya keberlanjutan, tim Abmas ITS membentuk komunitas WhatsApp mitra sebagai sarana komunikasi dan edukasi berkelanjutan. Salah satu pelaku UMKM Tambaksari mengungkapkan bahwa pelatihan, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan untuk pembuatan konten promosi, meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam memasuki pasar digital. Produk mitra pun semakin dikenal di lingkungan kampus dan mengalami peningkatan penjualan.
Melalui program ini, ITS kembali menunjukkan kontribusinya dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Galeri Produk Konsorsium menjadi wujud nyata kolaborasi antara akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem ekonomi desa yang adaptif, berdaya saing, dan selaras dengan pencapaian SDGs. (*)
Kampus ITS, ITS News – Bukan sekadar sebagai pemandu wisata, pelajar di Kecamatan Tosari, Probolinggo kini disiapkan menjadi duta
Kampus ITS, ITS News — Untuk lebih mengenalkan diri ke masyarakat luas, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menggelar kegiatan
Kampus ITS, ITS News — Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil meraih juara 1 dalam mengembangkan kecerdasan buatan
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menegaskan perannya sebagai agen perubahan melalui Program Pengabdian



