
Kampus ITS, ITS News — Mengawali tahun ajaran baru, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali mengadakan Informasi Pengenalan Fakultas (IPF) dan Orientasi Keprofesian dan Kompetensi Berbasis Kurikulum (OKKBK). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang berlangsung selama enam hari sejak Senin (4/8) lalu.
Seperti namanya, IPF merupakan sebuah agenda yang berfokus pada pengenalan lingkungan fakultas masing-masing mahasiswa baru (maba). Banyak hal yang disampaikan kepada para maba, mulai dari jumlah departemen yang ada di dalam fakultas, lingkungan, hingga para dosen. Di sisi lain, OKKBK sendiri lebih berfokus pada pengenalan departemen, mata kuliah, hingga prospek karir para lulusannya.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS Prof Nurul Widiastuti SSi MSi PhD menyampaikan, dua kegiatan orientasi ini merupakan langkah awal mahasiswa untuk menjelajahi fakultas dan departemennya. Tidak hanya itu, para maba sekaligus memperoleh sarana untuk membangun koneksi, baik dengan sesama mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga alumni. “Tentu harapannya adalah para mahasiswa baru ini bisa mengetahui potensi karir yang dimilikinya,” ujar Nurul.

Sependapat dengan itu, Direktur Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) ITS Nur Syahroni ST MT PhD juga mendorong para mahasiswa baru untuk dapat memiliki mimpi besar sedari awal perkuliahan. Salah satu caranya adalah dengan memperluas pemahaman mengenai program studi yang akan diikuti dan memperbanyak pengalaman selama masa perkuliahan. “Hal lainnya yang paling penting itu adalah mindset, seorang mahasiswa harus dapat ber-mindset positif,” tegasnya.
Sementara itu, lelaki yang akrab disapa Syahroni ini juga menyoroti durasi kegiatan orientasi yang lebih singkat jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Dirinya menjelaskan, hal itu ditujukan agar para maba tidak terlalu terbebani dengan rangkaian PKKMB yang terlalu lama. Alhasil, mereka dapat mengalokasikan waktunya untuk mempersiapkan perkuliahan dengan baik. “Maka dari itu, saat ini kita perpendek waktu orientasinya menjadi hanya sekitar enam hari,” tuturnya.
Kegiatan orientasi hasil kolaborasi dengan organisasi mahasiswa ITS tersebut menghadirkan berbagai variasi acara yang menarik, seperti sharing session, talk show, faculty tour, dan laboratory tour. Tidak hanya itu, para panitia juga menyisipkan permainan yang atraktif guna mempererat hubungan para maba. Di sisi lain, kegiatan ini juga sekaligus menjadi bukti dari upaya ITS dalam mendukung Sustainable Development Goals (SGDs) poin ke-4 mengenai pendidikan berkualitas. (*)
Reporter: Muhammad Aulia Zikra
Redaktur: Muhammad Fadhil Alfaruqi