Kegiatan yang merupakan salah satu program kerja (proker) Departemen Public Relation and Communication (PRC) ini disajikan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya diadakan di Jurusan Teknik Kimia sendiri, kali ini diadakan di Gedung Olahraga (GOR) Pertamina ITS. Hal tersebut lantaran mengingat target jumlah peserta yang lebih banyak dibandingkan sebelumnya.
Seperti yang diungkapkan Rafdiarif Prayoda Adiutomo, ketua penyelenggara kegiatan, bahwa pelaksanaan try out SBMPTN khusus bidang IPA kali ini diharapkan dapat menyedot lebih banyak peserta. ”Kalau tahun lalu kami mengadakan try out Ujian Nasional (UN), pesertanya tidak terlalu banyak,” imbuhnya.
Terbukti, kegiatan yang telah dipersiapkan sejak Desember lalu mampu mencuri minat lebih dari 700 siswa SMA. Meski ada beberapa peserta dari luar kota, namun jumlah tersebut masih didominasi oleh siswa SMA di Surabaya. ”Saya tadi cek sekilas di list pendaftaran kebanyakan dari SMA-SMA Surabaya,” kata mahasiswa yang akrab disapa Yoda itu.
Ia mengaku sebelumnya cukup khawatir terhadap jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini. Menurut perhitungannya, kapasitas di GOR Pertamina ini dapat menampung 800 hingga 900 peserta. Namun hingga enam hari sebelum pelaksanaan hanya sekitar 300 peserta yang terdaftar. ”Waktu itu cukup panik, sangat jauh dari target,” ungkapnya.
Namun, menginjak tiga hari menjelang pelaksanaan, ia dan rekan-rekan panitianya cukup takjub melihat jumlah peserta yang mendaftar meningkat drastis. Hal tersebut akhirnya membuat panitia cukup lega. Mahasiswa angkatan 2012 itu pun menambahkan bahwa jumlah tersebut sudah hampir sesuai dengan target.
Bekerja sama dengan salah satu Lembaga Bimbingan Belajar di Surabaya, pelaksanaan try out ini diharapkan dapat membuat siswa paham kondisi SBMPTN sebenarnya. ”Jadi kami memang mempersiapkan try out ini sebagai simulasi SBMPTN, mulai dari prosedur, soal-soal yang diujikan, hingga medan ujiannya,” jelas Yoda. (oly/sha)