Rektor ITS Ungkap Pentingnya Kebaikan Karakter
Menghadapi dunia yang lebih maju lagi di masa depan, tentunya tantangan silih berganti menghadang. Bertepatan dengan wisuda ke 115 ITS Sabtu, (13/8) , dalam pidatonya Prof Joni Hermana Ir MScES PhD menyinggung pentingnya kebaikan karakter yang harus ditanamkan oleh para wisudawan dalam menghadapi dunia di luar kampus.
“Pendidikan adalah benih untuk pembebasan kepribadian dan kepemimpinan,†ucap Joni tegas mengutip ungkapan Ki Hajar dewantara.
Oleh karena itu, Joni menekankan kepada wisudawan untuk tidak terkecoh oleh gelar maupun ijazah yang diperoleh. “Sebab eksisensi saudara sebagai orang yang terdidik dan berpendidikan, lebih ditentukan oleh perilau atau karakter,†tambahnya.
Dikatakan oleh Joni, para wisudawan di depannya bukan hanya sebagai pembaharu, tapi juga harus menjadi pemberi aspirasi atau membawa perubahan yang lebih baik,.
“Apapun yang dimiliki seseorang yaitu kepintaran, keturunan, keelokan, ketampanan, dan kekuasaan, itu tidak bernilai jika seseorang tidak bisa dipercaya lagi, tidak punya keteguhan diri, dan ini adalah ekspresi dari keburukan karakter,†jelasnya.
Sehingga dalam peribahasa inggris dikatakan, Jika kamu kehilangan kekayaan, sesungguhnya dirimu tidak kehilangan apapun. Bila kamu kehilangan kesehatan, dirimu kehilangan sesuatu, namun bila kamu kehilangan karakter, dirimu kehilangan segalanya. “Jadi sangat penting bagi kita untuk menjaga agar karaker menjadi bagian utama dalam hidup kita,†ungkap Joni masih dengan nada penuh penekanan.
Tentang pentingnya karakter bagi bangsa ini, Joni menceritakan kisah Bung Karno yang sering mengajukan pertanyaan yang ia pinjam dari sejarawan inggris. “Apa yang menentukan besar kecilnya suatu bangsa? Yang menentukan bukan seberapa luas wilayahnya tapi kekuatan tekad dari pancaran karakternya,†ucap Joni.
Pengalaman sejarah bangsa indonesia menunjukkan bahwa seberat apapun kesulitan dan kemelaratan bangsa, semua itu bisa diatasi oleh kekuatan karakter dari para pemimpin dan rakyatnya.
“Kehilangan terbesar bangsa ini bukan kemerosotan pertumbuhan ekonomi, maupun kematian pemimpinnya, melainkan kehilangan karakter,†tutur dosen Departemen Teknik Lingkungan itu.
Joni sangat berharap agar para wisudawan dapat mengembangkan inovasi dan kreativitas guna mempercepat pertumbuhan ekonomi bangsa Indonesia.
“Atas nama ITS saya menyampaikan selamat berjuang. Saya titipkan nama besar ITS ke pundak saudara saudara. Semoga kesuksesan selalu mengiringi saudara sekalian,†ucap Joni penuh harap di akhir pidatonya. (id)