"Dalam final ini para peserta memang benar-benar menghadapi real case yang ada di perushaan, jadi memang sifatnya sedikit privasi. Jadi tujuan dari kunjungan ini agar peserta mendapatkan gambaran dan solusi dalam menyelesaikan permasalahan perusahaan" ujar ketua pelaksana Arief Ramadhana.
Solusi yang dikemukakan oleh para mahasiswa ini selanjutnya akan menjadi masukan bagi perusahaan. "kebetulan dua perusahaan tersebut memiliki permasalahan yang punya korelasi dengan tema yang kita angkat, jadi tahun ini kita memilih untuk mengadakannya di dua tempat tersebut. Nantinya apa yang mereka sampaikan akan menjadi masukan bagi perusahaan" tambah mahasiswa semester empat tersebut.
"tadi sempat bingung karena waktu pengenalan perusahaan memakai bahasa Indonesia. tapi saya kagum dengan kelengkapan proses dan alat-alat yang ada diperusahaan-perusahaan ini" ujar salah satu peserta dari technological institute of philippines, Joshua Gilmore.
mik