ITS News

Senin, 05 Desember 2022
06 November 2022, 19:11

Abmas ITS Ciptakan Alat untuk Mitigasi Gempa Bumi

Oleh : itsojt | | Source : ITS Online

Penghibahan alat peraga edukatif untuk mitigasi gempa bumi oleh ketua tim Abmas, Saifuddin SSi MSc PhD (kanan)

Kampus ITS, ITS News – Dilalui oleh jalur pertemuan tiga lempeng tektonik, Indonesia menjadi daerah yang rawan gempa bumi. Banyaknya korban yang terus berjatuhan akibat bencana tersebut mendorong tim Pengabdian kepada Masyarakat (Abmas) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk merancang alat peraga edukatif bagi siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Candimulyo, Madiun sebagai upaya mitigasi gempa bumi.

Saifuddin SSi MSc PhD, ketua tim Abmas ini meyakini bahwa di tengah kemutakhiran teknologi, alat peraga masih memegang peran yang penting sebagai media pembelajaran, terlebih bagi anak-anak dengan rasa ingin tahu yang tinggi. “Untuk itu, kami menggagas sebuah alat peraga edukatif bernama shaking table atau meja getar,” ungkapnya.

Dalam proses perakitannya, alat inovatif ini menggunakan komponen-komponen yang sederhana, seperti pegas sebagai penyangga, kayu tipis sebagai material meja, motor Direct Current (DC) sebagai penggerak, dan adaptor DC sebagai sumber listrik. “Selain itu, terdapat pula komponen dimmer lampu yang berfungsi mengatur putaran pada sistem,” beber Saifuddin.

Shaking table atau meja getar rancangan tim Abmas ITS

Mekanisme kerja inovasi besutan tim Abmas ini juga terbilang mudah. Alat tersebut bekerja dengan mensimulasikan gerak gempa bumi. Misalnya ketika sebuah replika bangunan diletakkan pada alat, maka replika tersebut akan bergetar seolah-olah mengalami gempa bumi. “Dari sana, tim Abmas akan menjelaskan langkah tepat yang dapat diterapkan sebagai upaya mitigasi bencana kepada para siswa,” paparnya.

Selain mengetahui langkah mitigasi yang tepat, para siswa dan guru SDN 1 Candimulyo juga dijejali pengetahuan terkait jenis bangunan yang aman dan mampu menahan getaran akibat gempa bumi. Tak hanya kegiatan pembelajaran, program Abmas ini juga turut menghibahkan alat peraga edukatif kepada sekolah agar dapat menjadi media pembelajaran pribadi dalam jangka waktu panjang.

Kegiatan yang berlangsung selama dua minggu ini turut melibatkan empat dosen dan lima mahasiswa dari Departemen Fisika yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN). “Dalam proses pengerjaannya, para dosen berperan merancang desain, sedangkan mahasiswa yang bertugas merakit alat tersebut,” terang Saifuddin kepada tim ITS Online.

Selama kegiatan ini berlangsung, tak banyak kendala yang dirasakan oleh tim Abmas. Terlebih, antusiasme yang mereka dapat dari para siswa sangat baik. Oleh karena itu, Saifuddin mengaku cukup puas dan bangga dengan inovasi produk yang berhasil mereka buat. “Kami berharap edukasi dini ini dapat meningkatkan pemahaman kepada siswa SD terkait gempa bumi,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: ion10
Redaktur: Erchi Ad’ha Loyensya

Berita Terkait