ITS News

Senin, 05 Desember 2022
05 November 2022, 20:11

Mahasiswa ITS Bagikan Kiat Taklukkan SEG Challenge Bowl 2022

Oleh : itsojt | | Source : ITS Online

Rijkaard Elyandrie dan Ihsan Fermantono saat mengikuti kompetisi SEG Challenge Bowl 2022 secara daring

Kampus ITS, ITS News — Menjadi pemenang pada ajang Society of Exploration Geophysicists (SEG) Challenge Bowl 2022 membuktikan bahwa jerih payah kedua mahasiswa Departemen Teknik Geofisika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil dituai. Dari pencapaian itu, Rijkaard Elyandrie dan Ihsan Fermantono membagikan tip serta berbagai kiat dalam menklukkan kompetisi skala internasional tersebut.

SEG Challenge Bowl sendiri merupakan kompetisi yang mengusung konsep cerdas cermat dengan menguji pengetahuan peserta mengenai geosains. Berlaga dengan nama tim Blitz ITS, mereka berhasil menundukkan beberapa perguruan tinggi baik dari Indonesia hingga mancanegara. Di antaranya ada Universitas Brawijaya, Indian Institute of Technology (Indian School of Mines) Dhanbad, serta tujuh universitas lainnya. 

Untuk bisa meraih prestasi tersebut, pastinya memerlukan proses dan persiapan yang panjang. Oleh karena  itu, Rijkaard dan Ihsan memiliki cara dan metode tertentu dalam meningkatkan nilai diri dan kemampuan mereka. 

Rijkaard, atau yang akrab disapa Ri mengatakan, salah satu hal yang dapat dilakukan adalah melatih kemampuan dengan mengikuti berbagai perlombaan, bisa dimulai dengan skala kecil dalam kampus. Dengan mengasah kemampuan, mental dapat terlatih dan terbiasa terhadap kompetisi juga bisa dapat pengalaman baru.

Selain perlombaan di dalam kampus, Ri juga menyarankan untuk mengikuti perlombaan di luar ITS. Karena, semakin luas tingkatan dan jangkauan yang diikuti, maka wawasan dan pengalaman yang didapatkan dapat lebih variatif. “Kalian bisa mendapat relasi mahasiswa dari universitas lain dan bisa sharing terkait perlombaan, sehingga bisa mendapat teman baru yang suportif,” tambahnya.

Namun, lelaki asal Jakarta tersebut tidak hanya asal coba berbagai kompetisi. Ia juga mematangkan persiapan dengan terus mengeksplor berbagai pengetahuan. Sebagai contoh, di ajang SEG Challenge Bowl 2022, Ri rutin melakukan pendalaman ilmu Geofisika.

Mahasiswa angkatan 2020 ini berujar bahwa belajar adalah kunci utama. Apapun perlombaan yang ingin diikuti, keinginan belajar adalah pondasi utama yang paling menentukan. Dalam belajar, Ri mengumpulkan banyak referensi dan literatur dari berbagai sumber yang kredibilitasnya terjamin. 

Ri mengaku, agar mendapatkan pemahaman yang maksimal, ia dan Ihsan belajar dengan menerapkan metode scanning. Metode tersebut menggunakan teknik membaca agar mendapatkan informasi spesifik secara cepat dan akurat dari sebuah buku. “Akan tetapi, tentu perlu disesuaikan dengan pribadi masing-masing, karena tidak semua metode dapat cocok pada semua orang,” jelasnya.

Apresiasi terhadap Ihsan Fermantono dan Rijkaard Elyandrie setelah memenangkan SEG Challenge Bowl 2022 (Sumber: teknik_geofisika_its)

Selain mengeksplor secara mandiri, ia juga turut meminta saran dan tambahan sumber dari orang yang lebih ahli, salah satunya bisa dari kakak tingkat. “Lalu, perbanyak membaca literatur, apalagi jika perlombaan yang diikuti tentang trivia-trivia,” tutur Ri.

Lebih lanjut, keduanya juga tidak lupa menambahkan satu kiat terpenting, yaitu manajemen waktu. Sebagai mahasiswa yang memburu prestasi lantas bukan berarti menutup diri dari peluang berorganisasi. Di tengah kesibukan yang mereka berdua miliki, baik itu akademik, organisasi, dan perlombaan,  wajib halnya bagi mereka untuk menentukan prioritas yang baik. 

Walaupun tim ini tidak diketuai siapapun, Ri mengaku melakukan kerja sama yang baik dengan Ihsan. Ia bangga telah membantu ITS untuk mengharumkan namanya dunia luar. Ri berharap agar usaha dan prestasi yang didapatkan kali ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya. “Semoga kiat-kiat dari kami dapat memberikan motivasi dan bisa diterapkan oleh mahasiswa-mahasiswa ITS lainnya,” tandasnya. (*)

 

Reporter: ion10
Redaktur: Fatima Az Zahra 

Berita Terkait