ITS News

Selasa, 30 November 2021
23 Oktober 2021, 18:10

KKN ITS Adakan Pelatihan Desain Produk dan Pemasaran Produk Pesisir

Oleh : itsojt | | Source : ITS Online

Wimala Lalitya Dhanistha ST MT memberikan sambutan dalam pelatihan yang diadakan Tim KKN Abmas ITS.

Kampus ITS, ITS News – Desain produk menarik dan strategi pemasaran yang baik menjadi solusi dalam meningkatkan potensi produk olahan masyarakat pesisir. Sejalan dengan hal itu, tim Kuliah Kerja Nyata Pengabdian Masyarakat (KKN Abmas) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengadakan pelatihan untuk memberikan pengetahuan di bidang desain dan pemasaran kepada warga pesisir utara Surabaya.

Pembina tim KKN Abmas ITS ini, Wimala Lalitya Dhanistha ST MT, menjelaskan bahwa masalah sulitnya penjualan produk karena kekurangan dalam hal desain dan pemasaran masih sering dialami oleh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terutama di daerah pesisir. “Padahal banyak sekali potensi dari produk yang sudah dihasilkan,” jelasnya.

Karena permasalahan tersebut, diadakanlah pelatihan desain produk dan strategi pemasaran untuk pelaku UMKM di Kenjeran dan Bulak Banteng Surabaya. Pelatihan ini diadakan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat terkait pentingnya desain dan strategi yang menarik untuk meningkatkan hasil penjualan. “Kami berharap dengan pelatihan ini dapat memberikan ilmu dan manfaat bagi perekonomian masyarakat pesisir,” harap dosen Departemen Teknik Kelautan ITS ini.

Muhammad Nasrulloh ST MT, salah satu pemateri pada pelatihan ini, menyampaikan bahwa persaingan produk di era globalisasi ini semakin tajam dan sengit. Oleh sebab itu, perlu adanya perhatian lebih pada desain sebuah produk sebagai strategi untuk memasarkannya. “Penggunaan warna yang menarik pada desain produk dapat memberi kesan dan diingat terus oleh konsumen,” tuturnya.

Muhammad Nasrullah ST MT saat memberikan materi mengenai desain produk dan kemasan.

Selain dari segi desain produk, ada beberapa hal lain yang ikut berpengaruh dalam menunjang pemasaran sebuah produk. Salah satunya adalah setiap produk yang dibuat harus memiliki daya tarik estetika secara visual maupun fungsional. “Kemasan sederhana namun fungsional dapat menciptakan respon emosional yang dapat menarik perhatian konsumen,” tambahnya

Pemilik usaha Sego Njamoer yang juga menjadi pemateri dalam pelatihan ini, Mahendra Ega Higuitta ST MT, menjelaskan bahwa strategi yang adaptif juga perlu diterapkan dalam pemasaran produk di masa pandemi. Berbagai trik seperti pemberian promo dalam bentuk paket dapat menjadi solusi. “Promo seperti itu membuat konsumen merasa diuntungkan tanpa merugikan produsen,” ungkap alumnus Departemen Teknik Fisika ITS tahun 2013 ini.

Koordinator mahasiswa KKN Abmas ITS ini, Seli Cynthia, berharap dengan diadakannya kegiatan pelatihan ini dapat memacu kreativitas dan produktifitas masyarakat. “Kami berharap melalui kegiatan ini dapat memberikan manfaat pada masyarakat sehingga dapat membuka lapangan kerja bagi warga sekitar,” ucap mahasiswa Departemen Teknik Kelautan ITS ini. (*)

Reporter: Ion 25

Redaktur: Septian Chandra Susanto

Berita Terkait