ITS News

Rabu, 05 Agustus 2020
28 Juni 2020, 21:06

Ketepatan Estimasi Waktu Tunda, Kunci Transfer Data yang Optimal

Oleh : itsrys | | Source : ITSOnline

Profesor dari California State University (CSU), Khondaker Salehin sedang mempresentasikan materinya melalui Zoom Meetings dalam Webinar Series ELECTICS kemarin

Kampus ITS, ITS News — Untuk mengoptimalisasi transfer data dari suatu perangkat ke perangkat lain, waktu tunda atau delay dalam suatu jaringan komputer harus diperhitungkan dengan baik. Hal inilah yang kemudian dijabarkan secara mendalam pada seri web-seminar ELECTICS sebagai bentuk kolaborasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dengan California State University (CSU) pada Jumat, (26/6) lalu.

Kegiatan yang diadakan sebagai bentuk realisasi jalinan kerjasama antara Fakultas Teknologi Elektro dan Informasi Cerdas (FTEIC) ITS dengan Departemen Computer Science CSU awal Juni lalu ini menghadirkan Profesor Khondaker Salehin dari CSU sebagai pembicara. “Kegiatan web-seminar kali ini merupakan milestone pertama dari kerjasama yang sudah kita bangun,” ujar Sekretaris Departemen Akademik dan Kemahasiswaan Departemen Informatika, Ary Mazharuddin Shiddiqi PhD.

Dalam topik pertama yang berjudul Improvement of Delay Estimation over End-to-End Paths, Profesor Salehin menjelaskan mengenai konsep waktu tunda dalam jaringan komputer. Jaringan Komputer sendiri ialah teknologi yang dapat menghubungkan dua atau lebih komputer dan perangkat pendukung komputer lainnya sehingga memungkinkan antar unit komputer untuk berbagi data.

Lebih lanjut, jaringan komputasi ini dapat terkoneksi antara satu dengan yang lain menggunakan media kabel atau tanpa kabel. Salah satu contoh jaringan komputer yang umum dikenal ialah internet. Sementara itu, delay merupakan waktu tunda yang terjadi dalam proses transmisi dari satu titik ke titik yang lain yang menjadi tujuannya. “Waktu tunda merupakan parameter yang melekat dalam infrastruktur internet,” papar profesor asal India tersebut.

Dalam pengamatannya, laki-laki yang akrab disapa Salehin ini menjelaskan bahwa pengukuran lama waktu tunda pada jaringan komputer yang menggunakan metode konvensional dengan mengirimkan paket Ping dinilai masih belum sempurna. Hal ini disebabkan karena adanya sumber kesalahan dalam workstation yakni pengukuran Packet Processing Time (PPT) yang tidak akurat.

Khondaker Salehin, asisten profesor dari California State University (CSU) yang juga merupakan anggota senior Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE)

Terkait hal ini, Salehin kemudian melakukan pembahasan penelitiannya menggunakan skema untuk mengukur PPT tanpa perangkat keras khusus yang dipresentasikan menggunakan data empiris yang didapat dari pengujian pada jaringan. “Estimasi queueing delay pada router internet penting untuk dilakukan jika ingin mendapat karakterisasi waktu tunda yang lebih akurat,” tuturnya.

Dalam topik pertama ini juga dibahas mengenai skema self-sufficient untuk menghitung waktu tunda pada semua router dalam end-to-end path. Berbagai penelitian lebih lanjut dalam lingkup penghitungan PPT dan waktu tunda maupun bidang jaringan komputer lain juga dipaparkan untuk memperkuat riset yang sudah dilakukan. “Saya terbuka untuk menerima ide-ide baru dalam lingkup machine learning, kendaraan otonom, privasi atau bahkan jaringan sensor,” papar Salehin.

Pria berkacamata ini juga menyatakan bahwa ia membuka kesempatan bagi siapapun yang tertarik mendalami bidang jaringan komputer dan ingin melakukan kolaborasi lebih lanjut. Baik itu dalam menulis paper atau menjalankan proyek tentang teori fundamental maupun pengaplikasian ilmu komputer dalam kehidupan sehari-hari. (rys/lut)

Berita Terkait