ITS News

Selasa, 12 November 2019
29 Agustus 2019, 10:08

Loyalitas Pembimbing ITS Tambah Dukungan Moral Peserta Pimnas Ke-32

Oleh : itssof | | Source : ITS Online

Salah satu dosen pembimbing dari Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Mochamad Yusuf ST MSc ketika melihat proses penjurian poster

Bali, ITS News –  Dalam suatu perlombaan, pengaruh moral sangatlah besar dalam memunculkan semangat untuk meraih kemenangan. Oleh karena itu, beberapa dosen pembimbing tim Pekan Ilmiah Mahasiswa (Pimnas) ke-32 dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) juga turut hadir menemani di Universitas Udayana Bali, sampai sabtu (31/8) mendatang.

Salah satu dosen yang turut bertandang di Pulau Dewata ini adalah dosen pembimbing dari Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Mochamad Yusuf ST MSc. Pria yang akrab disapa Yusuf tersebut menjelaskan, biasanya dalam suatu perlombaan keilmiahan, kita jarang mendampingi mereka. Namun untuk Pimnas ke-32 ini, kita berusaha loyal untuk selalu memberikan dukungan kepada mereka.

Yusuf mengakui bahwa seluruh peserta pasti merasakan capai baik secara fisik dan mental. Oleh karena itu, tugas seorang dosen pembimbing untuk selalu memberikan semangat dan motivasi. “Hal-hal demikian yang terlihat ringan tapi membawa pengaruh fisik maupin psikis yang luar biasa,” ungkapnya kepada ITS Online.

(dari kiri) Pemimpin Kontingen Pimnas ke-32 ITS, Ahmad Fauzan Adziima ST MSc, dosen pembimbing dari Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Mochamad Yusuf ST MSc dan D. I. Eko Budi Santoso LicRerReg ketika meninjau langsung pameran poster dan produk PKM

Ketika dalam perlombaan, pembimbing selalu berkeliling untuk mencari keberadaan mereka.  Ketika ketemu selalu muncul momen saling sapa antar keduannya. Meskipun dari lantai atas atau dari kejauhan, hanya sekedar menyapa atau memotret mereka akan menciptakan suasana bahwa pembimbing selalu ada di sekitar mereka.

Sehingga, berbagai momen seperti itu bisa membuat suasana antara dosen dengan mahasiswa menjadi lebih akrab. Dampaknya, komunikasi satu sama lain bisa menjadi lebih intensif dan lebih mudah untuk menjalin diskusi dua arah. “Walaupun dari dosen ada hal yang kurang, proses diskusi bisa menjadi lebih nyaman,” ujarnya.

Yusuf juga kembali menekankan bahwa keberhasilan mahasiswa pastinya akan membuat dosen pembimbingnya bangga. Hal ini yang menjadi semangat tersendiri bagi dosen pembimbing untuk selalu loyal kepada mahasiswa bimbingannya.

Selain itu, tujuan lain dosen pembimbing menyempatkan hadir dalam Pimnas ke-32 ini tidak lain untuk mendapat pengalaman dan wawasan tentang suasana Pimnas secara langsung. Sehingga ketika kembali ke ITS, dosen pembimbing bisa untuk mempersiapkan mahasiswanya yang lebih muda dalam menghadapi Pimnas ke-33 tahun depan. (sof/owi)

Berita Terkait