ITS News

Minggu, 12 Juli 2020
30 Mei 2018, 18:05

IKA-ITS Redam Paham Radikal Lewat Buka Bersama

Oleh : itsrur | | Source : ITS Online

Sebanyak 1074 anak yatim dan kaum dhuafa berbuka bersama.

Grha ITS, ITS News – Ramadhan selalu menjadi momen yang istimewa untuk berbagi. Seperti yang dilakukan oleh Ikatan Keluarga Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (IKA-ITS) Jawa Timur pada Sabtu (26/5). Bersama civitas academica ITS, para alumni menggelar Sewindu Buko Bareng 1000 Anak Yatim dan Dhuafa.

Tak hanya berbagi rezeki, para alumni juga berbagi ilmu dalam agenda tahunan ini. Ketua IKA-ITS Pengurus Wilayah (PW) Jatim, Dr Ir Wahid Wahyudi MT menyampaikan bahwa buka bersama kali ini salah satunya bertujuan untuk meredam gejolak aksi terorisme yang sedang hangat di Surabaya.

“Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi kebahagiaan bersama anak yatim dan dhuafa. Didalamnya, nasehat, motivasi, serta ilmu kami sisipkan guna menjauhkan peserta yang kebanyakan adalah anak usia dini dari paham paham radikal,” tutur Wahid.

Islam adalah agama yang mengajarkan bagaimana memanusiakan manusia. Artinya, segala bentuk usaha mencelakakan diri sendiri dan atau orang lain dengan dalih memperjuangkan kebenaran sama sekali bukan ajaran islam. Wahid menyampaikan bahwa Islam merupakan agama rahmatan lil ‘alamin, yakni agama yang mengajarkan persaudaraan, kelembutan, dan kasih sayang bagi seluruh umat manusia.

Islam bahkan mengajarkan pentingnya bersikap empati dan memberi pertolongan, meskipun terhadap orang yang memusuhinya. “Sikap dan pandangan musuh boleh jadi berubah dikarenakan sikap kita kepada mereka,” imbuh pria kelahiran 1963 ini.

Sebagai negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia, seharusnya Indonesia menjadi negara yang indah, damai, dan beradab. Namun impian itu seringkali terganggu karena ulah beberapa kelompok radikal yang tidak bertanggungjawab.

“Oleh karena itu, pemahaman Islam secara menyeluruh perlu ditanamkan dalam benak anak-anak sedini mungkin. Ini merupakan hal dasar, sebab pemahaman yang setengah setengah dapat memicu timbulnya tindakan radikal,” tegas Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur itu.

Buka bersama yang berlangsung sejak pukul empat sore ini diikuti oleh lebih dari seribu anak yatim piatu dan kaum dhuafa yang mayoritas bertempat tinggal di sekitar kampus ITS. “Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian ITS terhadap masyarakat sekitar,” pungkas Wahid. (rur/qi)

Dr Ir Wahid Wahyudi MT memberika bingkisan kepada anak yatim.

Berita Terkait