ITS News

Senin, 30 Januari 2023
12 Desember 2005, 11:12

Ribuan Jamaah Hadiri Dzikir Ketentraman

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Minggu (11/12) pagi itu, suasana kampus ITS benar-benar ramai. Sekitar 15 ribu jamaah mulai memadati halaman Masjid Manarul Ilmi sejak pukul tujuh. Ada yang menggunakan kendaran pribadi, bahkan ada yang datang beserta rombongan dengan menggunakan bus serta truk. Tak hanya orang tua, anak muda hingga bayi pun ikut serta.. Dan disana telah didirikan belasan tenda berikut panggung ukuran besar dengan dekorasi berwarna emas dan putih.

Jamaah yang terdiri dari civitas akademika ITS dan masyarakat umum tersebut hendak menghadiri Dzikir Ketentraman yang diadakan panitia Lustrum ITS ke-9. Dengan dipimpin KH Asrori, acara ini berlangsung penuh khidmat. Apalagi semua jamaah mengenakan busana muslim berwarna putih, semakin menambah kekhusyuan acara.

Dalam dzikirnya, KH Asrori mengajak jamah untuk membaca bacaan tasbih, tahmid, takbir dan tahlil. ”Acara ini sangat berguna selain mengharap ridho Allah juga dapat menjalin ukhuwah dari pihak civitas akademika dengan masyarakat umum, dan saya mengharap di kemudian hari dapat diadakan acara ini lagi,” tutur Eko, salah satu jamaah asal Pati.

Acara ini kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH Idris Marzuki, pimpinan pondok pesantren Lirboyo Kediri. Walau sejak pagi diselimuti dengan awan mendung, acara berjalan dengan lancar hingga akhir tanpa diiringi hujan.

DZIKIR PERTAMA DALAM LUSTRUM ITS

Dzikir Kententraman ini diadakan sebagai puncak dari rangkaian acara Lustrum ITS ke-9. Dan baru pertama kali inilah, dzikir dimasukkan dalam rangkaian kegiatan lustrum.”Saya bersama Pak Nuh adalah sama-sama teman seperjuangan dan sejak ITS berdiri, baru kali ini acara dzikir akbar diadakan di ITS,” ujar Prof. Ali Aziz

Dalam pidato sambutan Rektor ITS, Prof Dr Muhammad Nuh, DEA, menuturkan latar belakang diadakannya acara Dzikir ini. ”Melalui acara dzikir ketentraman ini semoga dengan doa para jamaah, ITS akan senantiasa mendapat ridho serta bimbingan dari Allah Swt.” Nuh juga mengharapkan agar dengan dzikir bersama ini, kampus ITS dapat melahirkan para ilmuwan yang sholeh.

Selain dzikir bersama, acara ini juga menjadi moment of hope bagi ITS yang telah memasuki usia 45 tahun. Salah satunya disampaikan oleh wakil wali kota Surabaya, Arif Afandi yang turut hadir pada acara ini. .”Terimakasih atas kontribusi ITS untuk Kota Surabaya selama ini dan selamat untuk ITS, semoga tetap jaya dan mendapatkan ridho dan barokah.”

Dzikir Ketentraman ini juga dihadiri sejumlah jamaah Dzikir Al-Khidmah yang di dalamnya adalah para alim ulama dan para habib.(m4/ftr)

Berita Terkait