ITS News

Rabu, 17 Agustus 2022
06 Juli 2005, 14:07

FS-LDKN XIII, Undang Pembicara Papan Atas

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Selalu menarik dan spektakuler. Itulah yang ditangkap dari setiap acara Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus Nasional (FS-LDK Nasional). Selain melibatkan ratusan Lembaga Dakwah Kampus (LDK) se-Indonesia, kegiatan ini juga mendatangkan pembicara-pembicara top yang kemampuannya tak perlu diragukan lagi.

Seperti tahun ini, buku tamu FS-LDK Nasional XIII akan penuh dengan nama-nama pejabat dari jajaran birokrasi dalam negeri maupun luar negeri. Tamu papan atas yang rencananya akan diundang antara lain Hidayat Nur Wahid (Ketua MPR RI), Marwah Daud Ibrahim, Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Kehakiman, Gubernur Negri Kelantan Malaysia, dan Mustafa Kemal. Rektor ITS, Prof Dr Ir Muhammad Nuh DEA juga akan diundang menjadi pembicara.

Kegiatan besar yang mengambil tema FS-LDK Nasional menuju revitalisasi dakwah kampus menyongsong kebangkitan umat ini dipusatkan di Samarinda, Kalimantan Timur. Pusat Studi Islam Mahasiswa Universitas Mulawarman Samarinda ditunjuk sebagai tuan rumah. Selama delapan hari, 19-26 Juli 2005, ratusan peserta dari berbagai daerah di tanah air akan berdiskusi di Ibukota Kalimantan Timur ini.

Ada beberapa tujuan dari kegiatan yang berlangsung selang dua tahun ini. Diantaranya untuk mempercepat ukhuwah dan memperkokoh jaringan antar LDK se-Indonesia, menyikapi permasalahan lokal atau nasional, serta memilih Pusat Komunikasi Nasional (Puskomnas) dan tuan rumah FS-LDK Nasional XIV. Target yang diharapkan adalah lahirnya konsep revolusi akademik bagi LDK dan ADK, terpilih Puskomnas, dan meningkatkan kualitas dan kuantitas LDK daerah Indonesia Timur.

Persiapan FS-LDK Nasional XIII
Sejauh ini FS-LDK Nasional XIII sudah hampir terealisasi, persiapannya pun sudah matang. Septian Wahyu, Steering Comitee (SC Panitia) mengatakan pihaknya akan mengundang sekitar 400 LDK se-Indonesia. Kemajuan ini lebih pesat dibanding sebelumnya. "Tahun 2000 tercatat kira-kira dua ratusan, sekarang 400 LDK," jelas pengurus JMMI ITS ini. Menurut selang waktunya, seharusnya, FS-LDK Nasional XIII diadakan tahun 2002. Namun, karena pemilu, akhirnya pelaksanaannya diundur.

Untuk peserta, dibatasi maksimal 900 orang. "Setiap kampus mengirimkan wakilnya sebanyak tiga orang," ungkap mahasiswi Teknik Elektro ITS angkatan 2002 ini. Mereka diwajibkan membawa surat rekomendasi dari rektor, sehingga tidak sembarang delegasi yang bisa masuk. "Tanpa itu keberadaannya tidak diakui," ujar Septi. Dari segi panitia, ada 11 kampus yang turut berpartisipasi yaitu ITS, UMM, UNILA, UnHaLU, UNS, UNMUL, STAIN Ternate, UNJ, UNY, UPI serta UniLa.

Rencananya kegiatan FS-LDK Nasional XIII nanti berupa sarasehan, diskusi panel, semiloka, pameran foto, dan pemutaran film. Selain itu akan dimeriahkan dengan berbagai lomba. Diantaranya lomba nasyid, lomba karya tulis (LKTM/LKTMI), cerdas cermat, debat English, serta seminar dan talkshow perkembangan dan peranan jaringan telekomunikasi yang dapat diikuti masyarakat umum. (th@/rin)

Berita Terkait