ITS News

Senin, 30 Januari 2023
27 Juni 2005, 10:06

RIMA ITS Luncurkan Kartu Pintar untuk SPMB

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Lembaga Research Institute for web and Mobile Application (RIMA) ITS Surabaya kembali meluncurkan Kartu Pintar untuk edisi Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) 2005.

Kartu yang bisa digunakan untuk mengetahui berbagai informasi perguruan tinggi negeri maupun swasta itu, kata Fajar Baskoro, Direktur RIMA, Kamis (23/6) siang, mempunyai beberapa perbedaan dibanding Kartu Pintar edisi sebelumnya. Pada edisi 2005 ini, pemilik kartu tidak diharuskan meminta informasi yang diinginkan ke operator, tapi cukup pada saat mengaktifkannya. pemilik meminta layanan push SMS. “Perbedaan mencolok dari Kartu Pintar kali ini dibanding sebelumnya adalah pada layanan push SMS, dimana pemilik tidak perlu repot-repot lagi menghubungi informasi yang diminta, tapi kami yang akan mengirim, atau pemilik kartu akan mendapatkan informasi tanpa meminta terlebih dahulu,” katanya.

Menurut Fajar, cara ini akan menghemat pemotongan saldo pulsa pemilik kartu, sementara informasi yang dikirim sesuai dengan bidang minat pemilik kartu, yang telah diisi saat meminta layanan push SMS. “Tentu saja bentuk layanan ini jauh lebih hemat dibanding jika pemilik kartu menghubungi terlebih dahulu tentang informasi yang diinginkan, karena saat menghubungi pulsa pada kartu telepon pemilik akan terdebet,” katanya.

Selain menghemat biaya, layanan push SMS juga akan mempercepat pemilik kartu mengetahui informasi tentang SPMB. Informasi itu misalnya mengetahui kunci jawaban soal, berapa nilai yang diperoleh, mengetahui hasil pengumuman, juga program studi lain di luar SPMB sebagai alternatif pilihan jika memang dalam SPMB calon mahasiswa gagal diterima.

“Kami telah mencetak dua kali lipat dibanding tahun lalu, ini karena kami berkeyakinan sosialisasi yang telah kami lakukan setahun lalu sudah memasyarakat meski konsumennya berbeda. Selain itu kami juga akan mengembangkan pemasaran yang tidak hanya di PUML Surabaya tapi juga di Jember, Malang dan juga Denpasar, serta beberapa kota lain,” terang Fajar.

Menyinggung masa berlaku Kartu Pintar, Fajar menjelaskan, kartu ini berlaku hingga proses penerimaan mahasiswa baru berakhir, termasuk penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi swasta. “Kami perkirakan kartu ini akan berakhir penggunaannya hingga Oktober, dimana pada saat itu sudah tidak ada lagi proses penerimaan mahasiswa baru baik di negeri maupun swasta,” katanya.

Dijelaskan Fajar, lembaganya kini sedang menjajaki kemungkinan kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi swasta dalam memberikan informasi mengenai pendaftaran di kampus mereka. “Jika kerja sama ini berhasil, maka informasinya akan kami berikan secara gratis kepada semua pemilik kartu, karena dana untuk mengirimkan informasi itu ditanggung oleh perguruan tinggi swasta itu,” katanya. (Humas/rin)

Berita Terkait