ITS News

Sabtu, 25 Juni 2022
15 Maret 2005, 12:03

Lahirnya Formatur Enterpreneur Mahasiswa se Surabaya

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Indonesia sebagai salah satu negara berkembang akan mendapat tantangan dengan adanya era globalisasi di segala bidang kehidupan. Pengaruh dari keterbukaan tersebut sudah mulai terasa tanda-tandanya di negeri ini. Namun, sumber daya manusia untuk mengahadapi fenomena itu masih belum menunjukkan kesiapan, khususnya dalam bidang kewirausahan.

Untuk itu, WE&T, salah satu unit kegiatan mahasiswa yang bergerak dibidang kewirausahaan, merasa peduli dengan permasalahan tersebut. Maka WE&T mengandeng mahasiswa se-Surabaya dengan mengelar talkshow dengan KADIN, Jum’at (21/5). Acara ini sendiri tidaklah diadakan dilingkungan kampus melainkan di kantor KADIN, tepatnya Graha KADIN.

"Panitia harus kerja ekstra untuk menyiapkan segala sesuatunya. Untungnya KADIN langsung menawarkan tempat ini bersama perlengkapannya sebagai fasilitas talkshow," jelas Jutha, koordinator acara.

Terlepas dari masalah tempat, panitia juga masih harus menghadapi sepinya peserta. Menurut Suwandi, Teknik Industri 2003, pihak panitia sudah menyiapkan undangan untuk 150 orang dan beberapa pamflet yang telah disebarkan. Tetapi menjelang hari H, pesertanya mencapai 61 orang saja ditambah 4 orang yang mendaftar pada saat hari H. "Walaupun begitu, kontribusi sebanyak 20 ribu rupiah saja, peserta sudah merasa terpuaskan dengan acara dan fasilitas yang disuguhkan," katanya

Sementara itu, dalam talkshow yang bertemakan "Young Intelectual To Be Enterpreneur menghadirkan tiga orang sebagai pembicara yakni Gatot, Tutit, dan Syahputra (Direktur KADIN). Ketiga pembicara cukup berpengalaman sehingga mampu mengupas habis segala hal yang berkaitan dengan dunia enterpreneur termasuk persiapan memasuki bidang ini.

Kegiatan ini membuat sekitar 65 mahasiswa dari berbagai PTN dan PTS di Surabaya terlihat antusias dan serius mengikuti acara sampai detik terakhir. Karena di ujung acara itulah, terbentuk sebuah formatur yang akan mewadahi pemikiran mahasiswa yang masih haus dengan dunia wirausaha. Tentunya even ini tidak berhenti sampai disini saja. Panitia berencana mengadakan talkshow seri II pada September mendatang sebagai kelanjutannya. Ternyata talkshow ini dapat melahirkan suatu gagasan pembentukan organisasi baru yang nantinya diharapkan memajukan dunia perbisnisan di kalangan mahasiswa.(d1ti/rom)

Berita Terkait