11 Universitas Asing Jalin Kerja Sama di IUPF

Published on
By

"Rektor atau pimpinan universitas asing umumnya senang hadir dalam IUPF 2010 yang digelar untuk merayakan Dies Natalis ke-50 ITS," kata Pembantu Rektor (PR) IV (Bidang Kerja Sama) ITS Prof Eko Budi Djatmiko kepada ANTARA di Surabaya, Rabu.

Di sela-sela puncak Dies Natalis ke-50 ITS Surabaya yang juga dihadiri 19 rektor/pimpinan universitas asing itu, ia menjelaskan universitas asing yang menjalin kerja sama itu berasal dari Jepang, Malaysia, Korea, dan sebagainya.

Ke-19 Perguruan Tinggi Luar Negeri (PTLN) adalah Universitas Kumamoto, Jepang; Universitas Kobe, Jepang; Institut Teknologi Toyohashi, Jepang; Universitas Nasional Taiwan; Universitas Sains dan Teknologi Nasional Taiwan; dan Universiti Teknologi Malaysia.

Selain itu; Universiti Tun Hussein Onn Malaysia; Universiti Kebangsaan Malaysia; Universiti Kelantan Malaysia; Universitas Pokhara, Nepal; Universitas Teknologi Darmstadt, Jerman; Universitas Teknologi Wismar, Jerman; dan Universitas Teknologi Curtin, Australia.

Selanjutnya; Institut Teknologi Asian, Thailand; Universitas Nasional Hanbat, Korea; Universitas Nasional Busan, Korea; Universitas Negeri California, AS; Universitas Melbourne, Australia; dan Universitas Boku, Austria.

Untuk ke-11 universitas dalam FInD-11 adalah ITS, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Mulawarman, Universitas Tanjungpura, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Trunojoyo, Udayana, Universitas Mataram, Universitas Nusa Cendana, Universitas Cendrawasih, dan Universitas Patimura.

"Universitas nasional yang hadir dalam IUPF 2010 mencapai 38 PTN/PTS, namun universitas nasional yang tertarik bekerja sama ada 11 universitas yang kebetulan tergabung dalam FInD-11," katanya, didampingi anggota panitia IUPF 2010, Prof Dr Ketut Buda Artana ST MSc.

×