Di dunia kerja yang kompetitif, ijazah saja tidaklah cukup. Perusahaan mencari lulusan yang siap pakai, memiliki keterampilan teruji, dan diakui secara resmi.
Sertifikasi kompetensi merupakan bukti bahwa kemampuan mahasiswa telah memenuhi standar industri, baik nasional maupun internasional.
Dengan sertifikasi, mahasiswa memiliki lebih banyak competitive advantage, seperti:
- Meningkatkan Daya Saing
Sertifikasi memberikan nilai tambah di mata perekrut. Lulusan dengan sertifikasi relevan memiliki peluang lebih besar untuk lolos seleksi kerja karena dianggap siap terjun ke dunia profesional.
- Pengakuan Kompetensi secara Formal
Berbeda dengan nilai akademik, sertifikasi menunjukkan kemampuan yang sudah diuji oleh pihak independen sesuai standar industri.
- Akses ke Peluang Karier Lebih Luas
Banyak perusahaan, terutama di sektor keuangan, teknologi, dan manufaktur, menjadikan sertifikasi sebagai syarat wajib untuk posisi tertentu.
- Mendorong Pengembangan Diri
Proses mendapatkan sertifikasi mendorong mahasiswa untuk terus belajar, berlatih, dan menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi maupun regulasi terbaru.
- Mendukung Mobilitas Internasional
Sertifikasi dengan standar global membuka peluang kerja di luar negeri dan memperkuat posisi lulusan dalam jaringan profesional internasional.
Dengan kata lain, sertifikasi kompetensi bukan hanya dokumen tambahan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk karier mahasiswa. Kampus, organisasi profesi, dan lembaga sertifikasi perlu bekerja sama untuk memfasilitasi mahasiswa agar dapat memperoleh sertifikasi yang relevan dengan bidang studinya. Di Manajemen Bisnis ITS, mahasiswa mendapat kesempatan untuk membekali diri dengan sertifikasi kompetensi.
PIC: Santy Dwi Cempaka (scempaka@its.ac.id)