ITS Press

Jelajahi Produk ITS Press !
15 Mei 2024, 11:05

Manajemen Mutu Pada Industri Perkapalan Buku 1-Seri Teknologi Perkapalan

Oleh : itspress | | Source : -

 

Harga: 

Penulis:
Sjarief Widjaja

209 halaman, 17,6 cm x 25 cm (b5)

ISBN: xxx-xxx-xxx-xxx-x
Jilid lengkap:
Terbitan:

Sinopsis:
Perkembangan perekonomian yang cukup pesat mengakibatkan tingkat kompetisi antar organisasi perusahaan menjadi semakin tinggi. Setiap produk Yang dihasilkan perusahaan dirancang sedemikian rupa agar menarik perhatian konsumen dengan tujuan memenangkan persaingan. Suatu perusahaan yang memiliki standar mutu produk yang tinggi akan memperoleh beberapa manfaat utama.Di lain segi, untuk menghadapi tantangan dalam pencapaian mutu tersebut diperlukan biaya mutu, yang menurut definisi adalah “total biaya yang akan hilang jika tidak ada masalah mutu” atau biaya yang timbul dari kegiatan yang dilakukan secara langsung, bukan tidak langsung, untuk mencapai sasaran mutu perusahaan.Bagi perusahaan yang memiliki standar mutu yang rendah akan mengalami hambatan dalam mengembangkan perusahaannya.TOM merupakan visi tentang target capaian mutu perusahaan, yang hanya dapat diperoleh melalui perencanaan jangka panjang.
Statistical Process Control (SPC) adalah metode pengukuran dan pengendalian mutu dengan memantau proses manufaktur.lndustri manufaktur merupakan industri yang memberikan nilai tambah pada bahan baku atau barang setengah jadi.Pada industri perkapalan, mutu merupakan suatu hal yang sangat penting, terutama yang terkait dengan persyaratan keselamatan dalam pelayaran di laut. Accuracy Control System atau ”Statistical Process Control” adalah penggunaan metode statistik untuk memonitor dan mengontrol ketepatan ukuran konstruksi pada setiap proses pekerjaan guna memperkecil volume pekerjaan ulang (rework) pada proses block erection.
Dari rangkaian pembahasan tersebut diatas, dapat disimpulkan, bahwa pada tahapan proses produksi, material dan komponen harus diproses sesuai standar dengan tingkat akurasi yang tinggi, sehingga apabila terjadi penyimpangan, maka dapat mengakibatkan standar mutu tidak tercapai, biaya produksi menjadi sangat tinggi dan waktu penyelesaian produksi menjadi semakin lama. Untuk itu diperlukan teknik statistik untuk mengendalikan proses tersebut dan diperlukan pula dukungan manajemen dari setiap lini.

Berita Terkait