DTI ITS dan PT UBS Gold Jajaki Kolaborasi Transformasi Digital dan Riset Terapan

Terbit pada

Selasa, 13 Oktober 2026

Oleh
mutiara
33

Surabaya, IT Journalistic — Departemen Teknologi Informasi (DTI), Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), menerima kunjungan PT Untung Bersama Sejahtera (UBS Gold) pada Senin (12/10/2026). Bertempat di Ruang 701, Lantai 7, Gedung Tower 2 ITS, pertemuan ini membahas kebutuhan transformasi digital industri serta penjajakan kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan kompetensi mahasiswa. 

Perwakilan Departemen Teknologi Informasi ITS dan PT UBS Gold berfoto bersama dalam kegiatan kunjungan dan diskusi penjajakan kerja sama di ITS, Senin (12/10/2026). 

Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi bagi kedua pihak untuk mempertemukan kebutuhan teknologi industri dengan kompetensi akademik dan penelitian yang dimiliki DTI ITS. Pembahasan mencakup pengembangan aplikasi, analitik data, kecerdasan buatan (artificial intelligence), Internet of Things (IoT), otomasi, dan pemantauan proses industri. 

Perwakilan DTI ITS dan PT UBS Gold berdiskusi mengenai kebutuhan transformasi digital dan peluang kolaborasi penelitian terapan 

Peluang kolaborasi yang dibahas mencakup program magang, Kerja Praktik (KP), tugas akhir (TA), dan capstone project. Melalui kolaborasi ini, permasalahan nyata yang dihadapi industri berpotensi menjadi topik pembelajaran dan penelitian mahasiswa. Dengan demikian, mahasiswa dapat mengembangkan solusi berdasarkan kebutuhan industri sekaligus memperoleh pengalaman menerapkan ilmu yang dipelajari di perkuliahan. 

Menurut Anas Machfudy Al Junaedi, pertemuan antara DTI ITS dan PT UBS Gold bertujuan memperkuat kolaborasi antara industri dan akademisi. “Sebenarnya untuk pertemuan DTI dengan UBS ini sendiri itu tujuannya kolaborasi antara industri dengan akademisi,” ujar Anas.

Ia menjelaskan bahwa permasalahan nyata di industri dapat menjadi peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan solusi melalui tugas akhir. “Jadi permasalahan-permasalahan yang ada di industri itu bisa menjadi suatu hal yang bisa kita pecahkan,” jelasnya.

Herry Gunawan (kiri), Direktur PT UBS, bersama Dimas Anton Asfani, Wakil Dekan FTEIC ITS, berdiskusi mengenai peluang pengembangan kerja sama antara industri dan perguruan tinggi.

Kolaborasi ini berpotensi mendukung tridarma perguruan tinggi melalui penelitian bersama dan penyesuaian materi pembelajaran dengan kebutuhan industri. Bagi mahasiswa, kerja sama ini membuka peluang magang, topik TA berbasis permasalahan nyata, serta pengambilan data dengan tetap memperhatikan izin dan kerahasiaan perusahaan.

Herry Gunawan menyampaikan bahwa ITS dan PT UBS Gold telah menjalin MoU sejak 2023 yang diperpanjang pada 2026. Pertemuan ini membahas pelaksanaan kerja sama, termasuk peluang magang yang umumnya berlangsung satu semester pada semester tujuh, kuliah tamu, dan kunjungan industri. Mekanisme penerimaan magang masih perlu dikonfirmasi kepada pihak UBS Gold. 

Sebagai tindak lanjut, kedua pihak dapat mengeksplorasi pilot project sesuai kebutuhan perusahaan dan kompetensi DTI ITS. Rencana tersebut diharapkan memperkuat sinergi industri dan akademisi, sejalan dengan SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Reporter: Fadlillah Cantika S H 

=================================================================

Informasi disediakan oleh :
Departemen Teknologi Informasi
Website: its.ac.id/it
Instagram: its_teknologi_informasi
Youtube: Teknologi Informasi ITS