Gambar: Keberangkatan Kontingen ITS yang Mengikuti KMI EXPO XVI ke Magelang.
Surabaya, FT-EIC ITS – Berangkat dari keresahan sederhana tentang kebingungan memulai bisnis, Tim FounderHub berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara I KMI Expo XVI Kategori Bisnis Digital (Tahapan Awal). Capaian ini tidak hanya menjadi pengakuan atas kualitas ide yang dikembangkan, tetapi juga menegaskan potensi FounderHub sebagai platform pembelajaran bisnis yang relevan bagi generasi muda.
FounderHub pertama kali digagas pada Maret 2025 sebagai platform pembelajaran bisnis bagi individu yang belum memiliki gambaran jelas tentang langkah awal berwirausaha. Ide tersebut kemudian diajukan ke Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2025 dan melewati serangkaian seleksi internal di ITS. Sepanjang proses tersebut, tim FounderHub menerima banyak masukan dari dosen, mentor, serta tim penilai yang mendorong pengembangan ide secara bertahap hingga menjadi platform dengan konsep dan layanan yang matang seperti saat ini.
Gambar: Struktur Tim FounderHub.
Struktur tim menjadi salah satu fondasi penting dalam perjalanan FounderHub. Platform ini dikembangkan oleh lima mahasiswa lintas peran, yakni Isaura Qinthara Heriswan (CEO, Sistem Informasi 2022), Annisa Fadila Rahmawati (CFO, Sistem Informasi 2022), Talitha Firyal Ghina Nuha (COO, Sistem Informasi 2022), Alvian Syiham Risal (CTO, Teknik Perkapalan 2022), dan Muhammad Satrio Adjie (CMO, Sistem Informasi 2024). Pembagian peran disusun berdasarkan bakat dan minat masing-masing anggota agar kontribusi tim dapat berjalan optimal. Selain itu, tim FounderHub juga secara aktif meningkatkan kompetensi sesuai tanggung jawab yang diemban.
“Kami tidak hanya membangun produk, tetapi juga membangun kualitas tim agar bisa tumbuh seiring perkembangan FounderHub,” ujar Qintha selaku CEO FounderHub.
Pengalaman mengikuti KMI Expo XVI di Magelang menjadi momen yang penuh tantangan sekaligus pembelajaran. Antusiasme tinggi dari para peserta dan kualitas bisnis yang ditampilkan membuat persaingan terasa ketat. Tim FounderHub menilai sesi pitching sebagai faktor krusial dalam penilaian, sehingga persiapan dilakukan secara maksimal sejak awal kedatangan hingga hari presentasi. “Kami memastikan setiap anggota siap menghadapi berbagai kemungkinan. Saat FounderHub diumumkan sebagai Juara I, rasanya seluruh kerja keras dari awal hingga akhir benar-benar terbayarkan,” ungkap Ghina selaku COO. Ia menambahkan bahwa sejak awal tim memiliki dua mimpi besar, yakni menjadikan FounderHub sebagai startup berkelanjutan dan membawa pulang kemenangan dari KMI Expo.
Keunggulan utama FounderHub terletak pada konsep personalized learning path yang menjadi pembeda dari platform pembelajaran bisnis lainnya. Pada tahap awal, FounderHub hanya berfokus pada konten video bisnis yang bersifat umum. Namun, hasil evaluasi dan umpan balik pengguna menunjukkan bahwa edukasi generik belum cukup menjawab kebutuhan calon wirausahawan. Dari sinilah lahir pendekatan 4H (Hustler, Hacker, Hipster, dan Handler) yang memungkinkan pengguna melakukan tes peran bisnis, kemudian mendapatkan rekomendasi materi pembelajaran yang sesuai dengan posisi dan kebutuhan mereka. “Pendekatan ini membuat pembelajaran menjadi lebih terarah, relevan, dan aplikatif,” jelas Satrio selaku CMO FounderHub.
Selain dari sisi konsep bisnis, FounderHub juga diperkuat oleh ekosistem dan jejaring eksternal. Platform ini tidak hanya menawarkan personalized learning path, tetapi juga menyediakan lebih dari lima layanan pendukung dunia bisnis dalam satu ekosistem terpadu. FounderHub turut menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari ITS hingga mitra eksternal seperti Eleved ID, McKinsey & Company, Bakti Nusa, serta delapan mitra lainnya. Menurut Dila selaku CFO, dukungan eksternal ini menjadi faktor penting dalam meningkatkan kredibilitas dan keberlanjutan platform.
Gambar: Dokumentasi pencapaian Tim FounderHub sebagai Juara I Kategori Bisnis Digital (Tahapan Awal) pada KMI Expo XVI.
Pasca meraih Juara I, tim FounderHub memprioritaskan penyempurnaan Minimum Viable Product (MVP) berdasarkan umpan balik pengguna dan masukan langsung dari juri. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan fitur dan alur pembelajaran benar-benar sesuai dengan kebutuhan pasar. Di sisi lain, perluasan kolaborasi strategis dengan mitra industri dan perusahaan multinasional juga menjadi fokus untuk memperkaya ekosistem pembelajaran. “Kami ingin membangun FounderHub sebagai early-stage startup yang bertumbuh secara berkelanjutan, dengan fondasi value dan bisnis yang kuat,” tutur Alvian Syiham Risal selaku CTO.
Dalam jangka panjang, FounderHub diharapkan dapat berperan sebagai pendamping awal bagi calon wirausahawan muda di Indonesia, terutama mereka yang masih berada di tahap eksplorasi dan pencarian peran. Melalui pendekatan pembelajaran yang terpersonalisasi, FounderHub berupaya membantu pengguna memahami posisi mereka dalam bisnis sekaligus membekali keterampilan yang relevan untuk membangun usaha secara nyata.
Tim FounderHub juga menyampaikan pesan bagi mahasiswa ITS yang tertarik terjun ke dunia kewirausahaan.
“Jangan takut untuk memulai. Mulailah dari langkah kecil dan langsung implementasikan apa yang dipelajari. Gagal itu wajar, yang penting setiap kegagalan dijadikan pembelajaran, bukan alasan untuk berhenti,” pesan Qintha.
Prestasi FounderHub di KMI Expo XVI pun menjadi bukti bahwa keberanian memulai, ditopang dengan proses yang konsisten, mampu melahirkan dampak dan pencapaian yang nyata.
Surabaya, FT-EIC ITS – Berangkat dari keresahan sederhana tentang kebingungan memulai bisnis, Tim FounderHub berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan
Surabaya, FT-EIC ITS – Banyak Taman Kanak-Kanak (TK) di Surabaya yang sebenarnya memiliki prestasi, program unggulan, serta fasilitas belajar
Antusiasme Tinggi pada ITS Expo (Kamis–Jumat, 8–9 Januari 2026) Pada pelaksanaan ITS Expo di Graha Sepuluh Nopember ITS, antusiasme