Mengintegrasikan keahlian lintas disiplin dalam bidang Otomotif, Maritim, Industri Kreatif, serta ICT dan Robotika untuk menciptakan terobosan teknologi yang berdampak luas bagi masyarakat dan kemajuan global.
Mengintegrasikan keahlian lintas disiplin dalam bidang Otomotif, Maritim, Industri Kreatif, serta ICT dan Robotika untuk menciptakan terobosan teknologi yang berdampak luas bagi masyarakat dan kemajuan global.
Di bidang teknologi dan informasi, ITS juga mengembangkan riset yang strategis untuk industri. Misalnya teknologi Radio Frequency Identification (RFID) yang diaplikasikan dalam surat izin mengemudi (SIM) untuk mengendalikan konsumsi BBM. Atau dalam lingkup medis seperti TB Analyzer, alat yang membantu medis untuk menghitung jumlah bakteri tuberculosis pada citra preparat dahak. Riset strategis ini dikembangkan menjawab permasalahan dan tantangan baik dalam negeri maupun skala dunia.
Kebutuhan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) bidang bahari di Indonesia sangatlah besar. ITS terus mengembangkan riset dan inovasinya dengan berbagai pihak untuk mendukung pengembangan teknologi maritim. Berbagai desain kapal karya ITS telah diakui di tingkat internasional, diantaranya kapal tenaga surya yang dirancang memiliki kecepatan maksimal melalui riset bentukan dan arsitektur kapal. Juga terdapat kapal berbahan bambu yang telah mendapat penghargaan Institution Medal of Distinction dari Royal Institute of Naval Architects (RINA), Inggris. Di sisi lain ITS juga mendukung pemerintah untuk mendukung keamanan negara yaitu dengan mengembangkan riset kapal perang.
Pusat Unggulan Iptek adalah suatu organisasi, baik independen maupun konsorsium yang melaksanakan riset bertaraf internasional secara multi dan interdisiplin dengan standar hasil yang tinggi serta relevan dengan kebutuhan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini. Pusat Unggulan Iptek dibimbing langsung oleh Kemristekdikti setelah hasil seleksi yang ketat. PUI nantinya akan mengembangkan berbagai kapasitas kelembagaan dan riset seperti kapasitas dalam mengakses informasi (Sourcing Capacity), kapasitas riset (Research and Development Capacity), dan kapasitas diseminasi (Disseminating capacity).
Berbagai produk inovasi kreatif telah diciptakan oleh civitas akademika ITS. Mulai dari inovasi bahan material hingga permainan antara estetika dan kecanggihan teknologi masa kini. Pembuatan produk kreatif ini melalui beberapa tahapan seperti proses desain produk, prototyping, pengadaan komponen, komponen perakitan, finishing, branding, dan pengemasan. Saat ini, berbagai produk industri kreatif yang dibina dan dikembangkan di sektor ini mulai menarik perhatian investor nasional dan internasional serta siap diproduksi secara massal.