Gambar: Guru TK dari berbagai wilayah di Surabaya bersama tim Abmas setelah Sosialisasi Pemanfaatan Website.
Surabaya, FT-EIC ITS – Banyak Taman Kanak-Kanak (TK) di Surabaya yang sebenarnya memiliki prestasi, program unggulan, serta fasilitas belajar yang menarik, namun belum dikenal secara luas. Sekolah-sekolah ini umumnya berada di wilayah pinggiran dan belum memiliki media digital resmi, sehingga informasi tentang keunggulan mereka sulit diakses oleh calon orang tua murid. Kondisi tersebut berdampak pada terbatasnya jumlah pendaftar siswa baru, meskipun kualitas sekolah tidak kalah dengan lembaga yang lebih dikenal.
Menjawab permasalahan tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat (Abmas) dari Laboratorium Manajemen Cerdas Informasi, Departemen Teknik Informatika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menginisiasi pengembangan website sekolah bagi mitra TK di Kecamatan Rungkut dan sebagian Kecamatan Sukolilo. Kegiatan yang didukung oleh pendanaan dari Departemen Teknik Informatika tahun 2025 ini diketuai oleh Dr. Adhatus Solichah Ahmadiyah, S.Kom., M.Sc.
“Banyak sekolah TK sebenarnya punya program yang sangat bagus, fasilitas yang menarik, bahkan prestasi yang membanggakan, tetapi tidak terekspos karena tidak memiliki media resmi,” ujar Ibu Licha. “Melalui website sekolah, kami ingin memberi kesempatan agar sekolah-sekolah ini bisa dikenal dan bersaing secara lebih adil.”
Gambar: Ilustrasi tampilan website TK yang dirancang oleh tim Abmas.
Website yang dikembangkan bersifat individual, artinya setiap sekolah mitra memiliki website sendiri. Di dalamnya memuat informasi utama seperti profil sekolah, capaian prestasi, program pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, serta sarana dan prasarana pendukung. Informasi tersebut disajikan dalam berbagai bentuk, mulai dari teks, foto, hingga dokumentasi kegiatan sekolah.
Sebagai fitur pendukung, website sekolah ini juga dilengkapi dengan formulir sederhana untuk pendaftaran siswa baru secara daring. Kehadiran formulir ini membantu orang tua dalam menyampaikan minat pendaftaran sekaligus memudahkan pihak sekolah dalam mengelola data calon siswa. Meski tidak dirancang sebagai sistem yang kompleks, fitur ini menjadi langkah awal digitalisasi proses pendaftaran yang sebelumnya masih dilakukan secara manual.
Pengembangan website dilakukan menggunakan teknologi yang sudah familiar bagi para guru, seperti layanan Google, sehingga mudah dikelola dan tidak memerlukan biaya tambahan untuk pemeliharaan. Selain pembuatan website, tim Abmas ITS juga memberikan pendampingan agar sekolah mitra mampu memperbarui konten secara mandiri dan berkelanjutan.
Melalui program ini, ITS berharap website sekolah dapat menjadi sarana eksposur yang efektif bagi TK mitra, khususnya yang berada di wilayah terpencil. Dengan informasi yang lebih mudah diakses, sekolah-sekolah tersebut diharapkan semakin dikenal oleh masyarakat luas dan mampu meningkatkan kepercayaan orang tua dalam memilih pendidikan terbaik bagi anak-anak mereka.
Surabaya, FT-EIC ITS – Banyak Taman Kanak-Kanak (TK) di Surabaya yang sebenarnya memiliki prestasi, program unggulan, serta fasilitas belajar
Antusiasme Tinggi pada ITS Expo (Kamis–Jumat, 8–9 Januari 2026) Pada pelaksanaan ITS Expo di Graha Sepuluh Nopember ITS, antusiasme
Surabaya, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menggelar kegiatan Expo Campus melalui agenda Ini Lho ITS!