WAEJUC Buka Kesempatan Pendanaan Riset Kolaboratif antara Jawa Timur dan Australia Barat
Western Australia–East Java University Consortium (WAEJUC) kembali membuka kesempatan pendanaan riset dan kerja sama internasional melalui program WAEJUC Joint Research 2025. Program ini dirancang untuk memperkuat kolaborasi akademik serta mendorong lahirnya penelitian inovatif dan lintas disiplin antara institusi pendidikan tinggi di Jawa Timur dan Australia Barat.
Tujuan Program
WAEJUC Joint Research 2025 dirancang dengan tujuan:
Mendorong kolaborasi riset antaruniversitas yang berfokus pada isu-isu strategis kawasan dan tantangan global.
Membangun jaringan akademik yang berkelanjutan antara institusi di dua kawasan.
Meningkatkan pertukaran pengetahuan dan kapasitas institusional melalui pendekatan riset bersama.
Bidang Riset Prioritas
Program ini terbuka untuk berbagai bidang riset, antara lain:
Humaniora dan Ilmu Sosial
Manajemen dan Ekonomi
Ilmu Alam dan Sosial
Teknik dan Ilmu Komputer
Perencanaan Kota dan Desain
Ilmu Hayati dan Bioteknologi
Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat
Pendekatan lintas disiplin dan kolaborasi dengan industri atau komunitas sangat dianjurkan untuk memperluas dampak dan keberlanjutan hasil riset.
Skema Pendanaan
Setiap tim terpilih berhak mendapatkan pendanaan hingga AUD 25.000, dengan rincian maksimal AUD 5.000 (Rp50 juta) untuk setiap anggota tim. Proyek dirancang untuk berjalan selama 12 bulan, dan pendanaan akan disalurkan melalui unit riset masing-masing institusi.
Komposisi Tim
Tim kolaborasi yang diusulkan harus melibatkan:
2–3 universitas dari Jawa Timur dan 1–2 universitas dari Australia Barat
Minimal 2 peneliti dari Jawa Timur dan 1 peneliti dari Australia Barat
1 Principal Investigator (PI) dan maksimal 4 Co-Principal Investigators (Co-PIs)
Keterlibatan peneliti muda sangat dianjurkan untuk mendukung regenerasi peneliti di kedua kawasan.
Luaran yang Diharapkan
Setiap tim penerima hibah diharapkan menghasilkan:
Satu artikel ilmiah pada jurnal terindeks Q2 atau lebih tinggi
Satu luaran akademik tambahan, seperti book chapter, policy brief, atau working paper
Pengajuan proposal riset lanjutan (T+1)
Laporan akhir yang diserahkan maksimal 6 minggu setelah proyek berakhir
Mekanisme Pengusulan
Periode pengajuan proposal: 30 Juni – 31 Juli 2025