WAEJUC Buka Kesempatan Pendanaan Riset Kolaboratif antara Jawa Timur dan Australia Barat
Western Australia–East Java University Consortium (WAEJUC) kembali membuka kesempatan pendanaan riset dan kerja sama internasional melalui program WAEJUC Joint Research 2025. Program ini dirancang untuk memperkuat kolaborasi akademik serta mendorong lahirnya penelitian inovatif dan lintas disiplin antara institusi pendidikan tinggi di Jawa Timur dan Australia Barat.
WAEJUC Joint Research 2025 dirancang dengan tujuan:
Program ini terbuka untuk berbagai bidang riset, antara lain:
Pendekatan lintas disiplin dan kolaborasi dengan industri atau komunitas sangat dianjurkan untuk memperluas dampak dan keberlanjutan hasil riset.
Setiap tim terpilih berhak mendapatkan pendanaan hingga AUD 25.000, dengan rincian maksimal AUD 5.000 (Rp50 juta) untuk setiap anggota tim. Proyek dirancang untuk berjalan selama 12 bulan, dan pendanaan akan disalurkan melalui unit riset masing-masing institusi.
Tim kolaborasi yang diusulkan harus melibatkan:
Setiap tim penerima hibah diharapkan menghasilkan:
Informasi lengkap mengenai program ini dapat diakses melalui:
Lampiran:
Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Sepuluh Nopember (DRPM ITS) mengundang Bapak/Ibu untuk hadir dalam kegiatan Sharing
Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) ITS menyampaikan bahwa tahap seleksi proposal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Abmas)
Yth. Para Dekan Para Kepala Departemen di Lingkungan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Menindaklanjuti
Bank Indonesia kembali menghadirkan Program Bantuan Penelitian Kebanksentralan (Banlit) 2026, bagi mahasiswa S1, S2, dan S3 yang sedang menyusun