Surabaya, 24 April 2025 — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menerima kunjungan dari Kementerian Transmigrasi dalam rangka memperkuat kolaborasi untuk mendukung lahirnya Generasi Patriot melalui program Transmigrasi Patriot. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Research Center ITS lantai 5.
Kunjungan ini dihadiri oleh dua pimpinan dari Kementerian Transmigrasi, yaitu Bondan Djati Utami, S.Si., M.M. (Direktur Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi) dan Ir. Sofyan Hanafi, M.Si. (Direktur Pengembangan Produk Unggulan Transmigrasi). Delegasi Kementerian disambut langsung oleh Rektor ITS, Prof. Bambang Pramujati, S.T., M.Sc.Eng., Ph.D., bersama jajaran pimpinan ITS.
Dalam pertemuan ini, kedua pihak membahas peluang kolaborasi, khususnya dalam pengembangan riset berbasis kawasan, penguatan sumber daya manusia, serta kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan transmigrasi.
Dua program utama yang diperkenalkan adalah Beasiswa Patriot dan Ekspedisi Patriot. Beasiswa Patriot dirancang untuk memberikan kesempatan pendidikan bagi mahasiswa D4, S1, S2, dan S3 yang ingin berkontribusi dalam pengembangan kawasan transmigrasi, dengan rencana pendanaan dari LPDP dan pelaksanaan mulai 2026. Sementara itu, Ekspedisi Patriot ditujukan untuk alumni yang siap terjun langsung ke berbagai lokasi transmigrasi, yang akan dimulai pada tahun 2025.
Dalam sambutannya, Bondan Djati Utami menyampaikan bahwa program Transmigrasi Patriot bertujuan untuk memperkuat ekosistem transmigrasi melalui sinergi antara akademisi dan masyarakat.
“Kami ingin mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan kawasan transmigrasi melalui pendidikan, riset, dan aksi nyata di lapangan. Kolaborasi dengan ITS menjadi langkah strategis untuk membentuk kawasan yang produktif, inklusif, dan mandiri,” ujar Bondan.
Senada dengan itu, Ir. Sofyan Hanafi menambahkan bahwa keterlibatan perguruan tinggi seperti ITS diharapkan dapat menghasilkan inovasi berbasis riset yang berkontribusi pada pengembangan potensi unggulan di wilayah transmigrasi.
Melalui kolaborasi ini, ITS dan Kementerian Transmigrasi berkomitmen untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan nasional, sekaligus mencetak generasi patriot yang siap berkarya untuk Indonesia.
Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) ITS membuka kesempatan bagi dosen/peneliti untuk mengajukan proposal Program Riset Kolaborasi Indonesia
Yth. Bapak/Ibu Kepala Departemen dan Dosen Peneliti ITS, Sehubungan dengan proses penerimaan proposal Post Doctoral Dana HETI Tahun 2026,
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melalui Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) membuka penerimaan Proposal Penelitian FAST-D, Beasiswa
Menindaklanjuti Surat Keputusan Rektor ITS Nomor 11/IT2/T/HK.00.01/XI/2025 tanggal 10 November 2025 tentang Penerima Dana Hibah Penelitian Kemitraan Institut Teknologi