Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) kembali membuka kesempatan bagi Lembaga Penelitian dan Pengembangan di Indonesia untuk mendapatkan pendanaan riset melalui Program Grant Riset Sawit (GRS) 2025. Program ini dirancang untuk mendukung penelitian dan pengembangan yang berfokus pada peningkatan produktivitas, keberlanjutan, serta inovasi produk atau pasar baru. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah kelapa sawit.
Pendanaan ini bertujuan untuk menghasilkan penelitian yang aplikatif dan dapat dimanfaatkan oleh industri kelapa sawit, pemerintah, serta petani atau masyarakat terkait. Program ini memberikan peluang bagi para peneliti untuk menggali solusi atas tantangan yang dihadapi industri kelapa sawit melalui inovasi yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. Hasil penelitian yang dihasilkan diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi produksi, menjaga keberlanjutan lingkungan, serta menciptakan produk-produk baru yang memiliki nilai tambah tinggi. Selain itu, Program GRS juga diharapkan menjadi katalisator dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan industri kelapa sawit nasional di pasar global. Dengan dukungan pendanaan ini, diharapkan berbagai penelitian dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan sektor kelapa sawit dari hulu ke hilir.
BPDPKS menetapkan sejumlah topik prioritas untuk program tahun ini, yaitu:
Pendanaan riset akan disesuaikan dengan usulan dan kebutuhan yang diajukan oleh lembaga pemohon. Hal ini memungkinkan peneliti untuk fokus pada pengembangan ide-ide inovatif tanpa dibatasi oleh keterbatasan dana.
Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk berkontribusi dalam pengembangan kelapa sawit Indonesia yang berkelanjutan!
Lampiran:
Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) ITS menginformasikan kepada seluruh dosen dan peneliti ITS terkait pembukaan program Grant
Dalam rangka pelaksanaan monitoring dan evaluasi kemajuan kegiatan Penelitian EQUITY Tahun 2026, kami menginformasikan bahwa para ketua kegiatan (daftar
Dalam rangka pelaksanaan monitoring dan evaluasi laporan kemajuan kegiatan Penelitian Post Doctoral Batch 1 Tahun Anggaran 2025 Dana HETI,
Dalam rangka meningkatkan kapasitas akademik, jejaring internasional, serta kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, bersama ini kami sampaikan