Tentang
Universitas Tokyo, melalui Matsuo Iwasawa Laboratory, kembali membuka pendaftaran program pembelajaran data science dan artificial intelligence (AI) bertajuk GCI World 2026, sebuah kursus daring gratis yang didukung oleh Japan International Cooperation Agency (JICA) dan telah menjangkau puluhan ribu mahasiswa dari seluruh dunia.

Surabaya, FTEIC ITS – Global Consumer Intelligence (GCI) adalah program kuliah daring yang dikembangkan oleh Matsuo Iwasawa Laboratory, bagian dari Graduate School of Engineering, Universitas Tokyo. Program ini telah berjalan di Jepang sejak 2014 dan telah diikuti oleh lebih dari 30.000 mahasiswa di Jepang melalui kursus daring selama 14 minggu.
Pada 2025, Matsuo Iwasawa Laboratory meluncurkan versi berbahasa Inggris dari kursus ini bernama GCI Global sebagai program percontohan. Program percontohan ini diikuti oleh lebih dari 7.700 mahasiswa dari 32 negara dan 461 universitas, dengan total 14 kelas yang ditawarkan, serta juga diadakan kuliah tatap muka di sejumlah universitas dengan tingkat retensi tinggi, termasuk di Vietnam, Malaysia, Afrika Selatan, Zimbabwe, Filipina, dan Bangladesh.
Berbekal pengalaman dan wawasan yang diperoleh dari program percontohan tersebut, program ini kemudian resmi diluncurkan dengan nama GCI World mulai April 2026. Respons yang diterima pun luar biasa. Lebih dari 25.000 mahasiswa dari lebih dari 2.900 universitas di lebih dari 120 negara dan wilayah, termasuk negara-negara di Afrika dan ASEAN, mendaftar untuk mengikuti kursus ini. Jumlah peserta ini lebih dari tiga kali lipat dibandingkan periode percontohan sebelumnya, dengan rincian sebagai berikut:
GCI World memberikan pengalaman belajar secara langsung (hands-on), mencakup pemahaman tujuan mempelajari data science, dasar-dasar pemrograman Python, machine learning, hingga penerapan praktis data dalam konteks bisnis. Program ini dirancang untuk membantu mahasiswa mengambil langkah pertama menuju karier sebagai data scientist, sepenuhnya gratis.
Program GCI World September 2026 dijadwalkan dimulai pada 17 September 2026, berlangsung intensif selama tiga bulan, terdiri dari kuliah mingguan berdurasi 90 hingga 120 menit, tugas rumah, kompetisi, dan proyek akhir. Kurikulumnya mencakup 14 sesi sebagai berikut:
| Minggu 1: Pengantar Data Science | Minggu 8: Feature Engineering |
| Minggu 2: Pengolahan Data dengan Numpy | Minggu 9: Penerapan Data Science dalam Marketing |
| Minggu 3: Pembersihan Data dengan Pandas | Minggu 10: SQL |
| Minggu 4: Visualisasi Data dengan Matplotlib | Minggu 11: Unsupervised Learning |
| Minggu 5: Supervised Learning | Minggu 12: Analisis Time Series |
| Minggu 6: Evaluasi Model | Minggu 13: Sesi Tamu |
| Minggu 7: Tutorial Kompetisi dan Proyek Akhir | Minggu 14: Konten Spesial |
Sesi kuliah langsung diadakan setiap Kamis pukul 11.00–12.30 UTC, dengan opsi menonton rekaman dalam waktu satu minggu bagi peserta yang tidak dapat mengikuti secara langsung.
Sebelum kelas utama dimulai, tim penyelenggara juga menyediakan sesi tambahan khusus bagi mahasiswa yang benar-benar pemula dalam Python, berupa video rekaman, slide presentasi, dan file latihan. Selain itu, asisten pengajar yang merupakan alumni GCI juga menyediakan jam konsultasi daring, sementara komunitas Slack disediakan untuk mendukung interaksi antar peserta selama program berlangsung. Dari segi kebutuhan teknis, peserta memerlukan komputer dan koneksi Wi-Fi yang stabil, karena partisipasi hanya dengan smartphone tidak disarankan. Program ini menggunakan platform Zoom dan Slack, serta layanan Google seperti Google Drive, Google Forms, dan Google Colaboratory.
Peserta harus berstatus mahasiswa aktif per 17 September 2026, termasuk jenjang doktoral, magister, sarjana, diploma, vokasi/teknik, serta pendidikan menengah seperti SMA/SMP. Mahasiswa non-gelar tetap dapat mendaftar selama memiliki kartu tanda mahasiswa resmi yang diterbitkan oleh universitas atau institusi setara. Profesional yang juga berstatus mahasiswa, seperti mahasiswa paruh waktu, juga memenuhi syarat, begitu pula mahasiswa yang akan lulus selama periode kursus berlangsung.
Di sisi lain, kategori berikut tidak memenuhi syarat untuk mendaftar:
1. Peserta pendidikan berkelanjutan (continuing education) yang tidak terdaftar dalam program bergelar
2. Mahasiswa lembaga kursus bahasa atau institusi yang tidak terakreditasi
3. Profesional yang bekerja namun tidak berstatus mahasiswa
Dokumen yang diperlukan sebagai bukti status mahasiswa per 17 September 2026 meliputi kartu tanda mahasiswa atau surat keterangan aktif resmi. Jika kartu tanda mahasiswa tidak tersedia, peserta dapat mengunggah dokumen alternatif seperti konfirmasi pendaftaran mata kuliah, tangkapan layar portal resmi universitas atau email verifikasi, surat penerimaan yang mencantumkan tanggal mulai studi, atau dokumen resmi lain dari institusi yang membuktikan status aktif.
Batas waktu pendaftaran program ditetapkan pada 10 September 2026 pukul 07.00 UTC, dengan batas akhir mutlak pukul 14.00 UTC pada hari yang sama, sementara batas waktu pendaftaran ID ditetapkan pada 7 September 2026 pukul 07.00 UTC. Peserta disarankan untuk mendaftar jauh sebelum batas waktu agar memiliki cukup waktu untuk persiapan pra-kursus. Bagi pendaftar yang dinyatakan memenuhi syarat, notifikasi penerimaan beserta materi pembelajaran pra-kursus akan dikirimkan dalam waktu 2 hingga 3 minggu setelah pendaftaran.
Proses pendaftaran terdiri dari empat tahap:
1. Pendaftaran email menggunakan alamat email universitas untuk mempercepat proses verifikasi. Peserta akan menerima email berisi tautan menuju formulir pendaftaran ID. Perlu diperhatikan bahwa tidak semua domain sekolah diterima; jika email institusi tidak dapat digunakan, pendaftar dapat menggunakan opsi khusus bagi yang tidak memiliki email sekolah.
2. Pembuatan ID Omnicampus sebagai sistem manajemen kursus, dengan melampirkan alamat Gmail pribadi beserta kartu tanda mahasiswa atau dokumen lain yang dapat memverifikasi status aktif. Pendaftaran akan ditinjau oleh admin sebelum disetujui, dan gambar kartu tanda mahasiswa wajib dilampirkan, jika tidak akun Omnicampus tidak dapat dibuat.
3. Masuk ke sistem Omnicampus menggunakan URL login, ID, dan kata sandi yang dikirim melalui email.
4. Memilih program GCI World September 2026 dari daftar kursus yang tersedia di halaman utama Omnicampus.
Peserta yang menyelesaikan program ini akan menerima sertifikat kelulusan, dengan total program setara dengan sekitar 22 jam pengajaran. Penilaian kelulusan didasarkan pada empat komponen berikut, yang masing-masing harus memenuhi standar atau jumlah pengumpulan yang disyaratkan: survei kehadiran, tugas rumah, proyek akhir, dan kompetisi.
Peserta juga disarankan untuk berkonsultasi dengan institusi asal mengenai kemungkinan pengakuan kursus ini sebagai mata kuliah berbobot SKS, sesuai dengan kebijakan masing-masing institusi. Berdasarkan kebijakan internal ITS, kursus ini berpotensi dikonversi menjadi Satuan Kredit Ekstrakurikuler Mahasiswa (SKEM).
Salah satu daya tarik utama program ini adalah kesempatan bagi mahasiswa berprestasi untuk terpilih sebagai Outstanding Student dan diundang mengikuti study tour khusus selama lima hari ke Jepang, yang sepenuhnya disponsori oleh Matsuo Lab. Selama kunjungan, peserta berkesempatan mengunjungi langsung Matsuo Lab dan sejumlah perusahaan Jepang, menghadiri makan malam bersama JICA dan pemerintah Jepang, serta merasakan budaya Jepang secara langsung. Perlu dicatat bahwa mahasiswa yang sebelumnya pernah mengikuti kursus ini tidak lagi memenuhi syarat untuk dipilih sebagai Outstanding Student pada periode berikutnya.
Program GCI World merupakan bagian dari ekosistem pendidikan yang lebih luas yang dikembangkan oleh Matsuo Iwasawa Laboratory, yang secara keseluruhan menawarkan lebih dari 30 program pendidikan terkait AI di empat bidang utama: Web Engineering and Business Model, AI Engineering, World Models/Large Language Models/Physical AI, dan Data-driven Entrepreneurship Exercise, seluruhnya ditawarkan secara gratis dan daring bagi mahasiswa dari berbagai jenjang dan latar belakang akademik.
Program ini dikembangkan oleh Matsuo Iwasawa Laboratory, dipimpin oleh Prof. Yutaka Matsuo, yang memiliki keahlian di bidang AI, khususnya deep learning dan web mining. Berdasarkan materi presentasi resmi laboratorium, Prof. Matsuo telah menerbitkan lebih dari 20 buku dan lebih dari 300 makalah jurnal dan konferensi, dengan h-index 60 dan lebih dari 30.000 sitasi. Selain berperan aktif di dunia akademik, ia juga menjabat sebagai Ketua Komite Ahli Strategi AI di Kantor Kabinet Jepang, anggota Dewan Strategi Pertumbuhan Jepang di bawah Perdana Menteri, Direktur Independen di SoftBank dan Panasonic, serta Pendiri dan Direktur Japan Deep Learning Association. Komunitas Matsuo Lab sendiri terdiri dari lebih dari 400 anggota, mencakup Matsuo Iwasawa Laboratory di Universitas Tokyo dan Matsuo Institute, Inc., sebuah perusahaan yang didirikan pada 2020 dengan fokus pada riset dan pengembangan berbasis industri.