News

Teknologi Pembuatan Benang Serat Daun Nanas Untuk Bahan Baku Industri Kerajinan Kreatif Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Satak Kabupaten Kediri

Sel, 06 Sep 2022
5:04 am
Uncategorized

Sorry, no posts matched your criteria.

Share :
Oleh : adminttg   |

Lokasi Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (abmas) dilakukan di Desa Satak Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri. Waktu Pengabdian Kepada Masyarakat dilakukan mulai periode bulan Maret 2022 hingga bulan Desember 2022.
Desa Satak Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri terletak di kaki gunung Kelud di Provinsi Jawa Timur merupakan penghasil buah nanas cukup banyak dengan memiliki rumpun tanaman nanas yang cukup banyak. Kebun nanas sangat dimanfaatkan oleh petani nanas sebagai sumber penghasilan. Di musim panen buah nanas menghasilkan hasil samping berupa limbah daun nanas. Karena, limbah daun nanas tidak dapat dimanfaatkan oleh petani untuk pakan ternak, sehingga masyarakat petani biasanya hanya membakar limbah daun nanas saja yang dapat menimbulkan polusi udara. Dampak asap yang dihasilkan dari proses pembakaran kebanyakan dibiarkan saja tanpa adanya pengawasan.
Meskipun ketersediaan daun nanas yang cukup banyak namun masyarakat petani masih belum banyak memanfaatkan/ mengenal teknik pengolahan daun nanas pasca panen secara maksimal untuk menghasilkan produk yang bernilai ekonomi tinggi. Melalui penerapan teknologi tepat guna yang merupakan teknologi sederhana dan murah, maka permasalahan limbah daun nanas dapat teratasi, dan tentunya akan memberikan nilai tambah dalam meningkatkan nilai ekonomi masyarakat petani nanas.
Teknologi yang akan diterapkan adalah pengolahan daun nanas diekstraksi menghasilkan serat kasar menggunakan alat ekstraktor mekanik sebagai bahan baku pembuatan komposit dan tekstil, setelah melalui proses degumming dan cutting.
Pengolahan serat dari daun nanas yang segar melalui proses ekstraksi mekanik menghasilkan serat kasar (tow fibre) yang masih mengandung gum. Serat kasar yang dihasilkan ini masih belum bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan produk dalam proses selanjutnya. Untuk menghasilkan serat yang lebih baik berupa serat halus (staple fibre), maka serat kasar yang masih mengandung gum harus dihilangkan. Sehingga solusi permasalahan yang harus dilakukan adalah dengan melakukan proses penghilangan kandungan gum yang terkandung pada serat kasar untuk menghasilkan serat halus (staple fibre). Serat halus yang dihasilkan kemudian dilanjutkan untuk menghasilkan produk benang dan dilanjutkan ke produk tas.
Pada 13 April 2022 telah selesai dalam pembuatan alat single spinning. Serat-serat individu tersebut di pintal menggunakan metode single spinning dan juga pembuatan alat opening serat daun nanas yang digunakan dalam proses pembukaan bundelan serat yang bertujuan menguraikan serat agar menjadi serat menjadi serat invidu.

Latest News

Sorry, no posts matched your criteria.