Tentang Kami
Terbit pada
Selasa, 6 Oktober 2026

Surabaya, 6 Oktober 2026 — Departemen Teknik Sipil, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), menyelenggarakan kuliah tamu bersama Prof. Sudarmanto Budi Nugroho dari Institute for Global Environmental Strategies (IGES), Jepang. Kegiatan ini mengangkat topik “Learning from Japanese Experiences in Integrating High-Speed Railway Development, Tram/LRT, and Ensen Kaihatsu (TOD) in Toyama City” dan berlangsung di Ruang Sidang Departemen Teknik Sipil ITS pada pukul 12.30–14.30 WIB.
Kuliah tamu ini membahas pengalaman Jepang dalam mengintegrasikan pengembangan kereta cepat, sistem transportasi perkotaan berupa tram dan Light Rail Transit (LRT), serta Ensen Kaihatsu, yaitu pengembangan kawasan di sepanjang jalur transportasi yang berkaitan dengan konsep Transit-Oriented Development (TOD).
Pengembangan sistem transportasi tidak hanya berkaitan dengan penyediaan sarana perjalanan, tetapi juga dengan bagaimana jaringan transportasi terhubung dengan aktivitas dan perkembangan kawasan perkotaan. Integrasi antarmoda menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan meningkatkan keterhubungan antarkawasan.
Melalui pengalaman Jepang, khususnya Kota Toyama, peserta diajak memahami keterkaitan antara pengembangan jaringan kereta cepat, tram/LRT, dan penataan kawasan di sepanjang jalur transportasi. Pembahasan ini memberikan perspektif mengenai perencanaan transportasi yang mempertimbangkan hubungan antara infrastruktur, penggunaan lahan, dan kebutuhan mobilitas perkotaan.
Topik yang diangkat dalam kuliah tamu ini relevan dengan tantangan pengembangan transportasi perkotaan di Indonesia. Perencanaan transportasi membutuhkan pendekatan terpadu yang memperhatikan konektivitas antarmoda, aksesibilitas kawasan, serta keterkaitan antara sistem transportasi dan tata ruang.
Pengalaman dari Jepang dapat menjadi bahan pembelajaran untuk memahami bagaimana infrastruktur transportasi dan pengembangan kawasan dapat direncanakan secara saling mendukung. Perspektif tersebut juga memperkaya wawasan mahasiswa mengenai tantangan dan peluang dalam perencanaan serta pengembangan infrastruktur transportasi.
Penyelenggaraan kuliah tamu ini merupakan bagian dari upaya memperluas wawasan akademik melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman dari praktisi serta pakar internasional. Paparan mengenai pengalaman Jepang memberikan kesempatan bagi sivitas akademika Departemen Teknik Sipil ITS untuk mengenal pendekatan perencanaan transportasi dan pengembangan kawasan dalam konteks internasional.
Melalui kegiatan ini, Departemen Teknik Sipil ITS terus mendorong pengayaan pengetahuan di bidang teknik sipil, khususnya dalam perencanaan transportasi dan pengembangan infrastruktur perkotaan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Informasi kegiatan

SDG 11, SDG 9 dan SDG 13