News

KTH Sweden dan ITS Kembangkan Riset Sustainable Retail and Waste Distribution

Sab, 16 Mei 2026
11:00 pm
Berita Mansys

Sorry, no posts matched your criteria.

Share :
Oleh : bagus.n@its.ac.id   |

Kolaborasi Internasional untuk Sustainable Manufacturing: Program Magang Mahasiswa KTH Sweden di Laboratorium Manufacturing Systems ITS

Bayangkan bagaimana jika mahasiswa dari dua negara dengan budaya dan sistem pendidikan yang berbeda dapat bekerja bersama untuk menyelesaikan permasalahan nyata di masyarakat. Inilah yang terjadi pada program magang internasional antara Laboratorium Manufacturing Systems, Departemen Teknik Sistem dan Industri, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, dengan mahasiswa dari KTH Royal Institute of Technology. Pada bulan Agustus 2025, Laboratorium Manufacturing Systems mendapatkan kesempatan menerima empat mahasiswa magang internasional, yaitu Erik Bringle, Olof Ekelof, Axel Claesson, dan Linus Mattson. Keempat mahasiswa tersebut berasal dari program Industrial Engineering dengan fokus keilmuan Applied Mathematics dan mengikuti program magang sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui pendekatan akademis dan penelitian terapan.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa magang dibagi menjadi dua kelompok penelitian sesuai topik yang diangkat. Kelompok pertama terdiri dari Erik dan Axel yang berfokus pada optimalisasi distribusi truk sampah di Kota Surabaya melalui penelitian berjudul Vehicle Routing Optimization and Discrete-Event Simulation to Improve Municipal Waste Collection. Penelitian ini menggabungkan metode vehicle routing optimization untuk menentukan rute distribusi paling optimal dengan pendekatan discrete-event simulation guna mensimulasikan kondisi operasional nyata di lapangan. Pendekatan tersebut memungkinkan sistem distribusi sampah dianalisis secara lebih efisien sehingga dapat mengurangi waktu tempuh, konsumsi bahan bakar, dan potensi keterlambatan pengangkutan sampah.

Di sisi lain, kelompok kedua yang terdiri dari Linus dan Olof mengangkat isu keberlanjutan melalui penelitian berjudul Modelling Sustainable Retail Adoption Among Indonesian Generation Z Consumers. Penelitian ini berfokus pada penerapan konsep zero waste store di Kota Surabaya dengan menganalisis perilaku konsumen Generasi Z di Indonesia. Menggunakan metode logistic regression, mereka menganalisis data survei dari penelitian terdahulu untuk menemukan faktor demografi yang paling berpengaruh terhadap adopsi gaya hidup berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan gambaran strategis bagi pelaku usaha maupun pemerintah dalam mendorong transisi menuju pola konsumsi yang lebih ramah lingkungan.

Selama proses magang berlangsung, keempat mahasiswa aktif melakukan berbagai kegiatan akademik dan lapangan, mulai dari survey, pengumpulan data, pembangunan model analisis, hingga penyusunan laporan penelitian. Selain itu, mereka juga secara rutin melakukan presentasi progress kepada Maria Anityasari sebagai dosen pembimbing utama. Interaksi ini menjadi ruang diskusi yang sangat penting dalam menyempurnakan metodologi penelitian sekaligus memperkenalkan pendekatan sistem manufaktur yang diterapkan di lingkungan akademik ITS. Melalui proses ini, mahasiswa tidak hanya belajar mengenai aspek teknis penelitian, tetapi juga memahami bagaimana pendekatan engineering dapat diterapkan untuk menyelesaikan masalah sosial dan lingkungan secara nyata.

Rangkaian program magang ini ditutup melalui presentasi final yang dilaksanakan pada 14 Mei 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Prof. Maria Anityasari, para Asisten Laboratorium Manufacturing Systems, serta mahasiswa pengampu mata kuliah Sustainable Manufacturing. Dalam sesi presentasi akhir tersebut, masing-masing kelompok memaparkan hasil penelitian, tantangan yang dihadapi selama proses pengerjaan, serta rekomendasi implementasi yang dapat diterapkan pada konteks Kota Surabaya. Diskusi yang berlangsung menunjukkan bagaimana kolaborasi lintas budaya dan disiplin ilmu mampu menghasilkan perspektif baru terhadap penyelesaian masalah perkotaan dan keberlanjutan industri.

Tidak hanya berisi kegiatan akademik, program magang ini juga menjadi ruang pertukaran budaya antara mahasiswa Sweden dan civitas akademika ITS. Setelah presentasi final selesai, seluruh peserta menghadiri sesi makan siang bersama di sebuah restoran sebagai bentuk apresiasi sekaligus penutupan kegiatan magang. Dalam suasana yang lebih santai, berbagai topik menarik dibahas, mulai dari pengalaman belajar di Indonesia, perbedaan budaya antara Sweden dan Indonesia, hingga culture shock yang mereka alami selama tinggal di Surabaya. Momen ini menjadi bukti bahwa kolaborasi internasional tidak hanya memperluas wawasan akademik, tetapi juga mempererat hubungan antarbudaya dan memperkaya pengalaman personal seluruh pihak yang terlibat.

Dengan berakhirnya program magang pada 15 Mei 2026, saat keempat mahasiswa kembali ke Sweden, Laboratorium Manufacturing Systems kembali menunjukkan perannya sebagai ruang kolaborasi internasional yang mendukung pengembangan ilmu pengetahuan berbasis keberlanjutan dan penyelesaian masalah nyata. Program ini tidak hanya memberikan manfaat akademik bagi mahasiswa KTH maupun ITS, tetapi juga memperlihatkan bagaimana pendekatan sistem manufaktur dapat diterapkan pada isu lingkungan, transportasi, hingga perilaku konsumen berkelanjutan. Melalui kolaborasi seperti ini, Laboratorium Manufacturing Systems terus berkontribusi dalam membangun engineer masa depan yang adaptif, inovatif, dan memiliki perspektif global untuk mendukung perkembangan industri dan masyarakat yang lebih berkelanjutan.

Penulis: Brian Arga Prasidio Putra

Penyunting: Brian Arga Prasidio Putra

Cek berita selengkapnya di sosial media kami:

– Website: https://www.its.ac.id/tindustri/laboratorium-sistem-manufaktur/
– Instagram: @sismanity
– Linkedin: www.linkedin.com/in/manufacturing-systems-laboratory
– Youtube: SISMANITY ITS

Latest News

Sorry, no posts matched your criteria.