News

FIREz Special Valentine Edition: Saat Laboratorium Jadi Tempat Pembelajaran Special untuk Siswa SMA

Sab, 28 Mar 2026
6:36 am
Berita Mansys

Sorry, no posts matched your criteria.

Share :
Oleh : bagus.n@its.ac.id   |

Hi Sismanity!

Kalian tahu tidak bahwasanya industri saat ini tidak hanya membutuhkan tenaga kerja yang cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, komunikasi global, dan adaptasi teknologi.

 

 

Dalam era Industrial Revolution 4.0, kemampuan seperti critical thinking, kolaborasi, serta literasi teknologi menjadi kompetensi utama yang harus dimiliki oleh generasi muda. Menjawab kebutuhan tersebut, Laboratorium Manufacturing Systems, Departemen Teknik Sistem dan Industri ITS, menghadirkan program inovatif bertajuk Facing Industrial Revolution for Gen Z (FIRE-Z). Program ini dirancang sebagai kegiatan edukatif satu hari yang berfokus pada pembentukan 21st century skills bagi siswa SMA agar lebih siap menghadapi dinamika dunia industri yang terus berkembang.

Kegiatan FIRE-Z diawali dengan sesi pengenalan 21st Century Skills yang disampaikan oleh Prof. Ir. Maria Anityasari, S.T., ME, Ph.D., IPU, ASEAN Eng, di mana peserta diajak untuk memahami pentingnya critical thinking dan inisiatif dalam menyelesaikan permasalahan. Sesi ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga mengajak peserta untuk mengukur sejauh mana kemampuan berpikir kritis mereka melalui pendekatan interaktif. Hal ini sejalan dengan pendekatan sistem yang diterapkan di Laboratorium Manufacturing Systems, di mana analisis dan pengambilan keputusan berbasis data menjadi fondasi utama.

Selanjutnya, peserta mengikuti sesi sharing session bersama Mas Rafi Ramadhan, perwakilan dari Konsulat Jenderal Amerika Serikat. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan wawasan nyata terkait implementasi critical thinking dan inisiatif dalam konteks global. Pengalaman praktis yang dibagikan memberikan gambaran bahwa kemampuan berpikir kritis bukan hanya konsep akademik, tetapi merupakan keterampilan esensial yang dibutuhkan dalam berbagai situasi profesional dan internasional.

 

 

Memasuki sesi praktikum, peserta diperkenalkan secara langsung dengan keilmuan Teknik Sistem dan Industri melalui tiga aktivitas utama, yaitu Toyota Production System (TPS), Otomasi Industri (OTI), dan 3D Printing. Pada praktikum TPS, peserta belajar menganalisis efisiensi lini produksi dan mengidentifikasi potensi perbaikan. Pada OTI, peserta dikenalkan pada dasar penggunaan sensor, aktuator, dan controller dalam membangun sistem otomasi sederhana. Sementara itu, pada sesi 3D Printing, peserta memahami konsep additive manufacturing, mencoba desain menggunakan perangkat lunak Tinkercad, serta menyaksikan proses slicing secara langsung. Seluruh rangkaian praktikum ini dirancang berbasis challenge dan study case, sehingga mendorong partisipasi aktif dan antusiasme tinggi dari para peserta.

 

 

Selain itu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi English Class yang menghadirkan mahasiswa internasional, yaitu Lilian dan Susana. Pada sesi ini, peserta diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung menggunakan bahasa Inggris dengan topik seputar kehidupan sehari-hari, budaya, serta program internasional kampus. Antusiasme peserta terlihat dari keberanian mereka dalam berkomunikasi tanpa ragu, menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang suportif mampu meningkatkan kepercayaan diri dalam berbahasa asing.

 

 

Rangkaian kegiatan FIRE-Z juga dilengkapi dengan Campus Tour yang memberikan gambaran langsung mengenai lingkungan akademik ITS, serta diakhiri dengan sesi reflection sebagai media evaluasi dan internalisasi pengalaman belajar. Keseluruhan kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga membentuk pola pikir peserta agar lebih siap menghadapi tantangan global di masa depan.

Kesimpulannya, FIRE-Z merupakan program yang tidak hanya berfokus pada transfer ilmu, tetapi juga pada pengembangan kompetensi holistik generasi muda. Melalui pendekatan interaktif, praktikum aplikatif, serta eksposur internasional, Laboratorium Manufacturing Systems ITS berhasil menciptakan pengalaman belajar yang relevan dan inspiratif. Program ini menjadi bukti nyata kontribusi institusi pendidikan dalam mempersiapkan generasi Gen Z yang adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi revolusi industri di masa depan. Jadi, sismanity, sekarang kalian tahu kan bahwa persiapan menghadapi dunia industri bisa dimulai sejak bangku sekolah!

 

Penulis: Brian Arga Prasidio Putra

Penyunting: Brian Arga Prasidio Putra

 

Cek berita selengkapnya di sosial media kami:

– Website: https://www.its.ac.id/tindustri/laboratorium-sistem-manufaktur/
– Instagram: @sismanity
– Linkedin: www.linkedin.com/in/manufacturing-systems-laboratory
– Youtube: SISMANITY ITS

Latest News

Sorry, no posts matched your criteria.