News

FIREz 2026: Saat Laboratorium Jadi Ruang Eksplorasi Seru bagi Siswa SMA dan SMP

Rab, 11 Feb 2026
4:46 pm
Berita Mansys

Sorry, no posts matched your criteria.

Share :
Oleh : bagus.n@its.ac.id   |

FIREz 2026: Saat Laboratorium Jadi Ruang Eksplorasi Seru bagi Siswa SMA dan SMP

                          Januari 2026 menjadi momen yang istimewa bagi Laboratorium Manufacturing Systems ITS. Selama empat hari pelaksanaan program FIREz atau Facing Industrial Revolution for Engineers Youth Edition pada 13, 14, 20, dan 22 Januari 2026, laboratorium kami dipenuhi oleh semangat belajar dari 230 siswa SMA dan SMP. Peserta berasal dari SMA Cita Hati Christian School, SMA Xin Zhong, serta SMP Kristen Gloria 2 Surabaya. Melalui FIREz, kami menghadirkan pengalaman belajar satu hari yang dirancang interaktif, aplikatif, dan dekat dengan dunia nyata teknik sistem dan industri.

 

                         Kegiatan dibuka dengan sesi pengenalan 21st Century Skills bersama Ibu Maria. Pada sesi ini, siswa diajak memahami sekaligus mengukur kemampuan critical thinking dan inisiatif melalui pendekatan studi kasus. Suasana kelas terasa aktif karena peserta tidak hanya mendengarkan, tetapi juga berdiskusi dan menyampaikan sudut pandang mereka terhadap suatu permasalahan. Sesi ini menjadi pondasi penting sebelum mereka memasuki materi yang lebih aplikatif.

                          Rangkaian berikutnya adalah sharing session bersama Shawn Zhou dan Adji Witjaksono yang membagikan pengalaman studi dan karier di luar negeri. Sesi ini memberi gambaran nyata bagaimana kemampuan berpikir kritis dan inisiatif berperan besar dalam perjalanan akademik maupun profesional di lingkungan internasional. Selain berbagi cerita, para pembicara juga menyampaikan tips persiapan yang dapat mulai dilakukan siswa sejak bangku sekolah, sehingga wawasan global terasa lebih dekat dan realistis.

                          Puncak kegiatan berlangsung di sesi praktikum Laboratorium Manufacturing Systems. Di sini peserta diperkenalkan pada keilmuan Teknik Sistem dan Industri melalui empat modul utama berbasis studi kasus.

Modul TPS (Toyota Production System)

                          Pada modul ini, siswa belajar memahami bagaimana sebuah sistem produksi bekerja. Mereka diminta mengamati alur proses, mengidentifikasi potensi pemborosan, dan merancang perbaikan agar proses menjadi lebih efisien. Diskusi tim terlihat sangat aktif karena setiap kelompok berusaha menemukan solusi terbaik untuk meningkatkan performa sistem produksi yang disimulasikan.

Modul OTI (Otomasi Teknik Industri)

                          Sesi ini menjadi salah satu yang paling menarik perhatian peserta. Siswa diperkenalkan pada dasar sistem otomasi menggunakan sensor, aktuator, dan controller. Mereka mendapat kesempatan hands on untuk merangkai komponen dan melihat langsung bagaimana sistem otomatis dapat bekerja. Dari sudut pandang kami sebagai penyelenggara, rasa ingin tahu peserta terlihat jelas ketika mereka mencoba memahami fungsi tiap komponen yang dirangkai.

Modul DFMA (Design for Manufacturing and Assembly)

                          Pada modul ini, siswa belajar bahwa desain produk harus mempertimbangkan kemudahan proses manufaktur dan perakitan. Peserta diminta mengevaluasi desain, mengurangi kompleksitas komponen, serta memikirkan efisiensi biaya produksi. Kegiatan ini mendorong siswa berpikir tidak hanya kreatif, tetapi juga rasional dan terstruktur seperti seorang engineer.

Modul Quality

Di modul Quality, siswa diperkenalkan pada konsep pengendalian kualitas di industri menggunakan statistical control chart. Melalui contoh kasus sederhana, mereka belajar membaca data dan menentukan apakah suatu proses berada dalam batas kendali atau tidak. Konsep statistik yang awalnya terasa asing menjadi lebih mudah dipahami karena langsung dikaitkan dengan situasi nyata di industri.

                          Seluruh rangkaian praktikum dikemas berbasis studi kasus dan kerja tim sehingga peserta terdorong aktif berdiskusi, mencoba ide baru, serta berkolaborasi dalam menyelesaikan tantangan. Laboratorium yang biasanya menjadi tempat praktikum mahasiswa hari itu berubah menjadi ruang belajar yang penuh energi dan rasa ingin tahu.

                          Kegiatan FIREz kemudian ditutup dengan sesi perencanaan studi ke luar negeri dan refleksi. Pada tahap ini, siswa diajak merangkum pengalaman belajar yang mereka peroleh sekaligus menyusun langkah pengembangan diri ke depan. Salah satu peserta menyampaikan bahwa pengalaman belajar langsung di laboratorium membuatnya lebih memahami bagaimana pelajaran di sekolah bisa diterapkan dalam dunia nyata.

                          Melalui FIREz, Laboratorium Manufacturing Systems ITS berkomitmen untuk terus menghadirkan program edukatif yang membuka wawasan, menumbuhkan keterampilan abad ke 21, dan menginspirasi generasi muda untuk berani melangkah menuju masa depan yang lebih luas.

 

Penulis: Muhammad Hilmy Hidayatullah

Penyunting: Brian Arga Prasidio Putra

 

Cek berita selengkapnya di sosial media kami:

– Website: https://www.its.ac.id/tindustri/laboratorium-sistem-manufaktur/
– Instagram: @sismanity
– Linkedin: www.linkedin.com/in/manufacturing-systems-laboratory
– Youtube: SISMANITY ITS

Latest News

Sorry, no posts matched your criteria.