Tentang
Terbit pada
Selasa, 13 Oktober 2026
FTEIC ITS menerima kunjungan tiga asesor 5S+S ITS dalam kegiatan genba untuk meninjau penerapan budaya kerja di lingkungan fakultas. Penilaian tahun ini berfokus pada Lobby FTEIC dan Ruang Layanan Tata Usaha, sekaligus menyoroti berbagai inovasi digital yang dikembangkan FTEIC Teams untuk mendukung lingkungan kerja yang lebih tertata, aman, dan nyaman.

Surabaya, FTEIC ITS – Suasana Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tampak lebih sibuk dari biasanya pada Senin (12/10). Tiga asesor 5S+S ITS hadir untuk melihat secara langsung penerapan budaya kerja di lingkungan fakultas, mulai dari penataan ruang hingga berbagai inovasi yang dikembangkan oleh tim FTEIC.
Ketiga asesor tersebut adalah Sendy P. Putra selaku ketua tim, bersama Galih Adi Rustanto dan Lukman Hakim. Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan genba, yaitu peninjauan langsung ke area kerja untuk melihat kondisi nyata, mengevaluasi penerapan standar, serta mengidentifikasi hal-hal yang masih dapat ditingkatkan.
Budaya kerja 5S+S ITS mencakup enam prinsip, yakni Sisih, Susun, Sapu, Standar, Sinambung, dan Selamat. Keenam prinsip tersebut menjadi pedoman dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, tertata, aman, dan nyaman, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan di lingkungan ITS.
Pada penilaian tahun 2026, FTEIC mengikutsertakan dua area, yaitu Ruang Lobby FTEIC dan Ruang Layanan Tata Usaha Fakultas. Kedua area ini menjadi perhatian karena berhubungan langsung dengan aktivitas kerja sehari-hari serta pelayanan kepada mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan tamu fakultas.
Persiapan dan pelaksanaan program 5S+S di FTEIC dikoordinasikan oleh Ismanu selaku ketua tim. Tim yang diberi nama FTEIC Teams ini melibatkan unsur tenaga kependidikan dan pimpinan fakultas. Dari unsur tenaga kependidikan, terdapat Rio Tria Hardhitya, Wicahyo Saputro, dan Dian Ernawati. Sementara itu, unsur pimpinan diwakili oleh Dekan FTEIC Prof. Diana Purwitasari, Wakil Dekan FTEIC Dimas Anton Asfani, Ph.D., serta Kepala Bagian Tata Usaha FTEIC Agus Dwi Purwolastono.
Dalam kunjungan tersebut, para asesor memberikan penilaian yang cukup baik terhadap upaya yang telah dilakukan FTEIC Teams. Berbagai perbaikan yang ditampilkan menunjukkan keterlibatan anggota tim dalam membangun kebiasaan kerja yang lebih tertib dan terorganisasi. Masukan dari para asesor juga menjadi bagian penting untuk melihat peluang penyempurnaan yang masih dapat dilakukan.
Menariknya, penerapan 5S+S di FTEIC tidak hanya berfokus pada penataan fisik ruangan. Tim juga menghadirkan sejumlah inovasi sederhana yang mendukung pengelolaan lingkungan kerja secara lebih praktis. Salah satunya adalah papan komunikasi 5S+S dalam bentuk digital yang memudahkan penyampaian informasi dan dokumentasi kegiatan.
Selain itu, sejumlah Standar Operasional Prosedur (SOP) telah disediakan agar dapat diakses melalui pemindaian kode batang (barcode). Cara ini memudahkan pengguna memperoleh informasi prosedur kerja tanpa harus mencari dokumen secara manual. FTEIC Teams juga menindaklanjuti masukan asesor dari penilaian tahun sebelumnya sebagai bagian dari upaya perbaikan yang terus berjalan.
Bagi FTEIC, penerapan 5S+S bukan sekadar kegiatan untuk menghadapi penilaian. Lebih dari itu, program ini menjadi kesempatan untuk membangun kebiasaan kerja yang konsisten, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, dan memberikan pelayanan yang semakin baik. Inovasi digital yang diterapkan diharapkan dapat membantu menjaga keberlanjutan program sekaligus mempermudah pelaksanaan tugas administrasi fakultas.
Kunjungan asesor pada tahun ini menjadi kesempatan bagi FTEIC Teams untuk melihat kembali hasil kerja yang telah dicapai sekaligus memperoleh masukan untuk pengembangan berikutnya. Dukungan pimpinan dan keterlibatan tenaga kependidikan menjadi bagian penting dalam menjaga agar prinsip Sisih, Susun, Sapu, Standar, Sinambung, dan Safety benar-benar diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, FTEIC ITS terus berupaya menjadikan budaya kerja 5S+S sebagai bagian dari keseharian, bukan hanya saat penilaian berlangsung. Dengan lingkungan kerja yang semakin tertata dan dukungan inovasi digital, fakultas diharapkan mampu memperkuat kualitas tata kelola administrasi serta pelayanan kepada seluruh sivitas akademika ITS.(humas-electics)
#budayakerja #5S+S #FTEIC #inovasi