Departemen Teknik Geomatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) akan menyelenggarakan kegiatan Kuliah Tamu bertajuk “Peran Alumni Geomatika ITS Mendirikan Perusahaan Survei dan Pemetaan” pada Selasa, 2 Juni 2026, pukul 13.30–15.10 WIB di Ruang Kelas GM104 dan GM105.
Kegiatan ini menghadirkan para alumni Teknik Geomatika ITS angkatan 2020 yang telah sukses membangun perusahaan di bidang survei dan pemetaan melalui PT. Geofriend Survey Indonesia. Melalui sesi berbagi pengalaman ini, mahasiswa akan memperoleh wawasan mengenai perjalanan karier alumni dari dunia akademik menuju dunia industri dan kewirausahaan geospasial.
Narasumber yang akan hadir dalam kegiatan ini adalah:
Ketiga narasumber akan membagikan pengalaman mereka dalam merintis dan mengembangkan perusahaan survei dan pemetaan, mulai dari membangun tim, mengelola operasional dan keuangan perusahaan, hingga menghadapi tantangan dalam pelaksanaan proyek-proyek geospasial di lapangan.
Kegiatan yang diperuntukkan bagi mahasiswa Semester 6 Departemen Teknik Geomatika ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada mahasiswa untuk melihat berbagai peluang karier di bidang geospasial, tidak hanya sebagai profesional di industri, tetapi juga sebagai wirausahawan yang mampu menciptakan lapangan kerja dan inovasi di bidang survei serta pemetaan.
Melalui kuliah tamu ini, Departemen Teknik Geomatika ITS terus berkomitmen menghadirkan praktisi dan alumni berprestasi guna memperkaya wawasan mahasiswa terhadap perkembangan dunia kerja dan industri geospasial yang semakin dinamis.
Mari manfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, dan menggali pengetahuan langsung dari alumni yang telah membuktikan bahwa lulusan Teknik Geomatika ITS mampu menjadi pelaku utama dalam pengembangan industri geospasial nasional.
Teknologi GNSS memiliki peran penting dalam penentuan posisi presisi, baik untuk kebutuhan survei, pemetaan, pemantauan deformasi, maupun berbagai aplikasi
Perkembangan geoinformatik dan penginderaan jauh saat ini semakin penting dalam mendukung riset, inovasi, serta pengambilan keputusan berbasis data spasial
Perkembangan administrasi pertanahan saat ini tidak hanya berfokus pada pengelolaan bidang tanah secara dua dimensi, tetapi juga mulai mengarah