Teknik Industri

Teknik Industri

Program studi Teknik Industri ITS berdiri tahun 1985, yang selanjutnya berubah menjadi jurusan Teknik Industri pada tahun 1996. Jurusan Teknik Industri ITS telah berhasil memperoleh akreditasi A pada tahun 2011 dari BAN-PT. Pendidikan Teknik Industri bertujuan untuk membentuk sarjana yang memiliki kompetensi yang tinggi dalam hal perencanaan, pengorganisasian, pengoperasian dan pengendalian sistem industri yang luas dan kompleks, mempunyai kemampuan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, maupun produktivitas sistem industri. Karena itu, sarjana Teknik Industri dituntut memiliki kemampuan di bidang ilmu teknik dan ilmu sosial secara bersama, agar bisa melihat dan menyelesaikan segala permasalahan industri dengan konsep pendekatan sistem.

Jurusan Teknik Industri ITS menyelenggarakan program pendidikan mulai jenjang S1, S2, dan S3. Untuk program sarjana (S1) terdapat tiga pilihan kelas, yaitu kelas reguler, kelas internasional, dan kelas manajemen bisnis. Program S2 Teknik Industri menawarkan bidang keahlian Logistic and Supply Chain Management (LSCM), Quality and Manufacturing Management (QMM), Industrial System Optimization (ISO), Industrial Ergonomic and Safety (IES), dan Strategic Performance Management (SPM). Sedang program S3 menawarkan bidang keahlian Logistics and Supply Chain Engineering (LSCE), Quality and Manufacturing System (QMS), dan Industrial System Optimization (ISO).

Cakupan profesi sarjana Teknik Industri sangat luas, baik sebagai engineer, perencana, sistem analis, manajer, pengusaha, bankir serta peneliti dan staf pengajar. Alumni Teknik Industri ITS kini telah tersebar di dalam dan luar negeri, bekerja di instansi pemerintahan maupun swasta.