Kimia

Kimia

Pendidikan ilmu Kimia di ITS berawal dari pertimbangan kebutuhan akan sarjana lulusan Kimia bagi lembaga pendidikan, penelitian dan industri, serta kondisi geografis ITS di Jawa Timur pada awal dekade 80-an. Saat itu, seiring dengan pesatnya perkembangan industri akibat booming minyak bumi, kebutuhan akan Sarjana Kimia di seluruh wilayah Indonesia meningkat tajam. Maka ITS pada tahun 1983 membentuk Program Studi Kimia.

Untuk menunjang kelancaran pendidikan, Program Studi Kimia memiliki beberapa fasilitas laboratorium. Antara lain Laboratorium Biokimia, Laboratorium Kimia Analitik, Laboratorium Kimia Anorganik, Laboratorium Kimia Dasar, Laboratorium Kimia Fisika, Laboratorium Kimia Instrumentasi, dan Laboratorium Kimia Organik.

Kerjasama pendidikan yang telah dijalin antara lain dengan Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Jember, Universitas Trunojoyo, Universitas Padjadjaran, ITB, Universitas Syah Kuala, Universitas lambung Mangkurat, Universitas Negeri Papua, Universiti Teknologi Malaysia, Chiba University, dan Kementerian Agama.

Sedangkan kerjasama penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PPM) antara lain dengan Universiti Teknologi Malaysia, Chiba University, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur, PT.Pindad Malang. Lulusan Kimia memiliki peluang kerja di sejumlah sektor di antaranya di lembaga/institusi pendidikan, penelitian, pemerintahan, industri, dan jasa.