{"id":414,"date":"2018-03-23T06:09:04","date_gmt":"2018-03-22T23:09:04","guid":{"rendered":"http:\/\/beta.its.ac.id\/departemen\/?p=414"},"modified":"2018-03-23T06:09:04","modified_gmt":"2018-03-22T23:09:04","slug":"leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/","title":{"rendered":"Leonika Sari, Gagas Aplikasi Reblood, Selamatkan Nyawa Berbekal TI"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-415 aligncenter\" src=\"http:\/\/beta.its.ac.id\/departemen\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2018\/03\/leo-300x162.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"162\" \/><\/p>\n<p>Leonika Sari Njoto Boedioetomo menuangkan kepedulian sosialnya lewat kemampuan teknologi. Dia membuat aplikasi yang mempermudah proses donor darah. Kiprahnya membuat dia masuk daftar bergengsi Forbes 30 Under 30 Asia.<\/p>\n<p><strong>TIDAK\u00a0<\/strong>banyak orang yang tahu prosedur mendonorkan darah. Padahal, kegiatan itu memiliki banyak manfaat. Selain mampu menolong nyawa orang lain, mendonorkan darah berguna untuk kesehatan diri sendiri. Leo melihat hal itu sebagai masalah dan berinovasi untuk memecahkannya.<\/p>\n<p>Alumnus Jurusan Sistem Informasi Institut Teknologi 10 Nopember (ITS) Surabaya tersebut adalah orang di balik\u00a0<em>Reblood<\/em>, sebuah aplikasi yang berisi segala hal tentang donor darah. Perempuan kelahiran 18 Agustus 1993 itu juga memberikan poin plus bagi pengguna aplikasinya.<\/p>\n<p>Dia pun mengonsepkan dengan sistem penambahan poin layaknya\u00a0<em>game<\/em>\u00a0bagi donor yang sudah menyumbangkan darahnya. Jumlah poin nanti bisa ditukarkan dengan hadiah atau\u00a0<em>reward<\/em>\u00a0yang sudah ditentukan. \u201dJadi, unsur sosialnya ada,\u00a0<em>fun<\/em>-nya juga ada,\u201d jelas Leo saat ditemui di Forward Factory Surabaya.<\/p>\n<p>Sebelum merilis\u00a0<em>Reblood<\/em>\u00a0tahun lalu, Leo dan beberapa temannya memiliki ide membuat aplikasi donor darah. Namun, saat itu belum berkembang dengan baik. Leo sendiri sudah mendalami\u00a0<em>entrepreneurship<\/em>\u00a0dengan mengikuti\u00a0<em>online course<\/em>\u00a0oleh edX, sebuah kursus bisnis\u00a0<em>online<\/em>\u00a0yang diadakan Harvard dan Massachusetts Institute of Technology (MIT).<\/p>\n<p>Setelah mendapatkan beasiswa, Leo mengikuti Global Entrepreneurship Bootcamp di MIT pada Agustus 2014. Selama seminggu, Leo kembali belajar untuk memantapkan ide bisnis dan aplikasi donor darahnya. \u201dSaya jadi tahu bahwa ide aplikasi\u00a0<em>blood bank information system<\/em>\u00a0yang saya buat masih harus disempurnakan lagi,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Pulang dari\u00a0<em>bootcamp<\/em>, anak tunggal itu melakukan riset ke PMI dan Kementerian Kesehatan Indonesia. Dari situ, Leo tahu bahwa Indonesia sering kekurangan stok kantong darah dalam jumlah jutaan. \u201dBahkan, dari Kemenkes, saya mendapat data bahwa pada 2013 Indonesia sampai kekurangan 2,4 juta kantong darah per tahun,\u201d ujar Leo.<\/p>\n<p>Permasalahan itu dibawanya ke Start-Up Surabaya, sebuah program untuk pebisnis muda yang mau memulai karir\u00a0<em>entrepreneur<\/em>-nya. Di situ, Leo diajari tentang mencari penyebabnya. \u201dSaya diajak berpikir, kenapa dari 250 jutaan penduduk Indonesia, ada kekurangan stok darah sebanyak itu,\u201d jelas Leo yang mengikuti Start-Up Surabaya pada Agustus 2015.<\/p>\n<p>Sekali lagi, riset dan survei dilakukan Leo dan rekan. Hasilnya diketahui bahwa minimnya informasi tentang proses dan kegiatan donor darah menjadi penyebab kurangnya stok darah di PMI. \u201dDari situ, kami konsep ulang aplikasi. Kami tambahkan berbagai informasi tentang manfaat, kepentingan, hingga pengumuman mengenai\u00a0<em>event<\/em>\u00a0pendonoran darah beserta tempat dan waktunya,\u201d jelas Leo.<\/p>\n<p>Dengan aplikasi itu, calon donor yang sudah memiliki akun pun mendapat\u00a0<em>reminder<\/em>. \u2019\u2019Tujuannya, mereka\u00a0<em>nggak<\/em>\u00a0lupa dan bisa mempersiapkan diri. Misalnya, istirahat cukup dan sarapan. Jadi, saat menjalani tes kesehatan sebelum mendonorkan darah, mereka bisa lolos dan menyumbangkan darahnya,\u201d ujar Leo. Selain itu, donor mendapat pemahaman yang lengkap dan detail. \u201dMisalnya, penjelasan tentang kaitan donor darah dan kesehatan, lalu tip menjaga kondisi menjelang mendonorkan darah, hingga fakta penting lain,\u201d tambah Leo.<\/p>\n<p><em>Reblood<\/em>\u00a0juga sering menggelar sesi donor darah. Kantong darah yang terkumpul diserahkan ke PMI. Dengan\u00a0<em>Reblood<\/em>, Leo merasa berhasil melakukan dua hal sekaligus. \u201dSaya bisa\u00a0<em>campaign<\/em>\u00a0tentang donor darah sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial masyarakat,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Tercapai sudah keinginannya untuk menggunakan teknologi sebagai hal yang memudahkan layanan kesehatan dan bahkan menyelamatkan nyawa orang. \u201dSaya tidak harus jadi dokter. Dengan berbekal ilmu dan latar belakang TI (teknologi informasi) pun, saya bisa melayani kebutuhan kesehatan,\u201d tambahnya.\u00a0<strong>(ayi)<\/strong><\/p>\n<p>Sumber :\u00a0<a href=\"http:\/\/www.jawapos.com\/read\/2016\/07\/14\/39224\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti-\/1\">Jawa Pos<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Leonika Sari Njoto Boedioetomo menuangkan kepedulian sosialnya lewat kemampuan teknologi. Dia membuat aplikasi yang mempermudah proses donor darah. Kiprahnya membuat dia masuk daftar bergengsi Forbes 30 Under 30 Asia. TIDAK\u00a0banyak orang yang tahu prosedur mendonorkan darah. Padahal, kegiatan itu memiliki banyak manfaat. Selain mampu menolong nyawa orang lain, mendonorkan darah berguna untuk kesehatan diri sendiri. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":444,"featured_media":415,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":["post-414","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-alumni-en"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Leonika Sari, Gagas Aplikasi Reblood, Selamatkan Nyawa Berbekal TI - Program Studi Sains Komunikasi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Leonika Sari, Gagas Aplikasi Reblood, Selamatkan Nyawa Berbekal TI - Program Studi Sains Komunikasi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Leonika Sari Njoto Boedioetomo menuangkan kepedulian sosialnya lewat kemampuan teknologi. Dia membuat aplikasi yang mempermudah proses donor darah. Kiprahnya membuat dia masuk daftar bergengsi Forbes 30 Under 30 Asia. TIDAK\u00a0banyak orang yang tahu prosedur mendonorkan darah. Padahal, kegiatan itu memiliki banyak manfaat. Selain mampu menolong nyawa orang lain, mendonorkan darah berguna untuk kesehatan diri sendiri. [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Program Studi Sains Komunikasi\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-03-22T23:09:04+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Hermanto SS, M.Pd\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Hermanto SS, M.Pd\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/\"},\"author\":{\"name\":\"Hermanto SS, M.Pd\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/#\/schema\/person\/938c00391bd66128c621e9337676c735\"},\"headline\":\"Leonika Sari, Gagas Aplikasi Reblood, Selamatkan Nyawa Berbekal TI\",\"datePublished\":\"2018-03-22T23:09:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/\"},\"wordCount\":530,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"articleSection\":[\"Alumni\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/\",\"name\":\"Leonika Sari, Gagas Aplikasi Reblood, Selamatkan Nyawa Berbekal TI - Program Studi Sains Komunikasi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"datePublished\":\"2018-03-22T23:09:04+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/#\/schema\/person\/938c00391bd66128c621e9337676c735\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/#primaryimage\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Leonika Sari, Gagas Aplikasi Reblood, Selamatkan Nyawa Berbekal TI\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/\",\"name\":\"Program Studi Sains Komunikasi\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/#\/schema\/person\/938c00391bd66128c621e9337676c735\",\"name\":\"Hermanto SS, M.Pd\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1fa349cab4b9719b96e443ed5e66fe90cc4a04bb037604bbfaffd3b4c353a9e8?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1fa349cab4b9719b96e443ed5e66fe90cc4a04bb037604bbfaffd3b4c353a9e8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Hermanto SS, M.Pd\"},\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/author\/hermanto\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Leonika Sari, Gagas Aplikasi Reblood, Selamatkan Nyawa Berbekal TI - Program Studi Sains Komunikasi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Leonika Sari, Gagas Aplikasi Reblood, Selamatkan Nyawa Berbekal TI - Program Studi Sains Komunikasi","og_description":"Leonika Sari Njoto Boedioetomo menuangkan kepedulian sosialnya lewat kemampuan teknologi. Dia membuat aplikasi yang mempermudah proses donor darah. Kiprahnya membuat dia masuk daftar bergengsi Forbes 30 Under 30 Asia. TIDAK\u00a0banyak orang yang tahu prosedur mendonorkan darah. Padahal, kegiatan itu memiliki banyak manfaat. Selain mampu menolong nyawa orang lain, mendonorkan darah berguna untuk kesehatan diri sendiri. [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/","og_site_name":"Program Studi Sains Komunikasi","article_published_time":"2018-03-22T23:09:04+00:00","author":"Hermanto SS, M.Pd","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Hermanto SS, M.Pd","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/"},"author":{"name":"Hermanto SS, M.Pd","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/#\/schema\/person\/938c00391bd66128c621e9337676c735"},"headline":"Leonika Sari, Gagas Aplikasi Reblood, Selamatkan Nyawa Berbekal TI","datePublished":"2018-03-22T23:09:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/"},"wordCount":530,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","articleSection":["Alumni"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/","name":"Leonika Sari, Gagas Aplikasi Reblood, Selamatkan Nyawa Berbekal TI - Program Studi Sains Komunikasi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","datePublished":"2018-03-22T23:09:04+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/#\/schema\/person\/938c00391bd66128c621e9337676c735"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/#primaryimage","url":"","contentUrl":""},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/en\/2018\/03\/23\/leonika-sari-gagas-aplikasi-reblood-selamatkan-nyawa-berbekal-ti\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Leonika Sari, Gagas Aplikasi Reblood, Selamatkan Nyawa Berbekal TI"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/#website","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/","name":"Program Studi Sains Komunikasi","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/#\/schema\/person\/938c00391bd66128c621e9337676c735","name":"Hermanto SS, M.Pd","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1fa349cab4b9719b96e443ed5e66fe90cc4a04bb037604bbfaffd3b4c353a9e8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1fa349cab4b9719b96e443ed5e66fe90cc4a04bb037604bbfaffd3b4c353a9e8?s=96&d=mm&r=g","caption":"Hermanto SS, M.Pd"},"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/author\/hermanto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/414","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/wp-json\/wp\/v2\/users\/444"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=414"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/414\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=414"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=414"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/sainskom\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=414"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}