Kelautan

Kelautan

Riset Multidisiplin untuk Mengatasi Permasalahan Kelautan di Indonesia

Pusat Studi Kelautan merupakan sebuah pusat penelitian di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITS. Pusat studi ini melakukan penelitian multidisplin terkait dengan ilmu dan teknologi kelautan untuk memberikan sumbangsih dalam memecahkan permasalahan nasional.

Pusat Studi Kelautan berada di Gedung Research Center ITS di Lantai 6. Fasilitas ruang kantor terdiri dari dua ruangan untuk pimpinan, ruangan besar untuk para peneliti dan mahasiswa, serta satu ruang rapat. Untuk fasilitas laboratorium, Pusat Studi Kelautan berkoordinasi dengan laboratorium-laboratorium terkait di bawah departemen yang berbeda.

 

Kegiatan riset di Pusat Studi Kelautan difokuskan untuk menjawab permasalahan nasional bidang ilmu dan teknologi kelautan. Di antaranya adalah:

  • Ketahanan pangan dan perikanan
  • Pertahanan dan keamanan
  • Energi laut terbarukan
  • Transportasi laut
  • Pengelolaan pesisir dan pulau-pulau kecil
  • Sumber daya laut non-renewable

Beberapa topik penelitian yang dilakukan di Pusat Studi Kelautan adalah sebagai berikut:

1. Pengembangan Desain Lambung Kapal dan Produksi Kapal Standar

  • Pemetaan model spektrum gelombang laut untuk wilayah perairan Indonesia
  • Pengembangan model analitik dan numerik perhitungan hambatan, dinamika dan kekuatan struktur kapal
  • Pengembangan desain lambung kapal mono hull dan multi hull
  • Pengembangan standar komponen kapal dalam sistem produksi kapal di Indonesia
  • Pengembangan dan penerapan material baru untuk konstruksi kapal
  • Pengembangan peraturan standar konstruksi untuk kapal kecil (non konvensional)

2. Pengembangan Teknologi Sistem dan Alutsista Pertahanan dan Keamanan Laut

  • Pengembangan konsep desain kapal perang permukaan dan kapal selam
  • Pengembangan kapal selam mini untuk misi pengintaian
  • Pengembangan sistem persenjataan dan sistem kendali kapal perang
  • Pengembangan teknologi siluman (stealth technology) kapal perang
  • Pengembangan sistem dan teknologi komunikasi bawah air

3. Pengembangan Teknologi Eksplorasi dan Eksploitasi Sumber Daya Laut di Lepas Pantai

  • Pengembangan model numerik dan eksperimen untuk analisis struktur bangunan lepas pantai
  • Pengembangan sistem produksi dan instalasi bangunan lepas pantai
  • Pengembangan sistem monitoring, inspeksi dan perawatan struktur bangunan lepas pantai
  • Pengembangan model hidrodinamika interaksi fluida dengan bangunan lepas pantai
  • Pengembangan model optimasi dan reliability dalam disain bangunan lepas pantai
  • Pengembangan teknologi untuk eksplorasi dan eksploitasi sumber daya alam di laut dalam
  • Pengembangan sistem pembangkit listrik energi laut (gelombang, arus, pasut, panas laut)
  • Pengembangan wahana laut-maju yang efisien sebagai pendukung integrasi kepulauan
  • Pengembangan teknologi untuk penangkapan, budidaya dan pengelolaan ikan yang ramah lingkungan

4. Pengembangan Rekayasa Pantai dan Lingkungan Laut

  • Pengembangan model hidrodinamika gelombang, arus, sedimen transport dan pencemaran laut
  • Pengembangan model mekanika scouring dan penanggulangannya untuk struktur pantai dan lepas pantai
  • Pengembangan bangunan pantai ramah lingkungan
  • Pengembangan penataan ruang pantai dan pesisir
  • Mitigasi dan adaptasi bencana diwilayah pesisir dan marine geo-hazards
  • Pengembangan Artificial Reef (AR) untuk rehabilitasi ekosistem
  • Pengembangan produk perikanan dan biota laut untuk pangan dan kesehatan

5. Pengembangan Sistem Propulsi yang Efisien dan Ramah Lingkungan

  • Pengembangan propeller dengan berbagai tipe
  • Pengembangan mesin kapal yang hemat bahan bakar dan rendah emisi
  • Pengembangan mesin kapal yang berbahan bakar nabati/gas.
  • Pengembangan linear engine untuk mesin kapal.
  • Pengembangan sistem propulsi hybrid (layar dan motor solar cell)
  • Pengembangan otomasi sistem dan permesinan kapal

6. Studi Kehandalan Sistem dan Permesinan serta Keselamatan Kapal

  • Pengembangan teknologi AIS (Automatic Identification System) dan penerapannya.
  • Simulasi marine hazard untuk mitigasi hazard
  • Studi aspek stabilitas pada keselamatan kapal
  • Studi statutori untuk peningkatan keselamatan kapal

7. Model Pengembangan Konektivitas Maritim Indonesia

  • Pengembangan model transportasi terpadu Sistem Transportasi Terpadu (Integrated Transport Planning)
  • Pengembangan desain konseptual infrastruktur maritim (kapal, pelabuhan, logistik)
  • Pengembangan model modernisasi pelayaran rakyat dan pelabuhan rakyat
  • Pengembangan infrastruktur maritim berkelanjutan (sustainable maritime infrastructure)
  • Pengembangan konektivitas Hinterland pelabuhan

8. Pengembangan Telematika dan Logistik Maritim Indonesia

  • Pengembangan konsep digital island
  • Pengembangan pusat data maritim terpadu (maritime information center)
  • Pengembangan piranti operasi industri logistik maritim
  • Pengembangan green logistics pada bidang maritim

Bidang yang menjadi unggulan di Pusat Studi Kelautan adalah desain keramba jaring apung (KJA) untuk mendukung budidaya ikan di lepas pantai (offshore aquaculture). Pertimbangannya adalah masih minimnya pengembangan offshore aquaculture di Indonesia padahal mempunyai potensi yang sangat besar untuk berkontribusi pada ketahanan pangan nasional di bidang perikanan. Di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Norwegia, Jepang, Tiongkok, dan Rusia, pengembangan offshore aquaculture ini telah dilakukan dengan serius sehingga bisa menjadi sumber devisa non-migas yang cukup signifikan. Dengan bidang unggulan ini diharapkan ITS menjadi perguruan tinggi yang terdepan di Indonesia dalam pengembangan offshore aquaculture.

Tahun 2017 tim peneliti di bawah Pusat Studi Kelautan telah menghasilkan desain struktur untuk budidaya ikan tuna lepas pantai yang dinamakan dengan “Ocean Farm-ITS”. Konsep desain sangat inovatif karena menggabungkan budidaya ikan dan hotel terapung untuk wisata bahari.

Diharapkan pada tahun 2018 prototipe “Ocean Farm-ITS” akan diujicobakan dalam sebuah proyek percontohan (pilot project) di lingkungan sebenarnya di perairan selatan Pulau Jawa untuk melihat karakteristik gerakan struktur terapung secara riil dan pola budidaya ikan tuna yang berkesinambungan.

Di samping itu, sedang dikembangkan perencanaan model bisnis dan pemasarannya serta studi kelayakan. Diharapkan pengelolaan budidaya lepas pantai ini bisa menggandeng masyarakat nelayan lokal sehingga bisa meningkatkan taraf ekonomi.

Tahun 2019-2020, produk Ocean Farm-ITS” bisa diluncurkan ke pasar dalam bentuk beberapa paket bisnis, yaitu budidaya ikan tuna beserta fasilitas pendukungnya dan hotel terapung untuk wisata bahari.

Berikut adalah daftar publikasi dari hasil penelitian unggulan dana lokal ITS 2017 di Pusat Studi Kelautan:

  • Kriyo Sambodho, Muhammad Zikra, Nurul F Yunita, Nur Syahroni  (2017), “Variability of Sea Surface Chlorophyll and Temperature Using Remote Sensing to Support Marine Aquaculture in Indonesia”, International Journal of Civil Engineering and Technology (IJCIET), Volume 8, Issue 8, August 2017, pp. 1256–1263, Article ID: IJCIET_08_08_135, Published in IAEME Publication (Scopus indexed).
  • Nur Syahroni , Yeyes Mulyadi, M. Zikra, Kriyo Sambodho, Handayanu, Imam Rochani, Sholihin, and Vilda Ariviana (2017), “Design and Structural Strength Analysis of SeaStation Offshore Aquaculture Cage for Indonesian Open Sea” Proceeding of The 5th International Seminar on Ocean and Coastal Engineering, Environmental and Natural Disaster Management (ISOCEEN), 8 November 2017, Swiss-Bellin Hotel, Surabaya. IOP Conference Series (Scopus indexed)
  • Nur Syahroni , Yeyes Mulyadi, M. Zikra, Kriyo Sambodho, Handayanu, Imam Rochani, Sholihin, and Angga Baskara (2017), “Design and Structural Strength Analysis of Farmocean Semi-Submersible Offshore Aquaculture Cage for Indonesian Open Sea”, Proceeding of The 5th International Seminar on Ocean and Coastal Engineering, Environmental and Natural Disaster Management (ISOCEEN), 8 November 2017, Swiss-Bellin Hotel, Surabaya, IOP Conference Series (Scopus indexed)
  • Nur Syahroni , Yeyes Mulyadi, M. Zikra, Kriyo Sambodho, and Yani Nurita Purnawanti (2018), “Analysis of Static Structural of Ocean FarmITS Offshore Cage due to Environmental Load”,  the draft paper will be submitted to: Journal of Applied Aquaculture, Taylor and Francis (Scopus indexed).
  • Yeyes Mulyadi, M. Rino Athoillah, and Nur Syahroni (2017), “Offshore Aquaculture Cage Design Innovation for Indonesian Sea Water”, Proceeding of The 5th International Seminar on Ocean and Coastal Engineering, Environmental and Natural Disaster Management (ISOCEEN), 8 November 2017, Swiss-Bellin Hotel, Surabaya, IOP Conference Series (Scopus indexed)
  • Yeyes Mulyadi (2017),”Development of Eco-friendly Aquaculture Design for Lobster Cultivation”, accepted in the International Journal of Applied Engineering Research (IJAER).
  • Haryo D. Armono, Mahaputra, B.G., and M. Zikra, “The Usage of Geographical Information System in the Selection of Floating Cage Location for Aquaculture at Prigi Bay, Trenggalek Regency, East Java, Proceeding of The 5th International Seminar on Ocean and Coastal Engineering, Environmental and Natural Disaster Management (ISOCEEN), 8 November 2017, Swiss-Bellin Hotel, Surabaya. IOP Conference Series (Scopus indexed)
  • Putu Dana Karningsih, Dewanti Anggrahini, Nani Kurniati, Mokh Suef, Aditya Rahadian Fachrur, Nur Syahroni (2017), “Mapping risks in Supply Chain Tuna”, Proceeding of  The International Conference on Industrial and System Engineering (ICONISE) 29-31 Agustus 2017, Denpasar, Bali. IOP Conference Series (Scopus indexed)
  • Dewanti Anggrahini, Nani Kurniati, Putu Dana Karningsih, Syarif Mabe Parenreng (2017), “Readiness Assessment Towards Smart Manufacturing System for Tuna Processing industry in Indonesia”, Proceeding of  The International Conference on Industrial and System Engineering (ICONISE) 29-31 Agustus 2017, Denpasar, Bali. IOP Conference Series (Scopus indexed)
  • Putu Dana Karningsih, Dewanti Anggrahini, Nani Kurniati, Mokh Suef, Aditya Rahadian Fachrur, Olivia Pradany, Nur Syahroni (2018), ” A Framework of Supply Chain Risk Identification and Assessment fo Tuna” Proceeding of the 8th International Conference on Industrial Engineering and Operations Management in Bandung, Indonesia during March 6-8, 2018 (Scopus indexed)
  • Dewi Hidayati, Anis Almaidah,  Nova Maulidina,  Noor Nailis Saa’adah, Nurul Jadid, Awik Puji D.N,  Edwin Setiawan, and Nurlita Abdulgani (2017),“The Relation of Body Size-Diet Composition in Skipjack Tuna (Katsuwonus pelamis) from Sendang Biru Waters, Indian Ocean-Indonesia”,  Proceeding The 11th Korea-ASEAN Joint Symposium on Biomass Utilization and Renewable Energy: Integration of Agriculture and Biotechnology, Bangkok Thailand, 19 -22 Juli 2017.
  • Dewi Hidayati, Rajib Herlambang, Nurul Jadid , Noor Nailis Sa’Adah, Nova Maulidina, AwikPuji DN (2017),“Potential of Yellowfin Tuna Catch in East Java-Indian Ocean Based on Length Frequency and Age Distribution” Proceeding of the International Conference On Mathematics and Natural Sciences 2017 (IConMNS), Bali tanggal 6-7 September 2017, IOP Conference Series (Scopus indexed) (status under review)

Beberapa kegiatan sosial yang dilakukan tim peneliti Pusat Studi Kelautan ITS adalah sebagai berikut:

1. Focus Group Discussion (FGD)
2. Pelatihan Peningkatan Kapasitas Masyarakat Nelayan Desa Prigi Kab. Trenggalek 7 Nopember 2017
3. Penerbitan tiga buah buku serial dengan topik Nearshore Aquaculture:

  • Yeyes Mulyadi, Nur Syahroni, Kriyo Sambodho, Muhammad Zikra dan Haryo D. Armono (2017), “Kerambah Jaring Apung Tradisional untuk Budidaya Ikan dan Lobster”, Pusat Studi Kelautan LPPM ITS, Surabaya.
  • Dewi Hidayati dan Nova Maulidina A. (2017), “Kerambah Jaring Apung, Teknik Budidaya dan Penanganan Penyakit”, Pusat Studi Kelautan LPPM ITS, Surabaya.
  • Putu Dana K., Aditya Rahadian F., Dewanti Anggraini, Nani Kurniati dan Mokh. Sueb (2017), “Kerambah Jaring Apung, Manajemen Usaha dan Strategi pemasaran”, Pusat Studi Kelautan LPPM ITS, Surabaya.

 

Kepala Pusat Studi Kelautan
Nur Syahroni, PhD. (Material dan Struktur Bangunan Laut)

Anggota Peneliti
Dr. Yeyes Mulyadi (Operasi Kelautan)
Dr. Kriyo Sambodho (Geoteknik Kelautan)
Dr. Muhammad Zikra (GIS dan Lingkungan Laut)
Dr. Haryo D.A. (Perlindungan Pantai)
Putu Dana K., PhD. (Manajemen Rantai Pasok)
Dr. Dewi Hidayati (Biologi Laut)
Aditya R.F., S.Si., MMT. (Asisten Peneliti)
Syamsul A., S.Si. (Asisten Peneliti)
Yusak Kurniawan, ST. (Mahasiswa Magister)
M. Rino A., ST. (Mahasiswa Magister)
Yani Nurita, ST. (Mahasiswa Magister)
M. Hafidz (Mahasiswa Sarjana)
Vilda (Mahasiswa Sarjana)
Angga (Mahasiswa Sarjana)

Beberapa mitra Pusat Studi Kelautan dalam melakukan penelitian adalah sebagai berikut:

  • PT. Floaton Bahari Indonesia
  • Dinas Perikanan Kabupaten Trenggalek
  • Balai Besar Riset Budidaya Laut dan Penyuluhan Perikanan (BBRBLPP) Gondol, Kab Buleleng, Bali

Pusat Studi Kelautan LPPM ITS
Gedung Pusat Riset Lt. 6
Jl. ITS Raya, Kampus ITS
Keputih, Sukolilo, Surabaya
Indonesia 60111
Telp.: +62 31 5953759
Fax : +62 31 5955793
email: kapusdi.kelautan@its.ac.id

Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image

Informasi mengenai

Butuh Bantuan?

Silakan hubungi kami di sini:

Dukung kami!

Silakan klik tautan di bawah untuk mendukung.

Beranda > Riset > Fokus Riset > Kelautan