{"id":3440,"date":"2019-01-01T09:04:10","date_gmt":"2019-01-01T02:04:10","guid":{"rendered":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/?p=3440"},"modified":"2019-02-22T09:20:20","modified_gmt":"2019-02-22T02:20:20","slug":"kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/","title":{"rendered":"Kuliah Tamu &#8220;KOTAKU&#8221; &#8211; Oktober 2017"},"content":{"rendered":"<p>Kuliah Tamu di jurusan PWK oleh Tim Kotaku, diisi oleh Tim Leader Propinsi Jawa Timur, . Kuliah tamu ini membahas tentang pernana Kotaku dalam menuntaskan permasalhan permukiman Kumuh yang ada di Indonesia, khususnya Jawa Timur. Kotaku sudah terdapat di 36 kabupaten kota di Jawa Timur, kecuali Ngawi dan Sampang dan sebanyak 1857 kelurahan desa.<br \/>\nDalam diskusi ini beliau menerangkan tentang seluk beluk proses dan program-program kotaku. Proses yang berlangsung dalam Kotaku ini adalah mengajak relawan, mengikutsertakan peranan masyrakat, kemudian membuat dokumen survey yang dijadikan untuk rujukan dalam pengembangan aternatif \u2013alternatif yang sesuai. Tujuannya adalah menciptakan akses infrastruktur dan pelayanan dasar yang layak huni, produktif dan berkelanjutan. Pelaku-pelaku dalam kotaku meliputi pemerintah, masyrakat dan akademisi. Terdapat tujuh inidikator penilaian kumuh yaitu drainase, sampah, sanitai, keteraturan bangunan, jalan, air bersih dan kebakaran yang kemudian dipecah lagi menjadi 19 kriteria.<br \/>\nLatar belakang munculnya urgensi penanganan permukiman kumuh ini tertuang pada uud 1945 yang menjelaskan bahwa semua penduduk berhak mendapatkan tempat tinggal Pasal 28 H ayat 1. Hal ini juga terdapat dalam kebijakan presiden yang tertuang dalam RPMJN 2014-2019. Gerakan ini yang terkenal adalah 100 0 100. Yaitu 100 air berish, 0 permukiman kumuh, dan 100 sanitasi. Targetnya, pada tahun 2019, terdapat 0 kawasan permukiman kumuh di Indonesia. Oleh karena itu, untuk mewujudkannya, pemerintah memerlukan bantuan dan partisipasi dari semua pihak yang terlibat di dalamnya. Tujuan akhirnya adalah meningkatkan akses infrastruktur pelayanan dasar dan mengurangi kekumuhan dengan tujuan antar adalah mengurangi kawasan kumuh, pokja perumahan dan permukiman yang teridiri dari lintas dinas dan sector swasta, meningkatnya penghasila masyrakat, terlaksana aturan bersama sehingga perilaku masyrakat menjadi lebih baik.<br \/>\nStrategi yang dikembangkan adalah kolaborasi semua pihak, meningkatkan kapasitas, partisipatif, memsasukkan ke dalam RPJM, meningkatkan akses terhadap pelayan dasar lingkungan, advokasi, mengubah perilaku masyarakat ke arah yang positif. Perubahan ini nyta harus dipelopori oleh masyarakat itu sendiri dalam menciptkan permukiman yang bebas kumuh. Prinsip yang dikembangkan adalah menyusun dokumen partisipatif dokumen rencana aksi bangunan, lingkungan, permukiman. Sinkronisasi pendekatan perencanaan, tata kelola yang baik, investai. Komponen program adalah pembangunan kelembagaan dan kebijakan, integrasi perencanaan dalam interaksi dan musyawarah bersama masyarakt, peningkatan kualitas infrastruktur, dukungan pelaksanaan dan teknis, dukungan untuk kondisi darurat bencana.<br \/>\nPada tingkat kelurahan akan dihasilkan recana strategis sedangkan di tingkat kota menghasilkan musrembang. Dokumen yang dihasilkan pada tingkt kota dalah RP2KPKP dan pada tingkat kelurahan dokumennya adakah RPLP. Prioritas yang ditetapkan PU untuk diintervensi penangan kota kumuh yaitu Gresik, Tulungagung, Sidoarjo, Malang, Surabaya. Kota ini didapatkan dari data base line survey tahun 2015 yang menjadi rujukan penetapan lokasi kumuh. Juga terdapat klasifikasi dari tingkat kekumuhan yaitu kumuh berat, sedang, ringan.<br \/>\nIntervensi bisa dalam bentuk pemugaran bangunan oleh pemerintah daerah. Bisa juga melakukan peremajaan di tanah yang legal, atau perumahan kembali dalam bentuk rusunanwa rusunami. Contoh di Aceh paska tsunami dibentuk komunitas untuk membangun rumah yang sesuai dengan lembaga donor. Sehingga dari satu lembaga donor tersebut, akan mempunyai kemiripan bangunannya. Tahap pengelolaan akan membuat masyarakat mau menjaga fasilitas yang sudah dibangun agar tetap baik kondisinya. Namun dalam praktik pelaksanaanya, ternyata tidak cukup hanya dengan membangun infrastuktur, namun harus merubah pola perilaku masyrakat sehingga bisa memanfaatkan infrastruktur yang sudah dibangun.<br \/>\nPerencanaan yang dilakukan adalah partisipatif, yaitu perencanaan nyang melibatkan peran serta masyarakat dan pemerintah daerah. Dalam hal ini masyarakat mampu mengusulkan apa ynag menjadi kebutuhannya. Dari segi pembiayaan menggunakan BDI yaitu Bantuan Dana Investasi. Target yang diinginkan dari kotaku ini adalah 0% kumuh pada tahun 2019.<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-3447 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4730-550x367.jpg\" alt=\"\" width=\"550\" height=\"367\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4730-550x367.jpg 550w, https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4730-550x367-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4730-550x367-355x237.jpg 355w\" sizes=\"(max-width: 550px) 100vw, 550px\" \/> <img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-3446 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4729-550x367.jpg\" alt=\"\" width=\"550\" height=\"367\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4729-550x367.jpg 550w, https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4729-550x367-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4729-550x367-355x237.jpg 355w\" sizes=\"(max-width: 550px) 100vw, 550px\" \/> <img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-3445 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4728-550x367.jpg\" alt=\"\" width=\"550\" height=\"367\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4728-550x367.jpg 550w, https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4728-550x367-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4728-550x367-355x237.jpg 355w\" sizes=\"(max-width: 550px) 100vw, 550px\" \/> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-3444 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4724-550x367.jpg\" alt=\"\" width=\"550\" height=\"367\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4724-550x367.jpg 550w, https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4724-550x367-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4724-550x367-355x237.jpg 355w\" sizes=\"(max-width: 550px) 100vw, 550px\" \/> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-3443 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4721-550x367.jpg\" alt=\"\" width=\"550\" height=\"367\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4721-550x367.jpg 550w, https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4721-550x367-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4721-550x367-355x237.jpg 355w\" sizes=\"(max-width: 550px) 100vw, 550px\" \/> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-3441 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4707-550x367.jpg\" alt=\"\" width=\"550\" height=\"367\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4707-550x367.jpg 550w, https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4707-550x367-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4707-550x367-355x237.jpg 355w\" sizes=\"(max-width: 550px) 100vw, 550px\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kuliah Tamu di jurusan PWK oleh Tim Kotaku, diisi oleh Tim Leader Propinsi Jawa Timur, . Kuliah tamu ini membahas tentang pernana Kotaku dalam menuntaskan permasalhan permukiman Kumuh yang ada di Indonesia, khususnya Jawa Timur. Kotaku sudah terdapat di 36 kabupaten kota di Jawa Timur, kecuali Ngawi dan Sampang dan sebanyak 1857 kelurahan desa. Dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":124,"featured_media":3442,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[45,56],"tags":[63],"class_list":["post-3440","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-kuliahtamu","tag-kuliah-tamu"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kuliah Tamu &quot;KOTAKU&quot; - Oktober 2017 - Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kuliah Tamu &quot;KOTAKU&quot; - Oktober 2017 - Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kuliah Tamu di jurusan PWK oleh Tim Kotaku, diisi oleh Tim Leader Propinsi Jawa Timur, . Kuliah tamu ini membahas tentang pernana Kotaku dalam menuntaskan permasalhan permukiman Kumuh yang ada di Indonesia, khususnya Jawa Timur. Kotaku sudah terdapat di 36 kabupaten kota di Jawa Timur, kecuali Ngawi dan Sampang dan sebanyak 1857 kelurahan desa. Dalam [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/pwkits\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-01-01T02:04:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-02-22T02:20:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4713-1024x683.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"683\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin-Perancanaan Wilayah Kota\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@pwkits\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@pwkits\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin-Perancanaan Wilayah Kota\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin-Perancanaan Wilayah Kota\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/#\/schema\/person\/8ffb94d3284e084efa8fb5e298495cf6\"},\"headline\":\"Kuliah Tamu &#8220;KOTAKU&#8221; &#8211; Oktober 2017\",\"datePublished\":\"2019-01-01T02:04:10+00:00\",\"dateModified\":\"2019-02-22T02:20:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/\"},\"wordCount\":546,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4713-1024x683.jpg\",\"keywords\":[\"kuliah tamu\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Kuliah Tamu\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/\",\"name\":\"Kuliah Tamu \\\"KOTAKU\\\" - Oktober 2017 - Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4713-1024x683.jpg\",\"datePublished\":\"2019-01-01T02:04:10+00:00\",\"dateModified\":\"2019-02-22T02:20:20+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4713-1024x683.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4713-1024x683.jpg\",\"width\":1024,\"height\":683},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kuliah Tamu &#8220;KOTAKU&#8221; &#8211; Oktober 2017\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/\",\"name\":\"Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota\",\"description\":\"Institut Teknologi Sepuluh Nopember\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/#organization\",\"name\":\"Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2018\/03\/Logo-PWK-Biru-Transparan-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2018\/03\/Logo-PWK-Biru-Transparan-1.png\",\"width\":628,\"height\":804,\"caption\":\"Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/pwkits\",\"https:\/\/x.com\/pwkits\",\"https:\/\/instagram.com\/pwkits\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/#\/schema\/person\/8ffb94d3284e084efa8fb5e298495cf6\",\"name\":\"Admin-Perancanaan Wilayah Kota\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b1dec148a2717084412bad5ced9fc1301835db8a410cfc576868f959cd2bea6b?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b1dec148a2717084412bad5ced9fc1301835db8a410cfc576868f959cd2bea6b?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin-Perancanaan Wilayah Kota\"},\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/author\/pwkadmin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kuliah Tamu \"KOTAKU\" - Oktober 2017 - Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kuliah Tamu \"KOTAKU\" - Oktober 2017 - Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota","og_description":"Kuliah Tamu di jurusan PWK oleh Tim Kotaku, diisi oleh Tim Leader Propinsi Jawa Timur, . Kuliah tamu ini membahas tentang pernana Kotaku dalam menuntaskan permasalhan permukiman Kumuh yang ada di Indonesia, khususnya Jawa Timur. Kotaku sudah terdapat di 36 kabupaten kota di Jawa Timur, kecuali Ngawi dan Sampang dan sebanyak 1857 kelurahan desa. Dalam [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/","og_site_name":"Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/pwkits","article_published_time":"2019-01-01T02:04:10+00:00","article_modified_time":"2019-02-22T02:20:20+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":683,"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4713-1024x683.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin-Perancanaan Wilayah Kota","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@pwkits","twitter_site":"@pwkits","twitter_misc":{"Written by":"Admin-Perancanaan Wilayah Kota","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/"},"author":{"name":"Admin-Perancanaan Wilayah Kota","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/#\/schema\/person\/8ffb94d3284e084efa8fb5e298495cf6"},"headline":"Kuliah Tamu &#8220;KOTAKU&#8221; &#8211; Oktober 2017","datePublished":"2019-01-01T02:04:10+00:00","dateModified":"2019-02-22T02:20:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/"},"wordCount":546,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4713-1024x683.jpg","keywords":["kuliah tamu"],"articleSection":["Berita","Kuliah Tamu"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/","name":"Kuliah Tamu \"KOTAKU\" - Oktober 2017 - Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4713-1024x683.jpg","datePublished":"2019-01-01T02:04:10+00:00","dateModified":"2019-02-22T02:20:20+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4713-1024x683.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2019\/02\/IMG_4713-1024x683.jpg","width":1024,"height":683},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/kuliah-tamu-kotaku-oktober-2017\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kuliah Tamu &#8220;KOTAKU&#8221; &#8211; Oktober 2017"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/#website","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/","name":"Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota","description":"Institut Teknologi Sepuluh Nopember","publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/#organization","name":"Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2018\/03\/Logo-PWK-Biru-Transparan-1.png","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-content\/uploads\/sites\/35\/2018\/03\/Logo-PWK-Biru-Transparan-1.png","width":628,"height":804,"caption":"Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/pwkits","https:\/\/x.com\/pwkits","https:\/\/instagram.com\/pwkits"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/#\/schema\/person\/8ffb94d3284e084efa8fb5e298495cf6","name":"Admin-Perancanaan Wilayah Kota","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b1dec148a2717084412bad5ced9fc1301835db8a410cfc576868f959cd2bea6b?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b1dec148a2717084412bad5ced9fc1301835db8a410cfc576868f959cd2bea6b?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin-Perancanaan Wilayah Kota"},"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/author\/pwkadmin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3440","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-json\/wp\/v2\/users\/124"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3440"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3440\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3448,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3440\/revisions\/3448"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3442"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3440"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3440"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/pwk\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3440"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}