{"id":97670,"date":"2024-12-27T11:23:46","date_gmt":"2024-12-27T04:23:46","guid":{"rendered":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?p=97670"},"modified":"2025-03-18T15:10:17","modified_gmt":"2025-03-18T08:10:17","slug":"second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/","title":{"rendered":"Second Account, Fenomena Ruang Pribadi di Dunia Publik"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_97671\" aria-describedby=\"caption-attachment-97671\" style=\"width: 770px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-97671\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/12\/fenomena-second-account-instagram.jpg\" alt=\"fenomena second account (sumber: Kompassiana.com)\" width=\"770\" height=\"433\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/12\/fenomena-second-account-instagram.jpg 770w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/12\/fenomena-second-account-instagram-300x169.jpg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/12\/fenomena-second-account-instagram-768x432.jpg 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/12\/fenomena-second-account-instagram-355x200.jpg 355w\" sizes=\"(max-width: 770px) 100vw, 770px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-97671\" class=\"wp-caption-text\">Fenomena second account (sumber: Kompassiana.com)<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p><b>Kampus ITS, Opini \u2014\u00a0<\/b><span style=\"font-weight: 400\">Dengan kemajuan teknologi di era modern ini, media sosial kini telah menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari. Semua orang berlomba-lomba menampilkan sisi sempurnanya di ruang publik. Namun, banyak juga yang memilih untuk menyembunyikan aspek pribadi mereka di balik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">second account.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> Lalu, seberapa penting <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">second account<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> bagi penggunanya?<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menurut jurnal <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Motif Penggunaan Second Account Instagram Sebagai Media Interaksi Diri (Studi Kepada Mahasiswa Ilmu Komunikasi Tahun 2019 Universitas Mulawarman <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">oleh Sarah Maulida, dijelaskan bahwa menjamurnya tren <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">second account<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ini didorong oleh pengaruh teman sebaya. Seolah ketika seseorang membuka pintu yang lain berbondong-bondong masuk, hal tersebut yang menyebabkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">second account<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> menjadi tren populer di kalangan pengguna sosial media.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Lebih lanjut, tren memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">second account<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> juga memicu munculnya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Fear of Missing Out<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (FOMO). Hal ini disebabkan karena generasi sekarang lebih rentan terhadap tekanan sosial dan lebih eksploratif dalam membentuk identitas digital mereka. Akibatnya, banyak individu terdorong untuk ikut membuat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">second account<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> agar tetap menjadi bagian dari dinamika sosial yang sedang berlangsung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Walaupun penggunaan akun kedua dapat didasari dari adanya tekanan sosial, tetapi tidak jarang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">second account<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> digunakan sebagai sarana memisahkan kehidupan publik dari sisi pribadi di dunia digital. Dengan cara tersebut, pengguna dapat lebih bebas mengekspresikan diri dan berinteraksi dengan orang-orang tertentu. Hal ini dapat terlihat dari konten yang cenderung lebih banyak dan berbeda dengan apa yang terdapat di akun utama.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_97672\" aria-describedby=\"caption-attachment-97672\" style=\"width: 1200px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-97672\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/12\/6718b00d2abd8.jpg\" alt=\"orang menggunakan dua akun yang berbeda untuk berinteraksi di dunia maya\" width=\"1200\" height=\"800\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/12\/6718b00d2abd8.jpg 1200w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/12\/6718b00d2abd8-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/12\/6718b00d2abd8-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/12\/6718b00d2abd8-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/12\/6718b00d2abd8-355x237.jpg 355w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-97672\" class=\"wp-caption-text\">Ilustrasi orang menggunakan dua akun yang berbeda untuk berinteraksi di dunia maya (sumber: rakyasulbat.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dilansir melalui jurnal <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Fenomena Second Account Oleh Mahasiswa Pada Media Sosial Instagram<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, Jihan Salma M melampirkan bahwa akun kedua ini muncul sebagai solusi bagi mereka yang ingin memiliki ruang pribadi di dunia maya. Biasanya, akun ini memiliki nama pengguna yang berbeda dan lingkaran pertemanan yang lebih terbatas. Dengan lingkaran pertemanan yang lebih terbatas, pengguna berbagi cerita pribadi tanpa takut akan gosip atau rumor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Melalui penelitian yang dilakukan, Jihan menjelaskan bahwa akun tersebut seringkali digunakan untuk mengekspresikan sisi lain dari kepribadian seseorang. Banyak pengguna merasa akun utama telah menjadi etalase yang mencerminkan citra yang lebih formal. Di sisi lain, akun kedua menjadi pelarian bagi pengguna untuk mengekspresikan diri tanpa harus memikirkan pandangan orang lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selain itu, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">second account<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> kerap kali ditemukan dalam keadaan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> private<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Di mana pengguna <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">second account<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dapat mengontrol siapa saja yang dapat melihat konten mereka. Dengan cara ini, pengguna dapat menghindari konflik dalam lingkaran pertemanan terdekat mereka, sehingga menciptakan lingkungan online yang lebih aman dan terkendali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Walaupun dengan banyak kelebihan tersebut, tidak dapat dipungkiri keberadaan akun ganda ini juga dapat memicu kecenderungan menutup diri. Terlalu fokus pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">second account<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sebagai ruang pribadi bisa membuat seseorang menjadi lebih tertutup dan enggan untuk berinteraksi secara terbuka dengan orang lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kecenderungan ini semakin diperkuat karena seringkali pengguna memanfaatkan akun kedua untuk mencurahkan semua perasaan dan pikiran di akun kedua. Kebiasaan tersebut dapat berdampak\u00a0 pengguna merasa lebih nyaman berinteraksi melalui teks daripada tatap muka. akibatnya, seseorang bisa mengalami kesulitan beradaptasi dengan situasi sosial dan merasa tidak percaya diri ketika berinteraksi dengan orang lain secara langsung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada akhirnya, fenomena second account ini mencerminkan dinamika antara kebutuhan privasi, ekspresi diri, dan tekanan sosial di era digital ini. Di satu sisi, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">second account<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> menawarkan ruang bebas berekspresi, namun juga tidak dapat dipungkiri berpotensi memicu ketergantungan dan keamanan privasi. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menggunakan <em>second account<\/em> secara bijak dan bertanggung jawab. <strong>(*)<\/strong><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Ditulis oleh:<\/b><\/p>\n<p><b>Khaila Bening Amanda Putri<br \/>\n<\/b><b>Mahasiswa S1 Departemen Teknik Geomatika<br \/>\n<\/b><b>Angkatan 2023<br \/>\n<\/b><b>Reporter ITS Online<\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kampus ITS, Opini \u2014\u00a0Dengan kemajuan teknologi di era modern ini, media sosial kini telah menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari. Semua orang berlomba-lomba menampilkan sisi sempurnanya di ruang publik. Namun, banyak juga yang memilih untuk menyembunyikan aspek pribadi mereka di balik second account. Lalu, seberapa penting second account bagi penggunanya? Menurut jurnal Motif Penggunaan Second [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":421,"featured_media":97671,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[4,3771],"tags":[3231,1463],"class_list":["post-97670","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-opini","category-peace-justice-strong-institutions","tag-kai","tag-ric"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Second Account, Fenomena Ruang Pribadi di Dunia Publik - ITS News<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dengan kemajuan teknologi di era modern ini, media sosial kini telah menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Second Account, Fenomena Ruang Pribadi di Dunia Publik - ITS News\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dengan kemajuan teknologi di era modern ini, media sosial kini telah menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITS News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-12-27T04:23:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-18T08:10:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/12\/fenomena-second-account-instagram.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"770\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"433\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"itskaii\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"itskaii\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/\"},\"author\":{\"name\":\"itskaii\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/c7b77a928e6b5b9719ce57b1ec20738d\"},\"headline\":\"Second Account, Fenomena Ruang Pribadi di Dunia Publik\",\"datePublished\":\"2024-12-27T04:23:46+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-18T08:10:17+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/\"},\"wordCount\":586,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/12\/fenomena-second-account-instagram.jpg\",\"keywords\":[\"kai\",\"ric\"],\"articleSection\":[\"Opini\",\"Peace, Justice, &amp; Strong Institutions\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/\",\"name\":\"Second Account, Fenomena Ruang Pribadi di Dunia Publik - ITS News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/12\/fenomena-second-account-instagram.jpg\",\"datePublished\":\"2024-12-27T04:23:46+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-18T08:10:17+00:00\",\"description\":\"Dengan kemajuan teknologi di era modern ini, media sosial kini telah menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/12\/fenomena-second-account-instagram.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/12\/fenomena-second-account-instagram.jpg\",\"width\":770,\"height\":433,\"caption\":\"fenomena second account (sumber: Kompassiana.com)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Second Account, Fenomena Ruang Pribadi di Dunia Publik\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"name\":\"ITS News\",\"description\":\"Institut Teknologi Sepuluh Nopember\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\",\"name\":\"ITS News\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"width\":98,\"height\":56,\"caption\":\"ITS News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/c7b77a928e6b5b9719ce57b1ec20738d\",\"name\":\"itskaii\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f0d746b8d9120f7f2deb4b159257adb30e63515027e4f8482a89b2355d230b3c?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f0d746b8d9120f7f2deb4b159257adb30e63515027e4f8482a89b2355d230b3c?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"itskaii\"},\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/itskaii\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Second Account, Fenomena Ruang Pribadi di Dunia Publik - ITS News","description":"Dengan kemajuan teknologi di era modern ini, media sosial kini telah menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Second Account, Fenomena Ruang Pribadi di Dunia Publik - ITS News","og_description":"Dengan kemajuan teknologi di era modern ini, media sosial kini telah menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari.","og_url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/","og_site_name":"ITS News","article_published_time":"2024-12-27T04:23:46+00:00","article_modified_time":"2025-03-18T08:10:17+00:00","og_image":[{"width":770,"height":433,"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/12\/fenomena-second-account-instagram.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"itskaii","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"itskaii","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/"},"author":{"name":"itskaii","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/c7b77a928e6b5b9719ce57b1ec20738d"},"headline":"Second Account, Fenomena Ruang Pribadi di Dunia Publik","datePublished":"2024-12-27T04:23:46+00:00","dateModified":"2025-03-18T08:10:17+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/"},"wordCount":586,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/12\/fenomena-second-account-instagram.jpg","keywords":["kai","ric"],"articleSection":["Opini","Peace, Justice, &amp; Strong Institutions"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/","name":"Second Account, Fenomena Ruang Pribadi di Dunia Publik - ITS News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/12\/fenomena-second-account-instagram.jpg","datePublished":"2024-12-27T04:23:46+00:00","dateModified":"2025-03-18T08:10:17+00:00","description":"Dengan kemajuan teknologi di era modern ini, media sosial kini telah menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/12\/fenomena-second-account-instagram.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/12\/fenomena-second-account-instagram.jpg","width":770,"height":433,"caption":"fenomena second account (sumber: Kompassiana.com)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/second-account-fenomena-ruang-pribadi-di-dunia-publik\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Second Account, Fenomena Ruang Pribadi di Dunia Publik"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","name":"ITS News","description":"Institut Teknologi Sepuluh Nopember","publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization","name":"ITS News","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","width":98,"height":56,"caption":"ITS News"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/c7b77a928e6b5b9719ce57b1ec20738d","name":"itskaii","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f0d746b8d9120f7f2deb4b159257adb30e63515027e4f8482a89b2355d230b3c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f0d746b8d9120f7f2deb4b159257adb30e63515027e4f8482a89b2355d230b3c?s=96&d=mm&r=g","caption":"itskaii"},"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/itskaii\/"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/97670","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/421"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=97670"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/97670\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":97858,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/97670\/revisions\/97858"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/97671"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=97670"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=97670"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=97670"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}