{"id":90573,"date":"2024-05-22T16:14:23","date_gmt":"2024-05-22T09:14:23","guid":{"rendered":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?p=90573"},"modified":"2025-03-06T19:56:39","modified_gmt":"2025-03-06T12:56:39","slug":"pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/","title":{"rendered":"Pentingnya Pelestarian Cagar Budaya Surabaya di Mata Pakar Perkotaan ITS"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_90571\" aria-describedby=\"caption-attachment-90571\" style=\"width: 868px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-90571\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Prof-Dr-Ir-Johan-Silas-Profesor-Emeritus-dari-Departemen-Arsitektur-ITS-yang-juga-seorang-pakar-perkotaan.jpg\" alt=\"Prof Dr Ir Johan Silas, Profesor Emeritus dari Departemen Arsitektur ITS yang juga seorang\u00a0pakar\u00a0perkotaan\" width=\"868\" height=\"579\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Prof-Dr-Ir-Johan-Silas-Profesor-Emeritus-dari-Departemen-Arsitektur-ITS-yang-juga-seorang-pakar-perkotaan.jpg 868w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Prof-Dr-Ir-Johan-Silas-Profesor-Emeritus-dari-Departemen-Arsitektur-ITS-yang-juga-seorang-pakar-perkotaan-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Prof-Dr-Ir-Johan-Silas-Profesor-Emeritus-dari-Departemen-Arsitektur-ITS-yang-juga-seorang-pakar-perkotaan-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Prof-Dr-Ir-Johan-Silas-Profesor-Emeritus-dari-Departemen-Arsitektur-ITS-yang-juga-seorang-pakar-perkotaan-355x237.jpg 355w\" sizes=\"(max-width: 868px) 100vw, 868px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-90571\" class=\"wp-caption-text\">Prof Dr Ir Johan Silas, Profesor Emeritus dari Departemen Arsitektur ITS yang juga seorang\u00a0pakar\u00a0perkotaan<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote>\n<h4><b>Kampus ITS, ITS News<\/b>\u00a0\u2014\u00a0Cagar budaya merupakan warisan berharga yang mencerminkan peradaban suatu daerah, tak terkecuali di Kota Surabaya. Salah satu anggota Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Surabaya yang juga pakar tata kota dari <a href=\"http:\/\/its.ac.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)<\/a> Prof Dr Ir Johan Silas memberikan pandangannya terkait upaya mempertahankan cagar budaya guna menjaga eksistensi sejarah di Kota Surabaya.<\/h4>\n<\/blockquote>\n<p>Terhitung hingga hari ini, Surabaya memiliki lebih dari 200 situs cagar budaya yang tersebar di seluruh wilayah kota. Johan menyebutkan, bangunan-bangunan tersebut telah memenuhi syarat yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk kategori cagar budaya. \u201cSyarat tersebut tercantum dalam Undang-Undang No 11 Tahun 2010 tentang cagar budaya,\u201d papar tokoh arsitektur nasional ini.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, profesor emeritus dari <a href=\"http:\/\/its.ac.id\/arsitektur\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Departemen Arsitektur ITS<\/a> ini mengungkapkan bahwa kegiatan pelestarian bangunan cagar budaya di Kota Surabaya adalah program yang berkelanjutan. Untuk saat ini, upaya revitalisasi bangunan cagar budaya menargetkan kawasan kota lama yang terbagi menjadi empat zona. \u201cArea pembagiannya yakni zona Eropa, Pecinan, Arab, dan Melayu,\u201d ungkap lelaki asal Samarinda tersebut.<\/p>\n<p>Menurut Johan, keempat zona ini mewakili berbagai budaya yang mewarnai peradaban Kota Surabaya. Zona Eropa terletak di sekitar Jembatan Merah, dengan bangunan yang terkenal yakni Gedung Internatio dan Hotel Majapahit. Sedangkan, zona Pecinan terletak di kawasan Jalan Kembang Jepun dan sekitarnya. Dua zona lainnya yakni zona Arab dan Melayu terletak di sekitar Jalan Ampel dan Jalan Semut. \u201cSetiap zona ini menawarkan pemandangan dan atmosfer yang unik dari berbagai etnis,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Upaya Pemkot Surabaya dalam mempertahankan bangunan cagar budaya tidak sebatas revitalisasi dan penataan ulang kawasan wisata bersejarah seperti kota lama. Johan mengatakan bahwa diperketatnya kualifikasi anggota TACB juga memberi pengaruh signifikan terhadap kualitas cagar budaya yang ada hingga saat ini. \u201cDahulu, regulasi penetapan tim masih lemah, akibatnya beberapa bangunan sebenarnya tidak layak untuk ditetapkan sebagai cagar budaya,\u201d ujarnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_90570\" aria-describedby=\"caption-attachment-90570\" style=\"width: 1600px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-90570 size-full\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Gedung-Singa-salah-satu-gedung-cagar-budaya-di-kota-lama-Surabaya-zona-Eropa-di-kawasan-Jalan-Veteran-Surabaya.jpg\" alt=\"Gedung Singa, salah satu gedung cagar budaya di kota lama Surabaya zona Eropa di kawasan Jembatan\u00a0Merah,\u00a0Surabaya\" width=\"1600\" height=\"900\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Gedung-Singa-salah-satu-gedung-cagar-budaya-di-kota-lama-Surabaya-zona-Eropa-di-kawasan-Jalan-Veteran-Surabaya.jpg 1600w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Gedung-Singa-salah-satu-gedung-cagar-budaya-di-kota-lama-Surabaya-zona-Eropa-di-kawasan-Jalan-Veteran-Surabaya-300x169.jpg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Gedung-Singa-salah-satu-gedung-cagar-budaya-di-kota-lama-Surabaya-zona-Eropa-di-kawasan-Jalan-Veteran-Surabaya-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Gedung-Singa-salah-satu-gedung-cagar-budaya-di-kota-lama-Surabaya-zona-Eropa-di-kawasan-Jalan-Veteran-Surabaya-768x432.jpg 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Gedung-Singa-salah-satu-gedung-cagar-budaya-di-kota-lama-Surabaya-zona-Eropa-di-kawasan-Jalan-Veteran-Surabaya-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Gedung-Singa-salah-satu-gedung-cagar-budaya-di-kota-lama-Surabaya-zona-Eropa-di-kawasan-Jalan-Veteran-Surabaya-355x200.jpg 355w\" sizes=\"(max-width: 1600px) 100vw, 1600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-90570\" class=\"wp-caption-text\">Gedung Singa, salah satu gedung cagar budaya di kota lama Surabaya zona Eropa di kawasan Jembatan\u00a0Merah,\u00a0Surabaya<\/figcaption><\/figure>\n<p>Tim yang terdiri dari beberapa dosen universitas di Surabaya beserta seorang arkeolog ini bertugas untuk pelestarian, pengawasan, pengembangan, dan penelitian cagar budaya. Pembentukan TACB menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjaga nilai-nilai sejarah dan keaslian dari bangunan atau situs bersejarah yang ada di Kota Surabaya. \u201cDalam rangka mempertahankan cagar budaya, kami bekerja lebih jauh dari sekadar undang-undang,\u201d tandas Johan.<\/p>\n<p>Pendiri jurusan Arsitektur ITS tersebut juga menjelaskan tentang salah satu upaya mempertahankan orisinalitas suatu bangunan bersejarah. Upaya tersebut yakni penetapan regulasi bahwa proyek bangunan baru tidak boleh meniru 100 persen dari bangunan cagar budaya yang telah ada sebelumnya. Meskipun tujuannya adalah untuk keindahan tata kota, tetapi tetap harus dibuat berbeda. \u201cMasih diperbolehkan apabila ingin menggunakan kekhasan arsitektur yang lama,\u201d tuturnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_90578\" aria-describedby=\"caption-attachment-90578\" style=\"width: 1600px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-90578\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Gedung-BII-di-kawasan-Jalan-Veteran-yang-merupakan-salah-satu-bangunan-cagar-budaya-di-kota-lama-Surabaya-zona-Eropa.jpg\" alt=\"Gedung BII di kawasan Jalan Veteran yang merupakan salah satu bangunan cagar budaya di kota lama Surabaya\u00a0zona\u00a0Eropa\" width=\"1600\" height=\"1200\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Gedung-BII-di-kawasan-Jalan-Veteran-yang-merupakan-salah-satu-bangunan-cagar-budaya-di-kota-lama-Surabaya-zona-Eropa.jpg 1600w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Gedung-BII-di-kawasan-Jalan-Veteran-yang-merupakan-salah-satu-bangunan-cagar-budaya-di-kota-lama-Surabaya-zona-Eropa-300x225.jpg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Gedung-BII-di-kawasan-Jalan-Veteran-yang-merupakan-salah-satu-bangunan-cagar-budaya-di-kota-lama-Surabaya-zona-Eropa-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Gedung-BII-di-kawasan-Jalan-Veteran-yang-merupakan-salah-satu-bangunan-cagar-budaya-di-kota-lama-Surabaya-zona-Eropa-768x576.jpg 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Gedung-BII-di-kawasan-Jalan-Veteran-yang-merupakan-salah-satu-bangunan-cagar-budaya-di-kota-lama-Surabaya-zona-Eropa-1536x1152.jpg 1536w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Gedung-BII-di-kawasan-Jalan-Veteran-yang-merupakan-salah-satu-bangunan-cagar-budaya-di-kota-lama-Surabaya-zona-Eropa-355x266.jpg 355w\" sizes=\"(max-width: 1600px) 100vw, 1600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-90578\" class=\"wp-caption-text\">Gedung BII di kawasan Jalan Veteran yang merupakan salah satu bangunan cagar budaya di kota lama Surabaya\u00a0zona\u00a0Eropa<\/figcaption><\/figure>\n<p>Segala upaya preservasi, revitalisasi, dan restorasi cagar budaya tersebut tentu tidak terlepas dari adanya pasang surut. Johan menyampaikan tantangan terbesar untuk mempertahankan integritas bangunan bersejarah adalah lemahnya kesadaran sejarah masyarakat di tengah modernisasi kota. \u201cHal ini secara tidak langsung menurunkan eksistensi cagar budaya sebagai salah satu bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat,\u201d sambungnya.<\/p>\n<p>Lelaki yang telah purnatugas sebagai dosen di ITS pada tahun 2006 tersebut berharap, wawasan dan empati masyarakat terhadap sejarah dan budaya kotanya dapat tumbuh secara seimbang. Ilmu mengenai cagar budaya diharapkan dapat ditambahkan dalam pembelajaran, khususnya pada bidang arsitektur. \u201cKekhasan dan eksistensi cagar budaya akan terus berkembang seiring tumbuhnya pengetahuan dan empati masyarakat,\u201d tutup Johan mengingatkan. <strong>(HUMAS ITS)<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Reporter: Putu Calista Arthanti Dewi<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kampus ITS, ITS News\u00a0\u2014\u00a0Cagar budaya merupakan warisan berharga yang mencerminkan peradaban suatu daerah, tak terkecuali di Kota Surabaya. Salah satu anggota Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Surabaya yang juga pakar tata kota dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Dr Ir Johan Silas memberikan pandangannya terkait upaya mempertahankan cagar budaya guna menjaga eksistensi sejarah di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":346,"featured_media":90571,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[14,12,3719,26,60,1],"tags":[3223,1469,1746],"class_list":["post-90573","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama","category-headline","category-justice-strong-institutions","category-kampus-kita","category-kkn-abmas","category-riset-dan-teknologi","tag-cal","tag-gan","tag-humas-its"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pentingnya Pelestarian Cagar Budaya Surabaya di Mata Pakar Perkotaan ITS - ITS News<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tim Ahli Cagar Budaya Surabaya dan pakar tata kota ITS Prof Dr Ir Johan Silas memberikan pandangannya dalam menjaga sejarah di Kota Surabaya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pentingnya Pelestarian Cagar Budaya Surabaya di Mata Pakar Perkotaan ITS - ITS News\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tim Ahli Cagar Budaya Surabaya dan pakar tata kota ITS Prof Dr Ir Johan Silas memberikan pandangannya dalam menjaga sejarah di Kota Surabaya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITS News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-05-22T09:14:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-06T12:56:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Prof-Dr-Ir-Johan-Silas-Profesor-Emeritus-dari-Departemen-Arsitektur-ITS-yang-juga-seorang-pakar-perkotaan.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"868\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"579\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"itsgan\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"itsgan\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/\"},\"author\":{\"name\":\"itsgan\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/68d6c71d05d0fec99aec55d21573c477\"},\"headline\":\"Pentingnya Pelestarian Cagar Budaya Surabaya di Mata Pakar Perkotaan ITS\",\"datePublished\":\"2024-05-22T09:14:23+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-06T12:56:39+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/\"},\"wordCount\":609,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Prof-Dr-Ir-Johan-Silas-Profesor-Emeritus-dari-Departemen-Arsitektur-ITS-yang-juga-seorang-pakar-perkotaan.jpg\",\"keywords\":[\"cal\",\"gan\",\"HUMAS ITS\"],\"articleSection\":[\"Berita Utama\",\"Headline\",\"Justice &amp; Strong Institutions\",\"Kampus Kita\",\"KKN Abmas\",\"Riset dan Teknologi\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/\",\"name\":\"Pentingnya Pelestarian Cagar Budaya Surabaya di Mata Pakar Perkotaan ITS - ITS News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Prof-Dr-Ir-Johan-Silas-Profesor-Emeritus-dari-Departemen-Arsitektur-ITS-yang-juga-seorang-pakar-perkotaan.jpg\",\"datePublished\":\"2024-05-22T09:14:23+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-06T12:56:39+00:00\",\"description\":\"Tim Ahli Cagar Budaya Surabaya dan pakar tata kota ITS Prof Dr Ir Johan Silas memberikan pandangannya dalam menjaga sejarah di Kota Surabaya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Prof-Dr-Ir-Johan-Silas-Profesor-Emeritus-dari-Departemen-Arsitektur-ITS-yang-juga-seorang-pakar-perkotaan.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Prof-Dr-Ir-Johan-Silas-Profesor-Emeritus-dari-Departemen-Arsitektur-ITS-yang-juga-seorang-pakar-perkotaan.jpg\",\"width\":868,\"height\":579,\"caption\":\"Prof Dr Ir Johan Silas, Profesor Emeritus dari Departemen Arsitektur ITS yang juga seorang\u00a0pakar\u00a0perkotaan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pentingnya Pelestarian Cagar Budaya Surabaya di Mata Pakar Perkotaan ITS\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"name\":\"ITS News\",\"description\":\"Institut Teknologi Sepuluh Nopember\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\",\"name\":\"ITS News\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"width\":98,\"height\":56,\"caption\":\"ITS News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/68d6c71d05d0fec99aec55d21573c477\",\"name\":\"itsgan\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2dd5efd3f882c2e413c93942bfed2f7037d1305606d8f9833b167b02c5108a9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2dd5efd3f882c2e413c93942bfed2f7037d1305606d8f9833b167b02c5108a9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"itsgan\"},\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/itsgan\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pentingnya Pelestarian Cagar Budaya Surabaya di Mata Pakar Perkotaan ITS - ITS News","description":"Tim Ahli Cagar Budaya Surabaya dan pakar tata kota ITS Prof Dr Ir Johan Silas memberikan pandangannya dalam menjaga sejarah di Kota Surabaya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pentingnya Pelestarian Cagar Budaya Surabaya di Mata Pakar Perkotaan ITS - ITS News","og_description":"Tim Ahli Cagar Budaya Surabaya dan pakar tata kota ITS Prof Dr Ir Johan Silas memberikan pandangannya dalam menjaga sejarah di Kota Surabaya.","og_url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/","og_site_name":"ITS News","article_published_time":"2024-05-22T09:14:23+00:00","article_modified_time":"2025-03-06T12:56:39+00:00","og_image":[{"width":868,"height":579,"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Prof-Dr-Ir-Johan-Silas-Profesor-Emeritus-dari-Departemen-Arsitektur-ITS-yang-juga-seorang-pakar-perkotaan.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"itsgan","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"itsgan","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/"},"author":{"name":"itsgan","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/68d6c71d05d0fec99aec55d21573c477"},"headline":"Pentingnya Pelestarian Cagar Budaya Surabaya di Mata Pakar Perkotaan ITS","datePublished":"2024-05-22T09:14:23+00:00","dateModified":"2025-03-06T12:56:39+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/"},"wordCount":609,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Prof-Dr-Ir-Johan-Silas-Profesor-Emeritus-dari-Departemen-Arsitektur-ITS-yang-juga-seorang-pakar-perkotaan.jpg","keywords":["cal","gan","HUMAS ITS"],"articleSection":["Berita Utama","Headline","Justice &amp; Strong Institutions","Kampus Kita","KKN Abmas","Riset dan Teknologi"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/","name":"Pentingnya Pelestarian Cagar Budaya Surabaya di Mata Pakar Perkotaan ITS - ITS News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Prof-Dr-Ir-Johan-Silas-Profesor-Emeritus-dari-Departemen-Arsitektur-ITS-yang-juga-seorang-pakar-perkotaan.jpg","datePublished":"2024-05-22T09:14:23+00:00","dateModified":"2025-03-06T12:56:39+00:00","description":"Tim Ahli Cagar Budaya Surabaya dan pakar tata kota ITS Prof Dr Ir Johan Silas memberikan pandangannya dalam menjaga sejarah di Kota Surabaya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Prof-Dr-Ir-Johan-Silas-Profesor-Emeritus-dari-Departemen-Arsitektur-ITS-yang-juga-seorang-pakar-perkotaan.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/05\/Prof-Dr-Ir-Johan-Silas-Profesor-Emeritus-dari-Departemen-Arsitektur-ITS-yang-juga-seorang-pakar-perkotaan.jpg","width":868,"height":579,"caption":"Prof Dr Ir Johan Silas, Profesor Emeritus dari Departemen Arsitektur ITS yang juga seorang\u00a0pakar\u00a0perkotaan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pentingnya-pelestarian-cagar-budaya-surabaya-di-mata-pakar-perkotaan-its\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pentingnya Pelestarian Cagar Budaya Surabaya di Mata Pakar Perkotaan ITS"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","name":"ITS News","description":"Institut Teknologi Sepuluh Nopember","publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization","name":"ITS News","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","width":98,"height":56,"caption":"ITS News"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/68d6c71d05d0fec99aec55d21573c477","name":"itsgan","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2dd5efd3f882c2e413c93942bfed2f7037d1305606d8f9833b167b02c5108a9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2dd5efd3f882c2e413c93942bfed2f7037d1305606d8f9833b167b02c5108a9?s=96&d=mm&r=g","caption":"itsgan"},"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/itsgan\/"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90573","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/346"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=90573"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90573\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":90596,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90573\/revisions\/90596"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/90571"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=90573"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=90573"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=90573"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}