{"id":89793,"date":"2024-04-29T08:00:31","date_gmt":"2024-04-29T01:00:31","guid":{"rendered":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?p=89793"},"modified":"2025-03-07T21:57:21","modified_gmt":"2025-03-07T14:57:21","slug":"menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/","title":{"rendered":"Menjaga Nyala Api Seni Tari di Tengah Era Globalisasi"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_89838\" aria-describedby=\"caption-attachment-89838\" style=\"width: 736px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-89838\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/Tari-Tradisional-Nusantara-Yang-Terkenal-Dan-Mendunia.jpeg\" alt=\"Tari Jaipong sebagai representasi tari tradisional Jawa Barat (Sumber : bantennews.co.id)\" width=\"736\" height=\"469\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/Tari-Tradisional-Nusantara-Yang-Terkenal-Dan-Mendunia.jpeg 736w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/Tari-Tradisional-Nusantara-Yang-Terkenal-Dan-Mendunia-300x191.jpeg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/Tari-Tradisional-Nusantara-Yang-Terkenal-Dan-Mendunia-355x226.jpeg 355w\" sizes=\"(max-width: 736px) 100vw, 736px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-89838\" class=\"wp-caption-text\">Tari Jaipong sebagai representasi tari tradisional Jawa Barat (Sumber : bantennews.co.id)<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p><b>Kampus ITS, Opini \u2013<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> Seiring berkembangnya t<\/span>eknologi, sajian komunikasi seni saat ini tidak lagi hanya muncul dalam ruang waktu yang terbatas, tetapi juga menerabas berbagai medium, mekanisme jaringan digital, hingga bentuk presentasinya. Seni tari, merupakan salah satu bagian dari warisan budaya yang juga turut terpengaruh oleh berkembangannya zaman dari waktu ke waktu.<\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Peringatan Hari Tari Internasional yang jatuh pada 29 April 2024 ini memberikan kesempatan yang berharga untuk merenungkan dan menegaskan pentingnya pelestarian seni. Seni tari, yang telah menjadi bagian integral dari identitas masyarakat di seluruh dunia menghadapi tantangan besar karena munculnya media sosial dan hiburan kontemporer dengsn menyebabkan tradisi tari terabaikan atau bahkan terlupakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tantangan yang timbul akibat media sosial terhadap para penggiat seni juga tidak dapat diabaikan. Dalam situasi yang sangat dinamis, masyarakat semakin leluasa dalam mencampuradukkan budaya yang berpotensi mengikis orisinalitas seni. Salah satu contoh adalah tren yang sedang populer di kalangan anak muda saat ini, yaitu fenomena &#8220;Joget TikTok,&#8221; di mana masyarakat dengan senang menari diiringi musik viral untuk mendapatkan perhatian di media sosial.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Acapkali tren yang diikuti dipilih tanpa pertimbangan matang, hanya mengutamakan popularitas sesaat daripada keaslian dan nilai seni. Bahkan, hanya ingin memamerkan lekuk tubuh tanpa menghargai keindahan atau nilai artistik yang terkandung dalam seni tari. Hal ini menimbulkan kekhawatiran mendalam di kalangan penggiat seni bahwa generasi mendatang akan kehilangan esensi dan makna seni tari, serta warisan budaya yang tak ternilai harganya.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_89869\" aria-describedby=\"caption-attachment-89869\" style=\"width: 1197px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-89869\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/Seni-Ronggeng-Gunung-Tarian-Sakral-Khas-Jawa-Barat_Img1-1.png\" alt=\"Tari Ronggeng Gunung asal Jawa Barat yang sudah jarang dikenali karena dampak modernisasi\" width=\"1197\" height=\"627\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/Seni-Ronggeng-Gunung-Tarian-Sakral-Khas-Jawa-Barat_Img1-1.png 1197w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/Seni-Ronggeng-Gunung-Tarian-Sakral-Khas-Jawa-Barat_Img1-1-300x157.png 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/Seni-Ronggeng-Gunung-Tarian-Sakral-Khas-Jawa-Barat_Img1-1-1024x536.png 1024w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/Seni-Ronggeng-Gunung-Tarian-Sakral-Khas-Jawa-Barat_Img1-1-768x402.png 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/Seni-Ronggeng-Gunung-Tarian-Sakral-Khas-Jawa-Barat_Img1-1-355x186.png 355w\" sizes=\"(max-width: 1197px) 100vw, 1197px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-89869\" class=\"wp-caption-text\">Tari Ronggeng Gunung asal Jawa Barat yang sudah jarang dikenali karena dampak modernisasi<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Namun, di tengah hiruk-pikuk tren akibat kemajuan teknologi, para pelestari seni semakin bersemangat menjaga warisan seni tari yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya mereka sejak zaman dahulu. Seniman, pendidik, aktivis budaya, dan individu yang mencintai seni memainkan peran penting dalam upaya melestarikan dan memperkaya seni tari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tak tinggal diam, para pelestari seni tersebut terus bergerak menjaga nyala api seni guna memastikan keindahan dan makna tari tetap bersinar terang. Tugas para pelestari seni dalam memperkenalkan dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya seni tari sangat besar dan krusial. Mereka bekerja keras untuk memastikan seni tari terus menjadi bagian penting dari identitas budaya, sekaligus mendorong generasi muda untuk turut menjaga dan mengapresiasi kekayaan seni.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Seniman juga terus bergerak maju dengan pendekatan yang bijaksana dalam menghadapi tren digital. Mereka tidak hanya memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk mempromosikan seni tari tradisional, tetapi juga berperan penting dalam mendidik masyarakat tentang pentingnya memahami, menghargai, dan melestarikan warisan budaya. Perkembangan ini membutuhkan upaya berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan seni tradisional di tengah arus perubahan zaman.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_89839\" aria-describedby=\"caption-attachment-89839\" style=\"width: 2560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-89839\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/IMG_20240428_132135-scaled.jpg\" alt=\"Tren tradisional dance yang diramaikan para influencer TikTok (Sumber : Tiktok.com)\" width=\"2560\" height=\"1423\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/IMG_20240428_132135-scaled.jpg 2560w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/IMG_20240428_132135-300x167.jpg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/IMG_20240428_132135-1024x569.jpg 1024w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/IMG_20240428_132135-768x427.jpg 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/IMG_20240428_132135-1536x854.jpg 1536w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/IMG_20240428_132135-2048x1138.jpg 2048w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/IMG_20240428_132135-355x197.jpg 355w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-89839\" class=\"wp-caption-text\">Tren tradisional dance yang diramaikan para influencer TikTok (Sumber : Tiktok.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Upaya untuk melestarikan seni tari tradisional telah dimulai dengan menciptakan tren baru yang memadukan pakaian adat khas dengan musik tradisional yang diaransemen ulang agar sesuai dengan selera modern. Langkah ini mencerminkan bagaimana seni tari dapat tetap relevan dan menarik perhatian generasi muda tanpa kehilangan nilai orisinalitasnya. Hasilnya, seni tari tradisional akan mengukuhkan posisinya sebagai bagian integral dari warisan budaya yang hidup.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Terus bergerak maju menembus batas teknologi, Hari Tari Internasional bukan sekadar merayakan warisan, tetapi juga mengenali peran penting para pelaku seni dalam menjaga keberlangsungan dan keragaman seni tari di tengah perubahan yang terus berlanjut. Mari bersama-sama untuk mengapresiasi upaya keras para penggiat seni dalam tekadnya mempertahankan warisan budaya, sekaligus berkomitmen melestarikan kekayaan seni bagi generasi mendatang.<\/span><b> (*)<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Ditulis oleh:<br \/>\n<\/b><b>Nabila Rahadatul Aisy Koestriyaninrum<br \/>\n<\/b><b>Departemen Sistem Informasi<br \/>\n<\/b><b>Reporter ITS Online<br \/>\n<\/b><b>Angkatan 2023<\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kampus ITS, Opini \u2013 Seiring berkembangnya teknologi, sajian komunikasi seni saat ini tidak lagi hanya muncul dalam ruang waktu yang terbatas, tetapi juga menerabas berbagai medium, mekanisme jaringan digital, hingga bentuk presentasinya. Seni tari, merupakan salah satu bagian dari warisan budaya yang juga turut terpengaruh oleh berkembangannya zaman dari waktu ke waktu. Peringatan Hari Tari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":417,"featured_media":89838,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[60,4,3669,3747],"tags":[3211,1274],"class_list":["post-89793","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kkn-abmas","category-opini","category-quality-education","category-sustainable-cities-communities","tag-nab","tag-zan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Menjaga Nyala Api Seni Tari di Tengah Era Globalisasi - ITS News<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tantangan seni tari di era globalisasi, serta upaya pelaku seni dalam menciptakan tren untuk mempertahankan warisan dan edukasi masyarakat.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menjaga Nyala Api Seni Tari di Tengah Era Globalisasi - ITS News\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tantangan seni tari di era globalisasi, serta upaya pelaku seni dalam menciptakan tren untuk mempertahankan warisan dan edukasi masyarakat.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITS News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-04-29T01:00:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-07T14:57:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/Tari-Tradisional-Nusantara-Yang-Terkenal-Dan-Mendunia.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"736\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"469\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"itsnab\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"itsnab\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/\"},\"author\":{\"name\":\"itsnab\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/9be80b1387709d5d6a00401f03286cf2\"},\"headline\":\"Menjaga Nyala Api Seni Tari di Tengah Era Globalisasi\",\"datePublished\":\"2024-04-29T01:00:31+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-07T14:57:21+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/\"},\"wordCount\":589,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/Tari-Tradisional-Nusantara-Yang-Terkenal-Dan-Mendunia.jpeg\",\"keywords\":[\"nab\",\"zan\"],\"articleSection\":[\"KKN Abmas\",\"Opini\",\"Quality Education\",\"Sustainable Cities Communities\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/\",\"name\":\"Menjaga Nyala Api Seni Tari di Tengah Era Globalisasi - ITS News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/Tari-Tradisional-Nusantara-Yang-Terkenal-Dan-Mendunia.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-04-29T01:00:31+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-07T14:57:21+00:00\",\"description\":\"Tantangan seni tari di era globalisasi, serta upaya pelaku seni dalam menciptakan tren untuk mempertahankan warisan dan edukasi masyarakat.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/Tari-Tradisional-Nusantara-Yang-Terkenal-Dan-Mendunia.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/Tari-Tradisional-Nusantara-Yang-Terkenal-Dan-Mendunia.jpeg\",\"width\":736,\"height\":469,\"caption\":\"Tari Jaipong sebagai representasi tari tradisional Jawa Barat (Sumber : bantennews.co.id)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Menjaga Nyala Api Seni Tari di Tengah Era Globalisasi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"name\":\"ITS News\",\"description\":\"Institut Teknologi Sepuluh Nopember\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\",\"name\":\"ITS News\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"width\":98,\"height\":56,\"caption\":\"ITS News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/9be80b1387709d5d6a00401f03286cf2\",\"name\":\"itsnab\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/05499724cfb7f8ae47f71ddc3b1ac6c2caa4f470dae51de871fe53040758a52d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/05499724cfb7f8ae47f71ddc3b1ac6c2caa4f470dae51de871fe53040758a52d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"itsnab\"},\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/itsnab\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Menjaga Nyala Api Seni Tari di Tengah Era Globalisasi - ITS News","description":"Tantangan seni tari di era globalisasi, serta upaya pelaku seni dalam menciptakan tren untuk mempertahankan warisan dan edukasi masyarakat.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Menjaga Nyala Api Seni Tari di Tengah Era Globalisasi - ITS News","og_description":"Tantangan seni tari di era globalisasi, serta upaya pelaku seni dalam menciptakan tren untuk mempertahankan warisan dan edukasi masyarakat.","og_url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/","og_site_name":"ITS News","article_published_time":"2024-04-29T01:00:31+00:00","article_modified_time":"2025-03-07T14:57:21+00:00","og_image":[{"width":736,"height":469,"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/Tari-Tradisional-Nusantara-Yang-Terkenal-Dan-Mendunia.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"itsnab","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"itsnab","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/"},"author":{"name":"itsnab","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/9be80b1387709d5d6a00401f03286cf2"},"headline":"Menjaga Nyala Api Seni Tari di Tengah Era Globalisasi","datePublished":"2024-04-29T01:00:31+00:00","dateModified":"2025-03-07T14:57:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/"},"wordCount":589,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/Tari-Tradisional-Nusantara-Yang-Terkenal-Dan-Mendunia.jpeg","keywords":["nab","zan"],"articleSection":["KKN Abmas","Opini","Quality Education","Sustainable Cities Communities"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/","name":"Menjaga Nyala Api Seni Tari di Tengah Era Globalisasi - ITS News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/Tari-Tradisional-Nusantara-Yang-Terkenal-Dan-Mendunia.jpeg","datePublished":"2024-04-29T01:00:31+00:00","dateModified":"2025-03-07T14:57:21+00:00","description":"Tantangan seni tari di era globalisasi, serta upaya pelaku seni dalam menciptakan tren untuk mempertahankan warisan dan edukasi masyarakat.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/Tari-Tradisional-Nusantara-Yang-Terkenal-Dan-Mendunia.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/Tari-Tradisional-Nusantara-Yang-Terkenal-Dan-Mendunia.jpeg","width":736,"height":469,"caption":"Tari Jaipong sebagai representasi tari tradisional Jawa Barat (Sumber : bantennews.co.id)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/menjaga-nyala-api-seni-tari-di-tengah-era-globalisasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Menjaga Nyala Api Seni Tari di Tengah Era Globalisasi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","name":"ITS News","description":"Institut Teknologi Sepuluh Nopember","publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization","name":"ITS News","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","width":98,"height":56,"caption":"ITS News"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/9be80b1387709d5d6a00401f03286cf2","name":"itsnab","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/05499724cfb7f8ae47f71ddc3b1ac6c2caa4f470dae51de871fe53040758a52d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/05499724cfb7f8ae47f71ddc3b1ac6c2caa4f470dae51de871fe53040758a52d?s=96&d=mm&r=g","caption":"itsnab"},"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/itsnab\/"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89793","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/417"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=89793"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89793\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":89874,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89793\/revisions\/89874"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/89838"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=89793"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=89793"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=89793"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}