{"id":80251,"date":"2023-04-29T07:33:53","date_gmt":"2023-04-29T00:33:53","guid":{"rendered":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?p=80251"},"modified":"2023-05-01T07:35:13","modified_gmt":"2023-05-01T00:35:13","slug":"mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/","title":{"rendered":"Mengenal Tradisi Kupatan, Kearifan Islam Nusantara pada Bulan Syawal"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_80252\" aria-describedby=\"caption-attachment-80252\" style=\"width: 1000px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-80252\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/04\/httpssiedoo.com_.jpg\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"642\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/04\/httpssiedoo.com_.jpg 1000w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/04\/httpssiedoo.com_-300x193.jpg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/04\/httpssiedoo.com_-768x493.jpg 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/04\/httpssiedoo.com_-355x228.jpg 355w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-80252\" class=\"wp-caption-text\">Ilustrasi ketupat yang dihidangkan dengan berbagai macam lauk-pauk (sumber: http:\/\/ssiedoo.com)<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p><b>Kampus ITS, Opini \u2013<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> Tradisi Kupatan merupakan salah satu tradisi Islam yang populer di Indonesia. Tradisi ini diperkenalkan pada masa Kesultanan Demak awal abad ke-16 M dan sejak itu, tradisi ini tetap dijalankan. Meskipun masih dirayakan setiap tahun, nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam tradisi ini terasa makin asing. Padahal, nilai-nilai inilah yang telah mempertahankan tradisi Kupatan selama berabad-abad.<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menurut Ensiklopedia Islam Nusantara, kata ketupat berasal dari kata<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> papat<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang berarti empat dan memiliki kaitan dengan rukun Islam keempat, yaitu puasa bulan Ramadan. Ketupat juga merupakan simbol permohonan ampun dan maaf sehingga menjadi bagian dari hari raya lebaran yang identik dengan penyucian diri dan momen saling memaafkan antara sesama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam bahasa Jawa, kupat merupakan akronim dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">laku papat<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang berarti empat tindakan, yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">lebaran, luberan, leburan, dan laburan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Lebaran<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> berarti usai, menandakan berakhirnya waktu menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Luberan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> berarti melimpah, yang mengajarkan untuk saling berbagi rezeki kepada mereka yang berhak menerimanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selanjutnya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">leburan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang berarti melebur atau menghilangkan dosa dengan mengakui kesalahan, meminta maaf, dan memberi maaf. Terakhir adalah laburan berarti kapur untuk memutihkan dinding rumah dan menjernihkan air, yang berarti manusia harus selalu menjaga kesucian lahir dan batin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tradisi Kupatan juga memiliki makna filosofis pada pembuatan ketupatnya. Ketupat terbuat dari beras, kemudian dibungkus dengan daun kelapa muda yang dianyam atau yang biasa disebut janur. Kata janur sendiri merupakan akronim dari bahasa Arab yang berarti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">telah datang seberkas cahaya terang<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Oleh karena itu, penggunaan janur sebagai pembungkus ketupat memiliki makna yang dalam mengenai harapan manusia untuk mendapatkan petunjuk Allah menuju jalan yang benar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Secara umum, tradisi Kupatan dirayakan pada hari kedelapan Bulan Syawal setelah melakukan puasa sunah selama enam hari. Ketupat dimakan bersama-sama di mushola, masjid, atau lapangan terbuka setelah berdoa. Hidangan khas hari raya ini biasanya dimakan bersama dengan berbagai macam lauk pauk seperti lodeh, opor, rendang, dan gulai. Beberapa daerah juga memeriahkan tradisi ini dengan menggelar karnaval dan festival rakyat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tradisi kupatan memiliki banyak nilai-nilai filosofis yang diwariskan selama masa penyebaran Islam di Nusantara, khususnya Pulau Jawa. Dengan demikian, mengingat betapa akrabnya masyarakat muslim nusantara kepada tradisi ini, maka penting pula untuk melestarikan kearifan lokal ini, agar generasi mendatang masih dapat merasakannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Bentuk melestarikannya adalah dengan tetap melanjutkan tradisi kupatan di masa sekarang serta menurunkan nilai-nilai filosofis tradisi kupatan kepada masyarakat yang lebih muda. Hal ini penting agar tradisi kupatan tidak hanya dikenal sebagai perayaan semata, tetapi juga sebagai warisan Islam Nusantara yang sarat dengan makna dan nilai-nilai yang mendalam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Ditulis oleh:<\/b><b><br \/>\n<\/b><b>Nurul Lathifah<\/b><b><br \/>\n<\/b><b>Mahasiswa Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota ITS<\/b><b><br \/>\n<\/b><b>Angkatan 2021<\/b><b><br \/>\n<\/b><b>Reporter ITS Online<\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kampus ITS, Opini \u2013 Tradisi Kupatan merupakan salah satu tradisi Islam yang populer di Indonesia. Tradisi ini diperkenalkan pada masa Kesultanan Demak awal abad ke-16 M dan sejak itu, tradisi ini tetap dijalankan. Meskipun masih dirayakan setiap tahun, nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam tradisi ini terasa makin asing. Padahal, nilai-nilai inilah yang telah mempertahankan tradisi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":351,"featured_media":80252,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[507,1467],"class_list":["post-80251","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-opini","tag-sin","tag-thi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengenal Tradisi Kupatan, Kearifan Islam Nusantara pada Bulan Syawal - ITS News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Tradisi Kupatan, Kearifan Islam Nusantara pada Bulan Syawal - ITS News\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kampus ITS, Opini \u2013 Tradisi Kupatan merupakan salah satu tradisi Islam yang populer di Indonesia. Tradisi ini diperkenalkan pada masa Kesultanan Demak awal abad ke-16 M dan sejak itu, tradisi ini tetap dijalankan. Meskipun masih dirayakan setiap tahun, nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam tradisi ini terasa makin asing. Padahal, nilai-nilai inilah yang telah mempertahankan tradisi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITS News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-04-29T00:33:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-05-01T00:35:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/04\/httpssiedoo.com_.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"642\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"itsthi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"itsthi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/\"},\"author\":{\"name\":\"itsthi\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/fbefb6a9f2276b74a1bd4196fdfcd597\"},\"headline\":\"Mengenal Tradisi Kupatan, Kearifan Islam Nusantara pada Bulan Syawal\",\"datePublished\":\"2023-04-29T00:33:53+00:00\",\"dateModified\":\"2023-05-01T00:35:13+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/\"},\"wordCount\":451,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/04\/httpssiedoo.com_.jpg\",\"keywords\":[\"sin\",\"thi\"],\"articleSection\":[\"Opini\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/\",\"name\":\"Mengenal Tradisi Kupatan, Kearifan Islam Nusantara pada Bulan Syawal - ITS News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/04\/httpssiedoo.com_.jpg\",\"datePublished\":\"2023-04-29T00:33:53+00:00\",\"dateModified\":\"2023-05-01T00:35:13+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/04\/httpssiedoo.com_.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/04\/httpssiedoo.com_.jpg\",\"width\":1000,\"height\":642,\"caption\":\"Ilustrasi ketupat yang dihidangkan dengan berbagai macam lauk-pauk (sumber: http:\/\/ssiedoo.com)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Tradisi Kupatan, Kearifan Islam Nusantara pada Bulan Syawal\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"name\":\"ITS News\",\"description\":\"Institut Teknologi Sepuluh Nopember\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\",\"name\":\"ITS News\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"width\":98,\"height\":56,\"caption\":\"ITS News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/fbefb6a9f2276b74a1bd4196fdfcd597\",\"name\":\"itsthi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a2c6d3cdb136d2de49c09cca3736c3ab4b1350393f5fb37f53cce8723734230c?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a2c6d3cdb136d2de49c09cca3736c3ab4b1350393f5fb37f53cce8723734230c?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"itsthi\"},\"sameAs\":[\"itsojt\"],\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/itsthi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Tradisi Kupatan, Kearifan Islam Nusantara pada Bulan Syawal - ITS News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Tradisi Kupatan, Kearifan Islam Nusantara pada Bulan Syawal - ITS News","og_description":"Kampus ITS, Opini \u2013 Tradisi Kupatan merupakan salah satu tradisi Islam yang populer di Indonesia. Tradisi ini diperkenalkan pada masa Kesultanan Demak awal abad ke-16 M dan sejak itu, tradisi ini tetap dijalankan. Meskipun masih dirayakan setiap tahun, nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam tradisi ini terasa makin asing. Padahal, nilai-nilai inilah yang telah mempertahankan tradisi [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/","og_site_name":"ITS News","article_published_time":"2023-04-29T00:33:53+00:00","article_modified_time":"2023-05-01T00:35:13+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":642,"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/04\/httpssiedoo.com_.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"itsthi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"itsthi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/"},"author":{"name":"itsthi","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/fbefb6a9f2276b74a1bd4196fdfcd597"},"headline":"Mengenal Tradisi Kupatan, Kearifan Islam Nusantara pada Bulan Syawal","datePublished":"2023-04-29T00:33:53+00:00","dateModified":"2023-05-01T00:35:13+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/"},"wordCount":451,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/04\/httpssiedoo.com_.jpg","keywords":["sin","thi"],"articleSection":["Opini"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/","name":"Mengenal Tradisi Kupatan, Kearifan Islam Nusantara pada Bulan Syawal - ITS News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/04\/httpssiedoo.com_.jpg","datePublished":"2023-04-29T00:33:53+00:00","dateModified":"2023-05-01T00:35:13+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/04\/httpssiedoo.com_.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/04\/httpssiedoo.com_.jpg","width":1000,"height":642,"caption":"Ilustrasi ketupat yang dihidangkan dengan berbagai macam lauk-pauk (sumber: http:\/\/ssiedoo.com)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengenal-tradisi-kupatan-kearifan-islam-nusantara-pada-bulan-syawal\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Tradisi Kupatan, Kearifan Islam Nusantara pada Bulan Syawal"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","name":"ITS News","description":"Institut Teknologi Sepuluh Nopember","publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization","name":"ITS News","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","width":98,"height":56,"caption":"ITS News"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/fbefb6a9f2276b74a1bd4196fdfcd597","name":"itsthi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a2c6d3cdb136d2de49c09cca3736c3ab4b1350393f5fb37f53cce8723734230c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a2c6d3cdb136d2de49c09cca3736c3ab4b1350393f5fb37f53cce8723734230c?s=96&d=mm&r=g","caption":"itsthi"},"sameAs":["itsojt"],"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/itsthi\/"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80251","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/351"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=80251"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80251\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":80253,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80251\/revisions\/80253"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/80252"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=80251"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=80251"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=80251"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}