{"id":71131,"date":"2022-08-06T22:05:49","date_gmt":"2022-08-06T15:05:49","guid":{"rendered":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?p=71131"},"modified":"2022-08-06T22:05:19","modified_gmt":"2022-08-06T15:05:19","slug":"persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/","title":{"rendered":"Persaudaraan di Balik Sengketa Kebudayaan, Lumrahkah?"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_71132\" aria-describedby=\"caption-attachment-71132\" style=\"width: 4400px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-71132\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/08\/4577517.jpg\" alt=\"\" width=\"4400\" height=\"2000\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-71132\" class=\"wp-caption-text\">Ilustrasi ASEAN dengan berbagai tempat dan beragam monumen terkenal di negara-negara anggotanya (sumber:Freepik)<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p><strong>Kampus ITS, Opini \u2013 <\/strong>L<strong><span style=\"font-weight: 400\">atar belakang etnik negara-negara di Asia Tenggara yang tak dapat dipisahkan menjadi salah satu penguat tali persaudaraan satu sama lain. Namun, tak jarang pula hal tersebut justru menimbulkan perseteruan antar negara tetangga, sebut saja seperti Indonesia dengan Malaysia. Lantas, pantaskah hal demikian terjadi?<\/span><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tak dapat dimungkiri, kesamaan etnik yang berbuntut pada miripnya budaya dan adat di negara-negara Asia Tenggara berhubungan dengan kisah perjalanan nenek moyang Indonesia. Mereka bermigrasi ke negara-negara sekitar Indonesia sejak ratusan tahun lalu. Secara tidak langsung, peristiwa migrasi ini menimbulkan adanya kemiripan budaya Indonesia dengan negara sekitarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Nyatanya, kesamaan budaya ini justru dapat dinilai buruk oleh sebagian masyarakat dan memicu konflik lantaran perbedaan interpretasi asal usul kebudayaan tersebut. Misalnya pada kasus sengketa klaim warisan budaya oleh Malaysia 2007 silam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Saat itu, Malaysia mengakui tari zapin, rendang, gamelan, reog, dan cendol sebagai budaya. Berbagai cibiran seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Ganyang Malaysia dan Malingsia <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">menggambarkan reaksi keras dari masyarakat Indonesia kala itu. Hingga puncaknya pada 2009, aksi protes berupa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">sweeping <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">terhadap warga negara Malaysia dilakukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Melihat dampaknya, konflik isu warisan budaya ini cukup mengkhawatirkan. Mengutip pakar sejarah Linda Winarti dalam penelitiannya pada 2014 lalu, konflik warisan budaya yang dibiarkan berlarut-larut dibarengi meningkatnya sensitivitas masyarakat Indonesia terhadap Malaysia mengancam stabilitas kedua negara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menyikapi isu warisan budaya Indonesia, sikap yang tepat adalah menerima dan menyadari bahwa beberapa kebudayaan Indonesia dan Malaysia cukup mirip. Mengutip penuturan dosen Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Riyadi dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Kumparan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, bukanlah sebuah kesalahan apabila Malaysia mengklaim budaya yang mirip dengan Indonesia lantaran kedua negara ini berada dalam satu rumpun yang sama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selanjutnya, penting bagi masyarakat Indonesia untuk memahami bahwa pemetaan budaya memerlukan waktu yang cukup lama serta keseriusan antarnegara yang bersinggungan. Oleh karena itu, perlu adanya keikhlasan dari masyarakat Indonesia untuk menunggu konfirmasi tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Di satu sisi, masyarakat Indonesia juga perlu meminimalkan pandangan negatif terhadap kesamaan budaya Indonesia dengan Malaysia, ataupun dengan negara lainnya. Melihat kesamaan budaya sebagai alat untuk membangun hubungan yang baik antarnegara dan masyarakat akan jauh lebih baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Salam persaudaraan! Selamat hari ulang tahun ASEAN ke-55! <\/span><strong>(*)<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ditulis oleh:<\/strong><\/p>\n<p><strong>Irwan Fitranto<br \/>\nMahasiswa S-1 Departemen Teknik Lingkungan<br \/>\nAngkatan 2020<br \/>\nReporter ITS Online<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kampus ITS, Opini \u2013 Latar belakang etnik negara-negara di Asia Tenggara yang tak dapat dipisahkan menjadi salah satu penguat tali persaudaraan satu sama lain. Namun, tak jarang pula hal tersebut justru menimbulkan perseteruan antar negara tetangga, sebut saja seperti Indonesia dengan Malaysia. Lantas, pantaskah hal demikian terjadi? Tak dapat dimungkiri, kesamaan etnik yang berbuntut pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":318,"featured_media":71132,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[238,1303],"class_list":["post-71131","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-opini","tag-fat","tag-wan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Persaudaraan di Balik Sengketa Kebudayaan, Lumrahkah? - ITS News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Persaudaraan di Balik Sengketa Kebudayaan, Lumrahkah? - ITS News\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kampus ITS, Opini \u2013 Latar belakang etnik negara-negara di Asia Tenggara yang tak dapat dipisahkan menjadi salah satu penguat tali persaudaraan satu sama lain. Namun, tak jarang pula hal tersebut justru menimbulkan perseteruan antar negara tetangga, sebut saja seperti Indonesia dengan Malaysia. Lantas, pantaskah hal demikian terjadi? Tak dapat dimungkiri, kesamaan etnik yang berbuntut pada [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITS News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-08-06T15:05:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/08\/4577517.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"4400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"2000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"itswan\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"itswan\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/\"},\"author\":{\"name\":\"itswan\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/b5b55948b394c198788b510358bc1a8d\"},\"headline\":\"Persaudaraan di Balik Sengketa Kebudayaan, Lumrahkah?\",\"datePublished\":\"2022-08-06T15:05:49+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/\"},\"wordCount\":371,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/08\/4577517.jpg\",\"keywords\":[\"fat\",\"wan\"],\"articleSection\":[\"Opini\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/\",\"name\":\"Persaudaraan di Balik Sengketa Kebudayaan, Lumrahkah? - ITS News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/08\/4577517.jpg\",\"datePublished\":\"2022-08-06T15:05:49+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/08\/4577517.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/08\/4577517.jpg\",\"width\":4400,\"height\":2000,\"caption\":\"Ilustrasi ASEAN dengan berbagai tempat dan beragam monumen terkenal di negara-negara anggotanya (sumber:Freepik)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Persaudaraan di Balik Sengketa Kebudayaan, Lumrahkah?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"name\":\"ITS News\",\"description\":\"Institut Teknologi Sepuluh Nopember\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\",\"name\":\"ITS News\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"width\":98,\"height\":56,\"caption\":\"ITS News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/b5b55948b394c198788b510358bc1a8d\",\"name\":\"itswan\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6c00f541ea9dc0096e77b1ed709e6601ba6837a81193df005ae279d9136ea3d1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6c00f541ea9dc0096e77b1ed709e6601ba6837a81193df005ae279d9136ea3d1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"itswan\"},\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/itswan\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Persaudaraan di Balik Sengketa Kebudayaan, Lumrahkah? - ITS News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Persaudaraan di Balik Sengketa Kebudayaan, Lumrahkah? - ITS News","og_description":"Kampus ITS, Opini \u2013 Latar belakang etnik negara-negara di Asia Tenggara yang tak dapat dipisahkan menjadi salah satu penguat tali persaudaraan satu sama lain. Namun, tak jarang pula hal tersebut justru menimbulkan perseteruan antar negara tetangga, sebut saja seperti Indonesia dengan Malaysia. Lantas, pantaskah hal demikian terjadi? Tak dapat dimungkiri, kesamaan etnik yang berbuntut pada [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/","og_site_name":"ITS News","article_published_time":"2022-08-06T15:05:49+00:00","og_image":[{"width":4400,"height":2000,"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/08\/4577517.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"itswan","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"itswan","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/"},"author":{"name":"itswan","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/b5b55948b394c198788b510358bc1a8d"},"headline":"Persaudaraan di Balik Sengketa Kebudayaan, Lumrahkah?","datePublished":"2022-08-06T15:05:49+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/"},"wordCount":371,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/08\/4577517.jpg","keywords":["fat","wan"],"articleSection":["Opini"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/","name":"Persaudaraan di Balik Sengketa Kebudayaan, Lumrahkah? - ITS News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/08\/4577517.jpg","datePublished":"2022-08-06T15:05:49+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/08\/4577517.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/08\/4577517.jpg","width":4400,"height":2000,"caption":"Ilustrasi ASEAN dengan berbagai tempat dan beragam monumen terkenal di negara-negara anggotanya (sumber:Freepik)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/persaudaraan-di-balik-sengketa-kebudayaan-lumrahkah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Persaudaraan di Balik Sengketa Kebudayaan, Lumrahkah?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","name":"ITS News","description":"Institut Teknologi Sepuluh Nopember","publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization","name":"ITS News","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","width":98,"height":56,"caption":"ITS News"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/b5b55948b394c198788b510358bc1a8d","name":"itswan","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6c00f541ea9dc0096e77b1ed709e6601ba6837a81193df005ae279d9136ea3d1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6c00f541ea9dc0096e77b1ed709e6601ba6837a81193df005ae279d9136ea3d1?s=96&d=mm&r=g","caption":"itswan"},"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/itswan\/"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71131","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/318"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=71131"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71131\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":71163,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71131\/revisions\/71163"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/71132"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=71131"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=71131"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=71131"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}