{"id":62888,"date":"2021-10-27T10:00:20","date_gmt":"2021-10-27T03:00:20","guid":{"rendered":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?p=62888"},"modified":"2021-10-27T09:41:09","modified_gmt":"2021-10-27T02:41:09","slug":"mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/","title":{"rendered":"Mari Belajar Self Healing untuk Kesehatan Mental"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_62889\" aria-describedby=\"caption-attachment-62889\" style=\"width: 1481px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-62889 size-full\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/Self-Healing-1.png\" alt=\"\" width=\"1481\" height=\"635\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/Self-Healing-1.png 1481w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/Self-Healing-1-300x129.png 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/Self-Healing-1-1024x439.png 1024w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/Self-Healing-1-768x329.png 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/Self-Healing-1-355x152.png 355w\" sizes=\"(max-width: 1481px) 100vw, 1481px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-62889\" class=\"wp-caption-text\">Perkenalan speaker webinar The Art of Self Healing yaitu Agata Paskarista S Psi M Psi CPS, seorang Mental Health Educator dan Founder LOSTIDN<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p><b>Kampus ITS, ITS News \u2013 <\/b><i><span style=\"font-weight: 400\">Move on<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> atau penyembuhan untuk mengatasi pengalaman yang tidak mengenakan bukanlah hal yang mudah. Karena hal tersebut bisa memberikan dampak besar bagi kehidupan orang yang mengalaminya. Menanggapi hal itu, Mental Care Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mempersembahkan edukasi mengenai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">The Art of Self Healing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">atau seni penyembuhan diri melalui webinar pada Sabtu (16\/10).<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Didapuk sebagai pemateri, Agata Paskarista S Psi M Psi CPS, seorang Mental Health Educator dan Founder LOSTIDN mengawali materi dengan memberikan pengenalan mengenai luka psikologis yang sering menjadi awal mula dibutuhkannya penyembuhan diri. \u201cTak sama seperti luka pada umumnya, luka psikologis tidak terlihat tetapi terasa dan berlangsung lebih lama,\u201d ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Perempuan yang akrab disapa Ata ini menyebutkan bahwa pernyataan tentang luka psikologis akan hilang seiring berjalannya waktu ini tidaklah benar. Menurutnya, yang menjadi penyembuh itu adalah dari diri sendiri. Ata menjelaskan bahwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">self healing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">atau penyembuhan diri sendiri merupakan hal yang sangat mungkin dilakukan oleh setiap orang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ata menjelaskan bahwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">self healing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dapat diartikan sebagai proses penyembuhan luka batin atau mental yang diakibatkan oleh berbagai hal. Luka batin sendiri bisa muncul dalam bentuk perasaan sedih mendalam, merasa gagal, cemas, yang mengarah pada kondisi depresi. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Self healing ini <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">bertujuan agar seseorang bisa memahami diri sendiri, menerima ketidaksempurnaan, serta membentuk pikiran positif tentang apa yang terjadi dalam hidup.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_62890\" aria-describedby=\"caption-attachment-62890\" style=\"width: 1472px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-62890 size-full\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/Self-Healing-2.png\" alt=\"\" width=\"1472\" height=\"643\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/Self-Healing-2.png 1472w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/Self-Healing-2-300x131.png 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/Self-Healing-2-1024x447.png 1024w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/Self-Healing-2-768x335.png 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/Self-Healing-2-355x155.png 355w\" sizes=\"(max-width: 1472px) 100vw, 1472px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-62890\" class=\"wp-caption-text\">Agata Paskarista S Psi M Psi CPS ketika menjelaskan inti dari <em>Self Love<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Adapun cara untuk menyembuhkan diri yang pertama adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">self love, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang dapat dilakukan dengan menyadari pikiran negatif, merawat diri sendiri, merekonstruksi tujuan, dan pada akhirnya mengembangkan diri sendiri. \u201cJangan lupa untuk memberikan batasan terhadap hal yang mengganggu seperti halnya konten negatif\u00a0 pada sosial media,\u201d ungkap Ata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Cara kedua, lanjut Ata, yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">self acceptance<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, yaitu mengakui, menerima, dan menghargai pencapaian maupun keterbatasan diri. Karena dengan memahami kekurangan dalam diri maka dapat mengetahui kemampuan apa yang perlu dikembangkan. \u201cCara ini perlu dilakukan bersamaan dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">self love<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">,\u201d tambahnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Terakhir adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">self compassion,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yaitu kemampuan untuk memahami keadaan dan respon emosi diri atas penderitaan yang dialami serta keinginan untuk menolong diri sendiri. Bahasa sederhananya yakni ketika seseorang mengetahui masalah pada diri sendiri seharusnya ia juga mempunyai keinginan untuk menjalani dan merubah diri sendiri.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_62891\" aria-describedby=\"caption-attachment-62891\" style=\"width: 1497px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-62891 size-full\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/Self-Healing-3.png\" alt=\"\" width=\"1497\" height=\"618\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/Self-Healing-3.png 1497w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/Self-Healing-3-300x124.png 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/Self-Healing-3-1024x423.png 1024w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/Self-Healing-3-768x317.png 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/Self-Healing-3-355x147.png 355w\" sizes=\"(max-width: 1497px) 100vw, 1497px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-62891\" class=\"wp-caption-text\">Agata Paskarista S Psi M Psi CPS ketika menyampaikan pesan tentang <em>self healing<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ata mengungkapkan bahwa tiga cara tersebut merupakan proses awal menyembuhkan diri. Menurutnya, ketika seseorang itu menyadari bahwa ia sedang tidak baik-baik saja kemudian mulai mencari cara untuk pulih. Hal tersebut menunjukkan perjalanan penyembuhan diri sudah mencapai separuh jalan. \u201cSisanya adalah menangani <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">maintenance<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">-nya saja,\u201d tambahnya.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Maintenance <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">atau pemeliharaan diri mencakup <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">mindfulness <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dengan fokus atau sadar pada diri sendiri, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">common humanity<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang menyadari bahwa manusia wajar mengalami kegagalan, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">self kindness<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang berarti menjadi sahabat yang baik pada diri sendiri ketika terjadi masalah agar tidak mudah menghakimi diri sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Di akhir pemaparan, Ata mengingatkan kembali dengan hangat bahwa penyembuhan diri <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">self healing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">itu sejatinya ada banyak hal yang perlu dilakukan. Meskipun setiap orang memiliki cara penyembuhan yang berbeda, namun pada dasarnya yaitu berdamai pada masa lalu kita dengan aktif, bukan hanya melupakan sejenak. \u201cIngatlah sosok yang ingin kita inginkan saat kecil, berkomunikasilah dengan diri sendiri \u201d, pungkasnya.<\/span><\/p>\n<p><b>Reporter : ion15<\/b><\/p>\n<p><b>Redaktur : Najla Lailin Nikmah<\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kampus ITS, ITS News \u2013 Move on atau penyembuhan untuk mengatasi pengalaman yang tidak mengenakan bukanlah hal yang mudah. Karena hal tersebut bisa memberikan dampak besar bagi kehidupan orang yang mengalaminya. Menanggapi hal itu, Mental Care Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mempersembahkan edukasi mengenai The Art of Self Healing atau seni penyembuhan diri melalui webinar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":253,"featured_media":62889,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[26,60],"tags":[426,224],"class_list":["post-62888","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kampus-kita","category-kkn-abmas","tag-ion15","tag-naj"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mari Belajar Self Healing untuk Kesehatan Mental - ITS News<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ata menjelaskan bahwa self healing dapat diartikan sebagai proses penyembuhan luka batin atau mental yang diakibatkan oleh berbagai hal. Luka batin sendiri bisa muncul dalam bentuk perasaan sedih mendalam, merasa gagal, cemas, yang mengarah pada kondisi depresi. Self healing ini bertujuan agar seseorang bisa memahami diri sendiri, menerima ketidaksempurnaan, serta membentuk pikiran positif tentang apa yang terjadi dalam hidup.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mari Belajar Self Healing untuk Kesehatan Mental - ITS News\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ata menjelaskan bahwa self healing dapat diartikan sebagai proses penyembuhan luka batin atau mental yang diakibatkan oleh berbagai hal. Luka batin sendiri bisa muncul dalam bentuk perasaan sedih mendalam, merasa gagal, cemas, yang mengarah pada kondisi depresi. Self healing ini bertujuan agar seseorang bisa memahami diri sendiri, menerima ketidaksempurnaan, serta membentuk pikiran positif tentang apa yang terjadi dalam hidup.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITS News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-10-27T03:00:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/Self-Healing-1.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1481\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"635\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"itsojt\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"itsojt\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/\"},\"author\":{\"name\":\"itsojt\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/9cd058b5639744baa60a28c56367ab86\"},\"headline\":\"Mari Belajar Self Healing untuk Kesehatan Mental\",\"datePublished\":\"2021-10-27T03:00:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/\"},\"wordCount\":569,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/Self-Healing-1.png\",\"keywords\":[\"ion15\",\"naj\"],\"articleSection\":[\"Kampus Kita\",\"KKN Abmas\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/\",\"name\":\"Mari Belajar Self Healing untuk Kesehatan Mental - ITS News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/Self-Healing-1.png\",\"datePublished\":\"2021-10-27T03:00:20+00:00\",\"description\":\"Ata menjelaskan bahwa self healing dapat diartikan sebagai proses penyembuhan luka batin atau mental yang diakibatkan oleh berbagai hal. Luka batin sendiri bisa muncul dalam bentuk perasaan sedih mendalam, merasa gagal, cemas, yang mengarah pada kondisi depresi. Self healing ini bertujuan agar seseorang bisa memahami diri sendiri, menerima ketidaksempurnaan, serta membentuk pikiran positif tentang apa yang terjadi dalam hidup.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/Self-Healing-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/Self-Healing-1.png\",\"width\":1481,\"height\":635,\"caption\":\"Perkenalan Speaker Webinar The Art of Self Healing\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mari Belajar Self Healing untuk Kesehatan Mental\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"name\":\"ITS News\",\"description\":\"Institut Teknologi Sepuluh Nopember\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\",\"name\":\"ITS News\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"width\":98,\"height\":56,\"caption\":\"ITS News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/9cd058b5639744baa60a28c56367ab86\",\"name\":\"itsojt\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d6a4a0fa056a333d3ff2f925f5150aac4fc6ffdd0381365f7982f38bcc6a778e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d6a4a0fa056a333d3ff2f925f5150aac4fc6ffdd0381365f7982f38bcc6a778e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"itsojt\"},\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/itsojt\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mari Belajar Self Healing untuk Kesehatan Mental - ITS News","description":"Ata menjelaskan bahwa self healing dapat diartikan sebagai proses penyembuhan luka batin atau mental yang diakibatkan oleh berbagai hal. Luka batin sendiri bisa muncul dalam bentuk perasaan sedih mendalam, merasa gagal, cemas, yang mengarah pada kondisi depresi. Self healing ini bertujuan agar seseorang bisa memahami diri sendiri, menerima ketidaksempurnaan, serta membentuk pikiran positif tentang apa yang terjadi dalam hidup.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mari Belajar Self Healing untuk Kesehatan Mental - ITS News","og_description":"Ata menjelaskan bahwa self healing dapat diartikan sebagai proses penyembuhan luka batin atau mental yang diakibatkan oleh berbagai hal. Luka batin sendiri bisa muncul dalam bentuk perasaan sedih mendalam, merasa gagal, cemas, yang mengarah pada kondisi depresi. Self healing ini bertujuan agar seseorang bisa memahami diri sendiri, menerima ketidaksempurnaan, serta membentuk pikiran positif tentang apa yang terjadi dalam hidup.","og_url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/","og_site_name":"ITS News","article_published_time":"2021-10-27T03:00:20+00:00","og_image":[{"width":1481,"height":635,"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/Self-Healing-1.png","type":"image\/png"}],"author":"itsojt","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"itsojt","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/"},"author":{"name":"itsojt","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/9cd058b5639744baa60a28c56367ab86"},"headline":"Mari Belajar Self Healing untuk Kesehatan Mental","datePublished":"2021-10-27T03:00:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/"},"wordCount":569,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/Self-Healing-1.png","keywords":["ion15","naj"],"articleSection":["Kampus Kita","KKN Abmas"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/","name":"Mari Belajar Self Healing untuk Kesehatan Mental - ITS News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/Self-Healing-1.png","datePublished":"2021-10-27T03:00:20+00:00","description":"Ata menjelaskan bahwa self healing dapat diartikan sebagai proses penyembuhan luka batin atau mental yang diakibatkan oleh berbagai hal. Luka batin sendiri bisa muncul dalam bentuk perasaan sedih mendalam, merasa gagal, cemas, yang mengarah pada kondisi depresi. Self healing ini bertujuan agar seseorang bisa memahami diri sendiri, menerima ketidaksempurnaan, serta membentuk pikiran positif tentang apa yang terjadi dalam hidup.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/Self-Healing-1.png","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/Self-Healing-1.png","width":1481,"height":635,"caption":"Perkenalan Speaker Webinar The Art of Self Healing"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mari-belajar-self-healing-untuk-kesehatan-mental\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mari Belajar Self Healing untuk Kesehatan Mental"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","name":"ITS News","description":"Institut Teknologi Sepuluh Nopember","publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization","name":"ITS News","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","width":98,"height":56,"caption":"ITS News"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/9cd058b5639744baa60a28c56367ab86","name":"itsojt","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d6a4a0fa056a333d3ff2f925f5150aac4fc6ffdd0381365f7982f38bcc6a778e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d6a4a0fa056a333d3ff2f925f5150aac4fc6ffdd0381365f7982f38bcc6a778e?s=96&d=mm&r=g","caption":"itsojt"},"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/itsojt\/"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62888","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/253"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=62888"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62888\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":63100,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62888\/revisions\/63100"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/62889"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=62888"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=62888"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=62888"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}