{"id":54739,"date":"2021-01-18T17:10:13","date_gmt":"2021-01-18T10:10:13","guid":{"rendered":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?p=54739"},"modified":"2022-06-17T23:26:53","modified_gmt":"2022-06-17T16:26:53","slug":"memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/","title":{"rendered":"Memetik Pelajaran dari Gempa Majene Bersama Peneliti ITS"},"content":{"rendered":"<div class=\"mceTemp\"><\/div>\n<figure id=\"attachment_54744\" aria-describedby=\"caption-attachment-54744\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-54744 size-large\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-13-at-17.26.24-1-1024x682.jpeg\" alt=\"Peneliti Senior dari Pusat Penelitian Mitigasi, Kebencanaan dan Perubahan Iklim (MKPI) ITS, Dr Ir Amien Widodo MSi\" width=\"1024\" height=\"682\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-13-at-17.26.24-1-1024x682.jpeg 1024w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-13-at-17.26.24-1-300x200.jpeg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-13-at-17.26.24-1-768x512.jpeg 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-13-at-17.26.24-1-355x237.jpeg 355w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-13-at-17.26.24-1.jpeg 1250w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-54744\" class=\"wp-caption-text\">Peneliti Senior dari Pusat Penelitian Mitigasi, Kebencanaan dan Perubahan Iklim (MKPI) ITS, Dr Ir Amien Widodo MSi<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p><strong>Kampus ITS, ITS News &#8211; <\/strong>Belum usai mengatasi pandemi Covid-19, awal tahun ini Indonesia dikejutkan dengan ragam bencana alam yang berturut-turut terjadi. Hal itu sudah menjadi sesuatu yang lumrah karena letak geografis Indonesia yang unik membuat negeri ini bukan hanya menyimpan potensi kekayaan alam, tetapi juga potensi bencana alam. Salah satunya adalah gempa Majene, Sulawesi Barat yang tersiarkan beruntun menyerang hingga mengakibatkan banyak korban jiwa.<\/p><\/blockquote>\n<p>Ditemui di Pusat Penelitian Mitigasi Kebencanaan dan Perubahan Iklim (Puslit MKPI) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Dr Amien Widodo mengungkapkan bahwa letak Kabupaten Majene berada di zona patahan, tempat terjadinya tegangan di dalam perut bumi yang dapat mengakibatkan pergeseran atau sesar. Menurut sejarahnya, pada tanggal 23 Februari 1969, terjadi gempa besar berkekuatan 6,9 Skala Richter (SR) pada kedalaman 13 kilometer di sana.<\/p>\n<p>Peneliti senior dari Puslit MKPI ITS ini kemudian menjelaskan bahwa sesar yang berada di Majene merupakan sesar yang masih sangat aktif. Hal itu ditunjukkan oleh pergeseran yang masih sering terjadi dan gempa yang mengikuti pergeseran itu. \u201cSesar aktif di Majene ini merupakan sesar naik yang sering menyebabkan gempa dangkal di sana, seperti baru-baru ini (terjadi),\u201d ungkapnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_54740\" aria-describedby=\"caption-attachment-54740\" style=\"width: 754px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-54740 size-large\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-18-at-16.30.01-754x1024.jpeg\" alt=\"Potret Kantor Gubernur Sulawesi Barat sebelum dan sesudah terguncang gempa Majene\" width=\"754\" height=\"1024\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-18-at-16.30.01-754x1024.jpeg 754w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-18-at-16.30.01-221x300.jpeg 221w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-18-at-16.30.01-768x1044.jpeg 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-18-at-16.30.01-236x320.jpeg 236w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-18-at-16.30.01.jpeg 942w\" sizes=\"(max-width: 754px) 100vw, 754px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-54740\" class=\"wp-caption-text\">Potret Kantor Gubernur Sulawesi Barat sebelum dan sesudah terguncang gempa Majene<\/figcaption><\/figure>\n<p>Gempa pembuka dicatat oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terjadi pada pukul 13.35 WIB di kedalaman 10 kilometer dengan kekuatan 5,9 SR. Skala tersebut diestimasi akan berpotensi menimbulkan kerusakan. \u201cBenar saja, gempa memicu terjadinya <em>rockfall<\/em> (runtuhan batu) di perbukitan yang kemudian merusak rumah warga di sana,\u201d sebut Amien.<\/p>\n<p>Peristiwa gempa itu disebut sebagai gempa pembuka (<em>foreshock<\/em>). Karena setelah keesokan harinya, Jumat (15\/1), telah terekam terjadi gempa susulan sebanyak 28 kali di Majene dengan magnitudo yang beragam. \u201cMisalnya pada gempa kedua dengan kekuatan 6,2 SR dirasakan bukan hanya di Majene, melainkan sampai ke Mamuju dan Palu,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Gempa yang mengguncang Majene dan Mamuju memiliki skala intensitas V-VI Modified Mercalli Intensity (MMI). Pada level ini, gempa sangat berpotensi memicu kerusakan. Sementara di Mamuju Tengah, Palu, Mamuju Utara, dan Mamasa, benda-benda terpelanting akibat gempa dengan skala intensitas III-IV MMI.<\/p>\n<figure id=\"attachment_54745\" aria-describedby=\"caption-attachment-54745\" style=\"width: 791px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-54745 size-large\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-18-at-16.29.30-791x1024.jpeg\" alt=\"Ilustrasi shake-map gempa Mamuju-Majene dipadukan dengan kepadatan penduduk untuk assessment cepat yang diterbitkan USGS sehari pascagempa\" width=\"791\" height=\"1024\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-18-at-16.29.30-791x1024.jpeg 791w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-18-at-16.29.30-232x300.jpeg 232w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-18-at-16.29.30-768x994.jpeg 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-18-at-16.29.30-247x320.jpeg 247w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-18-at-16.29.30.jpeg 989w\" sizes=\"(max-width: 791px) 100vw, 791px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-54745\" class=\"wp-caption-text\">Ilustrasi shake-map gempa Mamuju-Majene dipadukan dengan kepadatan penduduk untuk assessment cepat yang diterbitkan USGS sehari pascagempa<\/figcaption><\/figure>\n<p>\u201cMelihat dampak dan besar kekuatannya yang lebih besar dari sebelumnya, sementara kejadian yang terjadi Jumat (15\/1) dini hari itu ditetapkan sebagai gempa utama (<em>mainshock<\/em>),\u201d paparnya mengutip pernyataan BMKG.<\/p>\n<p>Lanjut Amien, semua berharap ketetapan itu tidak berubah dan justru melemah. Sehingga, tidak ada gempa yang lebih besar lagi dan tersisa gempa susulan (<em>aftershock<\/em>) yang kekuatannya semakin mengecil hingga keadaan kembali stabil. \u201cMeski demikian, kita harus mengingat betul sejarah pesisir Majene yang pernah dilanda tsunami pada tahun 1969 akibat bagian <em>fold thrust<\/em> <em>belt <\/em>(jenis sabuk lipatan daerah deformasi, red) sesar Majene yang terletak di lepas pantai,\u201d imbau dosen Departemen Teknik Geofisika ITS ini.<\/p>\n<p>Laporan Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 17 Januari 2021 menyatakan bahwa jumlah korban meninggal akibat gempa magnitudo 6,2 pada 15 Jauari 2021 lalu menjadi 70 orang dari Mamuju dan 11 orang dari Majene. Sebanyak 189 orang mengalami luka berat dan harus menerima perawatan di Mamuju dan sekitar 637 orang yang mengalami luka di Majene mendapati penanganan rawat jalan. \u201cSisanya, sekitar 15.000 penduduk tersebar di sepuluh titik pengungsian,\u201d ujarnya prihatin.<\/p>\n<p>Sementara itu, ruas jalan Majene-Mamuju juga sempat terputus karena mengalami longsor. Sekitar 1.150 unit rumah di Majene terdata alami kerusakan dan 15 sekolah turut terdampak. Sedangkan di Mamuju, tercatat kerusakan berat juga menimpa kantor Gubernur Sulawesi Barat dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mamuju.<\/p>\n<figure id=\"attachment_54741\" aria-describedby=\"caption-attachment-54741\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-54741 size-large\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-18-at-16.30.17-1024x758.jpeg\" alt=\"Runtuhan batu dan longsor yang menimpa ruas jalan Majene-Mamuju usai terjadi gempa\" width=\"1024\" height=\"758\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-18-at-16.30.17-1024x758.jpeg 1024w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-18-at-16.30.17-300x222.jpeg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-18-at-16.30.17-768x568.jpeg 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-18-at-16.30.17-355x263.jpeg 355w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-18-at-16.30.17.jpeg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-54741\" class=\"wp-caption-text\">Runtuhan batu dan longsor yang menimpa ruas jalan Majene-Mamuju usai terjadi gempa<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>Rekomendasi dan Pelajaran dari Sesar Aktif Majene untuk Masyarakat Surabaya<\/strong><\/p>\n<p>Dalam laporan Pusat Gempa Nasional 2017 disebutkan bahwa banyak kota di Indonesia dilewati oleh sesar aktif yang berpotensi mendorong terjadinya gempa. Laporan yang tersaji dalam bentuk peta bahaya gempa itu menunjukkan potensi gempa akibat sesar aktif juga tidak sedikit keberadaannya di Provinsi Jawa Timur. Di antaranya ada sesar Wonorejo di Kabupaten Banyuwangi, sesar Probolinggo di Kabupaten Probolinggo, dan sesar Pasuruan di Kabupaten Pasuruan.<\/p>\n<p>\u201cKota Surabaya bahkan dilewati oleh dua sesar yang berbeda, yaitu sesar Surabaya dan sesar Waru,\u201d jelasmnya terkait persebaran sesar di Surabaya. Keberadaan sesar Waru memanjang dari Gresik, melewati Mojokerto, Jombang, Nganjuk, hingga Saradan. Sesar-sesar ini masih aktif dan mengalami pergerakan setiap tahunnya rata-rata sejauh 0,05 milimeter. Maka sudah sepatutnya, kata Amien, kita mewaspadai terjadinya gempa dan meminimalisasi kerugian yang mungkin terjadi.<\/p>\n<p>Sebelum tak terkendali, lanjutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) dan terkhusus Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya seharusnya telah menyiapkan langkah antisipasi. Amien menyarankan kepada pemerintah untuk melakukan asesmen ancaman gempa, asesmen kerentanan bangunan dan kerentanan tanah, serta asesmen kapasitas masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cBila kawasan tersebut mempunyai kondisi tanah yang buruk dan bangunan yang kurang kokoh, maka bisa dikategorikan kawasan berisiko tinggi,\u201d tuturnya memberikan permisalan. Sebaliknya, apabila kondisi lapisan tanahnya kuat dan bangunan pun berdiri kokoh, maka kawasan dapat masuk dalam klasifikasi kawasan berisiko kecil.<\/p>\n<p>Berdasarkan peta zonasi kawasan dengan tingkat risiko yang rendah hingga tinggi ini, dapat dibuat dan dijadikan acuan mitigasi. Setiap kawasan akan sangat mungkin memiliki arahan mitigasi yang berbeda, sesuai dengan levelisasi itu. Baik itu arahan mitigasi struktural, maupun arahan mitigasi nonstruktural, keduanya sama-sama penting dan perlu untuk diedukasikan kepada masyarakat.<\/p>\n<p>Pada dasarnya, bencana alam tidak akan menimbulkan korban jiwa jika terjadi di kawasan tak berpenduduk. Namun, bukan sesuatu yang tidak mungkin untuk menghindari kerugian yang besar di kawasan padat penduduk. \u201cMaka, mari kenali bencana. Kita kenal dengan bencana, kita selamat,\u201d pesannya memungkasi. <strong>(qaf\/HUMAS ITS)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kampus ITS, ITS News &#8211; Belum usai mengatasi pandemi Covid-19, awal tahun ini Indonesia dikejutkan dengan ragam bencana alam yang berturut-turut terjadi. Hal itu sudah menjadi sesuatu yang lumrah karena letak geografis Indonesia yang unik membuat negeri ini bukan hanya menyimpan potensi kekayaan alam, tetapi juga potensi bencana alam. Salah satunya adalah gempa Majene, Sulawesi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":33,"featured_media":54744,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[14,26,60],"tags":[220,499],"class_list":["post-54739","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama","category-kampus-kita","category-kkn-abmas","tag-humas","tag-qaf"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Memetik Pelajaran dari Gempa Majene Bersama Peneliti ITS - ITS News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Memetik Pelajaran dari Gempa Majene Bersama Peneliti ITS - ITS News\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kampus ITS, ITS News &#8211; Belum usai mengatasi pandemi Covid-19, awal tahun ini Indonesia dikejutkan dengan ragam bencana alam yang berturut-turut terjadi. Hal itu sudah menjadi sesuatu yang lumrah karena letak geografis Indonesia yang unik membuat negeri ini bukan hanya menyimpan potensi kekayaan alam, tetapi juga potensi bencana alam. Salah satunya adalah gempa Majene, Sulawesi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITS News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-01-18T10:10:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-06-17T16:26:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-13-at-17.26.24-1.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"833\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"itsmis\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"itsmis\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/\"},\"author\":{\"name\":\"itsmis\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/f963f1330a6bb10ee3d4ef8ad13b923e\"},\"headline\":\"Memetik Pelajaran dari Gempa Majene Bersama Peneliti ITS\",\"datePublished\":\"2021-01-18T10:10:13+00:00\",\"dateModified\":\"2022-06-17T16:26:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/\"},\"wordCount\":915,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-13-at-17.26.24-1.jpeg\",\"keywords\":[\"HUMAS\",\"qaf\"],\"articleSection\":[\"Berita Utama\",\"Kampus Kita\",\"KKN Abmas\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/\",\"name\":\"Memetik Pelajaran dari Gempa Majene Bersama Peneliti ITS - ITS News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-13-at-17.26.24-1.jpeg\",\"datePublished\":\"2021-01-18T10:10:13+00:00\",\"dateModified\":\"2022-06-17T16:26:53+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-13-at-17.26.24-1.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-13-at-17.26.24-1.jpeg\",\"width\":1250,\"height\":833,\"caption\":\"Peneliti Senior dari Pusat Penelitian Mitigasi, Kebencanaan dan Perubahan Iklim (MKPI) ITS, Dr Ir Amien Widodo MSi\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Memetik Pelajaran dari Gempa Majene Bersama Peneliti ITS\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"name\":\"ITS News\",\"description\":\"Institut Teknologi Sepuluh Nopember\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\",\"name\":\"ITS News\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"width\":98,\"height\":56,\"caption\":\"ITS News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/f963f1330a6bb10ee3d4ef8ad13b923e\",\"name\":\"itsmis\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/96d27614c306157d66f29c13854e68a5044dd1f51bd2792cacfde51cdba0681a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/96d27614c306157d66f29c13854e68a5044dd1f51bd2792cacfde51cdba0681a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"itsmis\"},\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/itsmis\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Memetik Pelajaran dari Gempa Majene Bersama Peneliti ITS - ITS News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Memetik Pelajaran dari Gempa Majene Bersama Peneliti ITS - ITS News","og_description":"Kampus ITS, ITS News &#8211; Belum usai mengatasi pandemi Covid-19, awal tahun ini Indonesia dikejutkan dengan ragam bencana alam yang berturut-turut terjadi. Hal itu sudah menjadi sesuatu yang lumrah karena letak geografis Indonesia yang unik membuat negeri ini bukan hanya menyimpan potensi kekayaan alam, tetapi juga potensi bencana alam. Salah satunya adalah gempa Majene, Sulawesi [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/","og_site_name":"ITS News","article_published_time":"2021-01-18T10:10:13+00:00","article_modified_time":"2022-06-17T16:26:53+00:00","og_image":[{"width":1250,"height":833,"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-13-at-17.26.24-1.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"itsmis","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"itsmis","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/"},"author":{"name":"itsmis","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/f963f1330a6bb10ee3d4ef8ad13b923e"},"headline":"Memetik Pelajaran dari Gempa Majene Bersama Peneliti ITS","datePublished":"2021-01-18T10:10:13+00:00","dateModified":"2022-06-17T16:26:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/"},"wordCount":915,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-13-at-17.26.24-1.jpeg","keywords":["HUMAS","qaf"],"articleSection":["Berita Utama","Kampus Kita","KKN Abmas"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/","name":"Memetik Pelajaran dari Gempa Majene Bersama Peneliti ITS - ITS News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-13-at-17.26.24-1.jpeg","datePublished":"2021-01-18T10:10:13+00:00","dateModified":"2022-06-17T16:26:53+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-13-at-17.26.24-1.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-13-at-17.26.24-1.jpeg","width":1250,"height":833,"caption":"Peneliti Senior dari Pusat Penelitian Mitigasi, Kebencanaan dan Perubahan Iklim (MKPI) ITS, Dr Ir Amien Widodo MSi"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/memetik-pelajaran-dari-gempa-majene-bersama-peneliti-its\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Memetik Pelajaran dari Gempa Majene Bersama Peneliti ITS"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","name":"ITS News","description":"Institut Teknologi Sepuluh Nopember","publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization","name":"ITS News","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","width":98,"height":56,"caption":"ITS News"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/f963f1330a6bb10ee3d4ef8ad13b923e","name":"itsmis","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/96d27614c306157d66f29c13854e68a5044dd1f51bd2792cacfde51cdba0681a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/96d27614c306157d66f29c13854e68a5044dd1f51bd2792cacfde51cdba0681a?s=96&d=mm&r=g","caption":"itsmis"},"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/itsmis\/"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54739","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/33"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54739"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54739\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":54749,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54739\/revisions\/54749"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54744"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54739"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54739"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54739"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}