{"id":54509,"date":"2021-01-06T21:28:36","date_gmt":"2021-01-06T14:28:36","guid":{"rendered":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?p=54509"},"modified":"2021-01-07T03:42:00","modified_gmt":"2021-01-06T20:42:00","slug":"mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/","title":{"rendered":"Mengupas Seluk Beluk Hak Kekayaan Intelektual"},"content":{"rendered":"<figure style=\"width: 1500px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/umpo.ac.id\/web-con\/app\/app-upload\/images\/files\/1538464222-l2dikti.JPG\" alt=\"\" width=\"1500\" height=\"1000\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Ketua Tim Pakar Pengembangan HKI, Prof Dr Ir Suprapto DEA , pembicara dalam Webinar Perlindungan Kekayaan Intelektual Hasil Karya Mahasiswa dan Dosen dalam Sistem HKI<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p><b>Kampus ITS, ITS News \u2013<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> Salah satu harta berharga yang dimiliki manusia adalah ide. Oleh karenanya, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia (RI) memberikan perlindungan terhadap hak ide yang dikenal dengan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Lalu, seperti apakah seluk beluk dari hak tersebut?<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Prof Dr Ir Suprapto DEA, pembicara dalam webinar Departemen Teknik Kimia Industri (DTKI) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menerangkan, ide merupakan hal yang sangat berharga. Terlebih, jika ide tersebut dapat menghasilkan suatu produk yang berguna untuk manusia. \u201cOleh karenanya, diaturlah HKI oleh pemerintah,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Lanjut Suprapto, dengan HKI ini seseorang memiliki hak ekslusif untuk melaksanakan sekaligus melarang orang lain untuk membuat, menjual, menyerahkan, mengedarkan, menyewakan, bahkan mengimpor dan mengekspor sesuatu yang memiliki kesamaan ide dengan miliknya. \u201cHKI ini sebagai fasilitas bagi seseorang untuk mendaftarkan idenya agar mendapat proteksi dan klaim dalam pemanfaatannya,\u201d terang dosen DTKI ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VII Jawa Timur ini menambahkan, berdasar sudut pandang konstitutif, untuk mendapat hak ini seseorang harus mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada Kemenkumham RI. \u201cPerlu diingat jika hak ini bersifat teritorial atau hanya berlaku untuk negara setempat dan negara lain terbebas dari larangan pemanfaatan hak yang terdaftar tersebut,\u201d sambungnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Lebih lanjut, diterangkan oleh Suprapto, HKI terbagi menjadi dua bagian, yakni Hak Cipta dan Hak Kekayaan Industri. Adapun Hak Kekayaan Industri sendiri, masih terbagi lagi menjadi lima bagian yang masing-masing diatur berdasar undang-undang yang berbeda, antara lain hak rahasia dagang, hak desain industri, hak desain tata letak sirkuit terpadu, hak merek, serta hak paten.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hak cipta sendiri merupakan hak atas ekspresi sebuah ide seseorang, namun bukan ide itu sendiri. Misalnya, dalam pembuatan sebuah buku, hak cipta adalah hak atas penciptaan buku itu sebagai wujud ekspresi dari topik, tata bahasa, ide, maupun teknik penulisan yang digunakan. \u201cAndaikan buku tersebut membahas inovasi sebuah teknologi, maka inovasi tersebut menjadi produk terpisah,\u201d imbuh Ketua Tim Pakar Pengembangan HKI ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sedangkan Hak Kekayaan Industri sangat erat kaitannya dengan objek yang dikomersilkan. Seperti hak desain industri tentang bentuk fisik sebuah produk, hak merek tentang logo dan simbol sebuah merek, hak desain tata letak sirkuit terpadu tentang rancangan elektronika, hak rahasia dagang tentang informasi teknologi rahasia sebuah perusahaan, dan hak paten tentang ide baru sebuah teknologi terapan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selain memiliki syarat substansi yang berbeda-beda, seperti orisinal, baru, berbeda, dapat diaplikasikan untuk industri, hak-hak ini juga memiliki durasi perlindungan yang beragam, mulai dari 10, 20, hingga 70 tahun setelah pemilik hak meninggal dunia. \u201cOleh sebab itu, keberlanjutan siklus pengembangan kekayaan intelektual sangat penting untuk diperhatikan,\u201d sambungnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Peneliti direkomendasikan untuk mendaftarkan setiap hasil penelitiannya sebagai HKI. Dengan demikian, HKI ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat melalui sarana bisnis. Selanjutnya, siklus ini terus berputar kembali dengan penelitian pengembangan lebih lanjut. \u201cDi negara maju, siklus pengembangan ini terus berjalan, sehingga HKI-HKI baru selalu muncul untuk terus diperbarui. Berbeda dengan Indonesia, masih banyak siklus yang terpotong di tengah jalan,\u201d paparnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dengan demikian, Suprapto menekankan kembali bahwa HKI sangatlah penting bagi keberlanjutan sebuah ide. Sebab, HKI merupakan aset bisnis yang dapat memberi keuntungan finansial. Selain itu, dengan HKI, pengembangan pasar akan lebih mudah serta memudahkan pembuatan perjanjian lisensi. \u201cDan yang paling penting, kita selaku pengguna aman untuk memanfaatkannya, terbebas dari tuntutan pihak lain,\u201d tutupnya dalam acara yang dihelat (17\/12) ini. (mad\/hen)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kampus ITS, ITS News \u2013 Salah satu harta berharga yang dimiliki manusia adalah ide. Oleh karenanya, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia (RI) memberikan perlindungan terhadap hak ide yang dikenal dengan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Lalu, seperti apakah seluk beluk dari hak tersebut? Prof Dr Ir Suprapto DEA, pembicara dalam webinar Departemen [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":213,"featured_media":54510,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[214,236],"class_list":["post-54509","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama","tag-hen","tag-mad"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengupas Seluk Beluk Hak Kekayaan Intelektual - ITS News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengupas Seluk Beluk Hak Kekayaan Intelektual - ITS News\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kampus ITS, ITS News \u2013 Salah satu harta berharga yang dimiliki manusia adalah ide. Oleh karenanya, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia (RI) memberikan perlindungan terhadap hak ide yang dikenal dengan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Lalu, seperti apakah seluk beluk dari hak tersebut? Prof Dr Ir Suprapto DEA, pembicara dalam webinar Departemen [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITS News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-01-06T14:28:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-01-06T20:42:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/1538464222-l2dikti.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"itsmad\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"itsmad\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/\"},\"author\":{\"name\":\"itsmad\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/6b8697eaf8ad1e6b704536bed9a8539d\"},\"headline\":\"Mengupas Seluk Beluk Hak Kekayaan Intelektual\",\"datePublished\":\"2021-01-06T14:28:36+00:00\",\"dateModified\":\"2021-01-06T20:42:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/\"},\"wordCount\":564,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/1538464222-l2dikti.jpg\",\"keywords\":[\"hen\",\"mad\"],\"articleSection\":[\"Berita Utama\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/\",\"name\":\"Mengupas Seluk Beluk Hak Kekayaan Intelektual - ITS News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/1538464222-l2dikti.jpg\",\"datePublished\":\"2021-01-06T14:28:36+00:00\",\"dateModified\":\"2021-01-06T20:42:00+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/1538464222-l2dikti.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/1538464222-l2dikti.jpg\",\"width\":1500,\"height\":1000,\"caption\":\"Ketua Tim Pakar Pengembangan HKI, Prof Dr Ir Suprapto DEA , pembicara dalam Webinar Perlindungan Kekayaan Intelektual Hasil Karya Mahasiswa dan Dosen dalam Sistem HKI\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengupas Seluk Beluk Hak Kekayaan Intelektual\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"name\":\"ITS News\",\"description\":\"Institut Teknologi Sepuluh Nopember\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\",\"name\":\"ITS News\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"width\":98,\"height\":56,\"caption\":\"ITS News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/6b8697eaf8ad1e6b704536bed9a8539d\",\"name\":\"itsmad\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fe6a85be08df1aac26fa1774c171f49d708107faa3fdbbc57ae55a064eaa9e64?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fe6a85be08df1aac26fa1774c171f49d708107faa3fdbbc57ae55a064eaa9e64?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"itsmad\"},\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/itsmad\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengupas Seluk Beluk Hak Kekayaan Intelektual - ITS News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengupas Seluk Beluk Hak Kekayaan Intelektual - ITS News","og_description":"Kampus ITS, ITS News \u2013 Salah satu harta berharga yang dimiliki manusia adalah ide. Oleh karenanya, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia (RI) memberikan perlindungan terhadap hak ide yang dikenal dengan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Lalu, seperti apakah seluk beluk dari hak tersebut? Prof Dr Ir Suprapto DEA, pembicara dalam webinar Departemen [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/","og_site_name":"ITS News","article_published_time":"2021-01-06T14:28:36+00:00","article_modified_time":"2021-01-06T20:42:00+00:00","og_image":[{"width":1500,"height":1000,"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/1538464222-l2dikti.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"itsmad","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"itsmad","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/"},"author":{"name":"itsmad","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/6b8697eaf8ad1e6b704536bed9a8539d"},"headline":"Mengupas Seluk Beluk Hak Kekayaan Intelektual","datePublished":"2021-01-06T14:28:36+00:00","dateModified":"2021-01-06T20:42:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/"},"wordCount":564,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/1538464222-l2dikti.jpg","keywords":["hen","mad"],"articleSection":["Berita Utama"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/","name":"Mengupas Seluk Beluk Hak Kekayaan Intelektual - ITS News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/1538464222-l2dikti.jpg","datePublished":"2021-01-06T14:28:36+00:00","dateModified":"2021-01-06T20:42:00+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/1538464222-l2dikti.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/01\/1538464222-l2dikti.jpg","width":1500,"height":1000,"caption":"Ketua Tim Pakar Pengembangan HKI, Prof Dr Ir Suprapto DEA , pembicara dalam Webinar Perlindungan Kekayaan Intelektual Hasil Karya Mahasiswa dan Dosen dalam Sistem HKI"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mengupas-seluk-beluk-hak-kekayaan-intelektual\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengupas Seluk Beluk Hak Kekayaan Intelektual"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","name":"ITS News","description":"Institut Teknologi Sepuluh Nopember","publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization","name":"ITS News","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","width":98,"height":56,"caption":"ITS News"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/6b8697eaf8ad1e6b704536bed9a8539d","name":"itsmad","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fe6a85be08df1aac26fa1774c171f49d708107faa3fdbbc57ae55a064eaa9e64?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fe6a85be08df1aac26fa1774c171f49d708107faa3fdbbc57ae55a064eaa9e64?s=96&d=mm&r=g","caption":"itsmad"},"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/itsmad\/"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54509","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/213"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54509"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54509\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":54528,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54509\/revisions\/54528"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54510"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54509"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54509"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54509"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}