{"id":47562,"date":"2020-02-10T15:23:52","date_gmt":"2020-02-10T08:23:52","guid":{"rendered":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?p=47562"},"modified":"2022-06-15T07:19:49","modified_gmt":"2022-06-15T00:19:49","slug":"dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/","title":{"rendered":"Dosen ITS Gagas Solusi Reduktor Banjir di Perkotaan"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_47574\" aria-describedby=\"caption-attachment-47574\" style=\"width: 1280px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-47574\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.15.59.jpeg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"960\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.15.59.jpeg 1280w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.15.59-300x225.jpeg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.15.59-768x576.jpeg 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.15.59-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.15.59-355x266.jpeg 355w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-47574\" class=\"wp-caption-text\">Ir Ismail Sa`ud M MT<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p><strong>Kampus ITS, ITS News &#8211;<\/strong> Banjir seolah-olah telah menjadi \u2018momok\u2019 tersendiri bagi daerah perkotaan tiap musim penghujan tiba, dan menimbulkan kerugian yang tak sedikit tentunya. Berangkat dari masalah itu, dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Ir Ismail Sa`ud M MT mengkaji pengaruh bangunan tinggi terhadap kontribusinya dalam menambah volume run off (air limpasan) beserta solusi penanggulangannya.<\/p><\/blockquote>\n<p>Dosen Teknik Infrastruktur Sipil ini menjelaskan bahwa dewasa ini perkembangan di perkotaan berlangsung dengan sangat cepat dan mustahil untuk dihindari. Oleh karena itu, alih fungsi lahan kian menjadi tren. Lahan-lahan yang tadinya berupa kawasan resapan air hujan, tak lagi mampu menjalankan fungsinya karena telah disulap menjadi lahan terbangun. \u201cDengan adanya alih fungsi lahan tersebut, apabila ada hujan maka air yang meresap berkurang dan menjadi run off atau air yang mengalir,\u201d jelasnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_47573\" aria-describedby=\"caption-attachment-47573\" style=\"width: 581px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-47573\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.16.17.jpeg\" alt=\"\" width=\"581\" height=\"756\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.16.17.jpeg 581w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.16.17-231x300.jpeg 231w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.16.17-246x320.jpeg 246w\" sizes=\"(max-width: 581px) 100vw, 581px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-47573\" class=\"wp-caption-text\">Skema ukuran bangunan dan arah angin yang mengenai bangunan<\/figcaption><\/figure>\n<p>Dipaparkan Ismail, perkembangan di perkotaan tak hanya dilakukan secara horisontal, namun juga secara vertikal. Hal ini terbukti dari banyaknya bangunan-bangunan pencakar langit di perkotaan yang meliputi pusat perbelanjaan, apartemen, kondominium, kantor, dan hotel. Di Surabaya sendiri, saat ini ada 65 bangunan tinggi yang telah dibangun dengan ketinggian 20 hingga 79 lantai dan 65 bangunan tinggi yang lain dengan ketinggian 12 hingga 19 lantai. Jumlah tersebut belum ditambahkan dengan bangunan-bangunan bertingkat tinggi lain yang sedang dalam proses pembangunan.<\/p>\n<p>Di lain sisi, menurut Ismail, air hujan tidak selalu jatuh tegak lurus karena adanya pengaruh arah angin. Oleh karena itu, ada kemiringan yang terjadi ketika air hujan jatuh. Hal ini menimbulkan pemikiran bahwa dinding-dinding bangunan tinggi juga berpengaruh terhadap penambahan volume air hujan karena turut menambah aliran permukaan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_47571\" aria-describedby=\"caption-attachment-47571\" style=\"width: 937px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-47571\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.17.50.jpeg\" alt=\"\" width=\"937\" height=\"532\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.17.50.jpeg 937w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.17.50-300x170.jpeg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.17.50-768x436.jpeg 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.17.50-355x202.jpeg 355w\" sizes=\"(max-width: 937px) 100vw, 937px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-47571\" class=\"wp-caption-text\">Bentuk desain kolam tampungan air hujan hasil kajian Ir Ismail Sa`ud M MT<\/figcaption><\/figure>\n<p>\u201cAda pengaruh lain di samping lahan yang tergantikan dari tanah resapan menjadi lahan terbangun, yaitu dinding bangunan bertingkat tinggi yang ikut berpengaruh terhadap penambahan volume run off-nya (volume alirannya, red),\u201d papar lelaki berkacamata ini.<\/p>\n<p>Namun saat ini, Ismail mengungkapkan bahwa rencana drainase Surabaya (Surabaya Drainage Master Plan, SDMP 1998) tidak mempertimbangkan kontribusi limpasan curah hujan dari bangunan bertingkat tinggi. Sehingga regulasi mengenai pengendalian limpasan air hujan dari bangunan tinggi belum ada.<\/p>\n<p>Melihat situasi tersebut, Ismail mengaku rasa keingintahuannya tergugah sehingga penelitian tentang kajian ini pun terlaksana. \u201cOleh karena itu, penanganan khusus dalam mengendalikan limpasan hujan yang disebabkan oleh bangunan bertingkat tinggi juga diperlukan,\u201d ujarnya mengingatkan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_47572\" aria-describedby=\"caption-attachment-47572\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-47572\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.16.59.jpeg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.16.59.jpeg 1024w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.16.59-300x225.jpeg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.16.59-768x576.jpeg 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.16.59-355x266.jpeg 355w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-47572\" class=\"wp-caption-text\">Bentuk desain peletakan kolam tampungan air hujan di samping bangunan bertingkat tinggi yang dirancang dari kajian Ir Ismail Sa`ud M MT<\/figcaption><\/figure>\n<p>Berdasar perhitungan yang telah dilakukannya, bidang vertikal tinggi seperti dinding bangunan ternyata memberi kontribusi 7 hingga 9 persen dari volume air hujan. Karenanya, dosen kelahiran Sidoarjo ini beranggapan bahwa bangunan-bangunan bertingkat tinggi ini harus memiliki sistem pengalokasian air hujan sendiri, sehingga dapat membantu mereduksi banjir yang terjadi di perkotaan.<\/p>\n<p>Menurutnya, ada dua pertimbangan yang dapat dilakukan. Alternatif yang pertama adalah dengan disediakannya tampungan air hujan sementara dari tiap bangunan bertingkat tinggi. Hal ini dimaksudkan agar limpasan dari dinding bangunan bertingkat tinggi tidak turut membebani saluran publik yang telah disiapkan pemerintah. Ketika air di saluran publik surut, air tampungan dapat dikosongkan dengan cara dipompa keluar untuk dibuang atau diresapkan.<\/p>\n<p>Sedangkan, solusi kedua ialah dengan menerapkan sistem pemanenan air hujan. Tidak jauh berbeda dengan alternatif pertama, melalui sistem ini air tetap ditampung namun bedanya tidak dibuang atau diresapkan melainkan dimanfaatkan sebagai air baku. \u201cAir hujan itu sebenarnya berkah, jika dapat dimanfaatkan sebagai penyedia air baku yang dapat digunakan untuk menyiram tanaman, mencuci, atau kegunaan yang lain,\u201d tuturnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_47570\" aria-describedby=\"caption-attachment-47570\" style=\"width: 640px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-47570\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.18.05.jpeg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"640\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.18.05.jpeg 640w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.18.05-150x150.jpeg 150w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.18.05-300x300.jpeg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.18.05-320x320.jpeg 320w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-47570\" class=\"wp-caption-text\">Bidang datar vertikal sebagai pengganti dinding bangunan yang disertai alat penangkap dan penampung air hujan<\/figcaption><\/figure>\n<p>Alumnus Teknik Sipil ITS ini pun menarget agar sistem ini dapat diterapkan di lingkungan rumah warga, karena akan ada lebih banyak keuntungan yang diperoleh. Selain sebagai pengendali volume limpasan air hujan dan mencegah terjadinya banjir, air hujan yang ditampung juga dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai air baku. Ismail mencetuskan ide ini sebagai sistem alokasi pengendali air yang cerdas (smart water allocation system).<\/p>\n<p>Pemanfaatan itu, menurut Ismail, berkaitan dengan pentingnya tuntutan akan air baku di masa depan. Saat ini memang hampir tidak ada masalah mengenai ketersediaan air baku, namun tak dapat dipungkiri bahwa air baku yang bersumber dari daerah aliran sungai (DAS) lama kelamaan menurun baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Hal tersebut karena adanya faktor-fakor penyebab menurunnya kualitas air baku seperti pengaruh cuaca dan ulah manusia yang sulit dihindari.<\/p>\n<p>Dalam prosesnya, jelas Ismail, penelitian yang dilakukan di lingkungan kampus ITS ini menggunakan bidang-bidang datar vertikal guna mengetahui pengaruh arah angin dari keempat penjuru mata angin. Selanjutnya, koefisien limpasan turut diperhitungkan untuk membuktikan adanya penambahan volume limpasan dari bidang-bidang datar vertikal tersebut.<\/p>\n<figure id=\"attachment_47569\" aria-describedby=\"caption-attachment-47569\" style=\"width: 1032px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-47569\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.18.34.jpeg\" alt=\"\" width=\"1032\" height=\"581\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.18.34.jpeg 1032w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.18.34-300x169.jpeg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.18.34-768x432.jpeg 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.18.34-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.18.34-355x200.jpeg 355w\" sizes=\"(max-width: 1032px) 100vw, 1032px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-47569\" class=\"wp-caption-text\">Alat penelitian Ir Ismail Sa&#8217;ud M MT yang diletakkan di lingkungan kampus ITS<\/figcaption><\/figure>\n<p>Selain itu, lanjutnya, penelitian ini juga menggunakan metode Log-Pearson tipe III untuk mengukur curah hujan yang terjadi di Surabaya. \u201cSemua perhitungan sistematis inilah yang kemudian digunakan untuk menentukan dimensi reservoir yang dibutuhkan sebagai solusi reduktor banjir di perkotaan,\u201d terangnya lagi.<\/p>\n<p>Ismail berharap kajiannya ini dapat menambah wawasan baru dari sisi keilmuan dan dapat dikembangkan lebih jauh. Tidak hanya itu, Ismail juga berharap agar penelitiannya dapat menjadi pertimbangan bagi pemerintah dalam hal regulasi pengembang yang ingin membangun bangunan bertingkat tinggi supaya ikut bertanggung jawab dalam mereduksi volume limpasan air hujan. \u201cHarapannya, masyarakat juga didorong untuk memanen air hujan. Kalau bisa dimanfaatkan, saya kira keuntungannya bisa lebih luas lagi,\u201d imbuhnya. (ra\/HUMAS ITS)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kampus ITS, ITS News &#8211; Banjir seolah-olah telah menjadi \u2018momok\u2019 tersendiri bagi daerah perkotaan tiap musim penghujan tiba, dan menimbulkan kerugian yang tak sedikit tentunya. Berangkat dari masalah itu, dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Ir Ismail Sa`ud M MT mengkaji pengaruh bangunan tinggi terhadap kontribusinya dalam menambah volume run off (air limpasan) beserta solusi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":33,"featured_media":47574,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[14,1],"tags":[220,511],"class_list":["post-47562","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama","category-riset-dan-teknologi","tag-humas","tag-ra"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Dosen ITS Gagas Solusi Reduktor Banjir di Perkotaan - ITS News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dosen ITS Gagas Solusi Reduktor Banjir di Perkotaan - ITS News\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kampus ITS, ITS News &#8211; Banjir seolah-olah telah menjadi \u2018momok\u2019 tersendiri bagi daerah perkotaan tiap musim penghujan tiba, dan menimbulkan kerugian yang tak sedikit tentunya. Berangkat dari masalah itu, dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Ir Ismail Sa`ud M MT mengkaji pengaruh bangunan tinggi terhadap kontribusinya dalam menambah volume run off (air limpasan) beserta solusi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITS News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-02-10T08:23:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-06-15T00:19:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.15.59.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"itsmis\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"itsmis\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/\"},\"author\":{\"name\":\"itsmis\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/6bdbe2d99383f19ec825ec3e47b367b7\"},\"headline\":\"Dosen ITS Gagas Solusi Reduktor Banjir di Perkotaan\",\"datePublished\":\"2020-02-10T08:23:52+00:00\",\"dateModified\":\"2022-06-15T00:19:49+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/\"},\"wordCount\":925,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.15.59.jpeg\",\"keywords\":[\"HUMAS\",\"ra\"],\"articleSection\":[\"Berita Utama\",\"Riset dan Teknologi\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/\",\"name\":\"Dosen ITS Gagas Solusi Reduktor Banjir di Perkotaan - ITS News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.15.59.jpeg\",\"datePublished\":\"2020-02-10T08:23:52+00:00\",\"dateModified\":\"2022-06-15T00:19:49+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.15.59.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.15.59.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":960,\"caption\":\"Ir Ismail Sa`ud M MT\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dosen ITS Gagas Solusi Reduktor Banjir di Perkotaan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"name\":\"ITS News\",\"description\":\"Institut Teknologi Sepuluh Nopember\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\",\"name\":\"ITS News\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"width\":98,\"height\":56,\"caption\":\"ITS News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/6bdbe2d99383f19ec825ec3e47b367b7\",\"name\":\"itsmis\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/96d27614c306157d66f29c13854e68a5044dd1f51bd2792cacfde51cdba0681a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/96d27614c306157d66f29c13854e68a5044dd1f51bd2792cacfde51cdba0681a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"itsmis\"},\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/itsmis\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dosen ITS Gagas Solusi Reduktor Banjir di Perkotaan - ITS News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Dosen ITS Gagas Solusi Reduktor Banjir di Perkotaan - ITS News","og_description":"Kampus ITS, ITS News &#8211; Banjir seolah-olah telah menjadi \u2018momok\u2019 tersendiri bagi daerah perkotaan tiap musim penghujan tiba, dan menimbulkan kerugian yang tak sedikit tentunya. Berangkat dari masalah itu, dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Ir Ismail Sa`ud M MT mengkaji pengaruh bangunan tinggi terhadap kontribusinya dalam menambah volume run off (air limpasan) beserta solusi [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/","og_site_name":"ITS News","article_published_time":"2020-02-10T08:23:52+00:00","article_modified_time":"2022-06-15T00:19:49+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":960,"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.15.59.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"itsmis","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"itsmis","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/"},"author":{"name":"itsmis","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/6bdbe2d99383f19ec825ec3e47b367b7"},"headline":"Dosen ITS Gagas Solusi Reduktor Banjir di Perkotaan","datePublished":"2020-02-10T08:23:52+00:00","dateModified":"2022-06-15T00:19:49+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/"},"wordCount":925,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.15.59.jpeg","keywords":["HUMAS","ra"],"articleSection":["Berita Utama","Riset dan Teknologi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/","name":"Dosen ITS Gagas Solusi Reduktor Banjir di Perkotaan - ITS News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.15.59.jpeg","datePublished":"2020-02-10T08:23:52+00:00","dateModified":"2022-06-15T00:19:49+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.15.59.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/02\/WhatsApp-Image-2020-02-06-at-15.15.59.jpeg","width":1280,"height":960,"caption":"Ir Ismail Sa`ud M MT"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dosen-its-gagas-solusi-reduktor-banjir-di-perkotaan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dosen ITS Gagas Solusi Reduktor Banjir di Perkotaan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","name":"ITS News","description":"Institut Teknologi Sepuluh Nopember","publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization","name":"ITS News","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","width":98,"height":56,"caption":"ITS News"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/6bdbe2d99383f19ec825ec3e47b367b7","name":"itsmis","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/96d27614c306157d66f29c13854e68a5044dd1f51bd2792cacfde51cdba0681a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/96d27614c306157d66f29c13854e68a5044dd1f51bd2792cacfde51cdba0681a?s=96&d=mm&r=g","caption":"itsmis"},"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/itsmis\/"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47562","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/33"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47562"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47562\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":47575,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47562\/revisions\/47575"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47574"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47562"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47562"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47562"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}