{"id":46404,"date":"2019-12-10T19:09:56","date_gmt":"2019-12-10T12:09:56","guid":{"rendered":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?p=46404"},"modified":"2022-06-15T06:58:12","modified_gmt":"2022-06-14T23:58:12","slug":"mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/","title":{"rendered":"Mahasiswa ITS Rancang Beton Ramah Lingkungan dari Limbah PLTU"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_46405\" aria-describedby=\"caption-attachment-46405\" style=\"width: 552px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-46405\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2019\/12\/WhatsApp-Image-2019-12-10-at-17.52.32-225x300.jpeg\" alt=\"\" width=\"552\" height=\"736\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2019\/12\/WhatsApp-Image-2019-12-10-at-17.52.32-225x300.jpeg 225w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2019\/12\/WhatsApp-Image-2019-12-10-at-17.52.32-768x1025.jpeg 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2019\/12\/WhatsApp-Image-2019-12-10-at-17.52.32-767x1024.jpeg 767w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2019\/12\/WhatsApp-Image-2019-12-10-at-17.52.32-240x320.jpeg 240w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2019\/12\/WhatsApp-Image-2019-12-10-at-17.52.32.jpeg 959w\" sizes=\"(max-width: 552px) 100vw, 552px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-46405\" class=\"wp-caption-text\">Rifqi Nadhif Arrafid (kiri) dan Galih Syifa\u2019ul Ummah saat usai menerima penghargaan sebagai juara pertama Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional BUILDYEAR 2019 di UNS, awal bulan lalu<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p><strong>Kampus ITS, ITS News &#8211;<\/strong> Satu lagi karya inovasi berhasil digagas oleh tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Tim dari Departemen Teknik Infrastruktur Sipil tersebut berhasil mengembangkan beton geopolimer yang ramah lingkungan, berasal dari bahan dasar limbah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).<\/p><\/blockquote>\n<p>Mereka adalah Rifqi Nadhif Arrafid, Galih Syifa\u2019ul Ummah, dan Yosi Noviari Wibowo yang tergabung dalam Tim CT-SEGORO. Menurut Galih Syifa\u2019ul Ummah, membuat beton ramah lingkungan tentu butuh pertimbangan yang matang. Banyak peristiwa yang melatarbelakangi terciptanya beton ini. \u201cKurang lebih ada tiga hal yang mendasari kami dalam mengembangkan beton ini,\u201d ujar Galih.<\/p>\n<p>Alasan pertamanya, menurut Galih, karena dosen-dosen ITS sebenarnya sudah melakukan penelitian tentang hal ini, begitu pula ia dan tinmnya pun sudah beberapa kali terlibat dalam penelitian tersebut. \u201cSetidaknya hal ini sesuai dengan subbidang yang kami ambil dan kami ingin mengembangkan penelitian ini,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Yang kedua, mahasiswa berambut gondrong tersebut menyampaikan, beton konvensional dengan bahan semen abu-abu seperti yang sering dipasarkan itu sangat tidak ramah lingkungan. Karena produksi semen tersebut melepaskan karbondioksida yang menyebabkan pemanasan global. \u201cBeton yang kami kembangkan berbeda, beton kami ramah lingkungan karena berbahan dasar limbah PLTU atau sisa pembakaran batubara,\u201d tegas Galih.<\/p>\n<p>Galih menambahkan alasan berikutnya, beton ini juga dibuat untuk meminimalisir pembuangan limbah batubara. Seperti diketahui bahwa Indonesia merupakan negara penghasil batubara terbesar. Oleh karena itu, limbah yang dihasilkannya pun besar. Salah satunya adalah limbah PLTU di Paiton yang juga dijadikannya sampel penelitian.<\/p>\n<p>Limbah-limbah tersebut, kata Galih, biasanya kurang dimanfaatkan oleh masyarakat sekitarnya. \u201cBiasanya limbah langsung dibuang ke sungai, tentu saja hal itu akan membuat lingkungan semakin tercemar,\u201d beber mahasiswa angkatan 2017 tersebut menguak fakta yang ada di lapangan selama ini.<\/p>\n<p>Walaupun beton dari bahan limbah batubara sudah pernah diteliti dan sedang marak diteliti, namun beton milik tim CT-SEGORO ini memiliki perbedaan yang unik. Jika beton geopolimer pada umumnya berbahan dasar fly ash tipe-C dengan kadar kalsium (Ca) 19 persen. Galih menyampaikan bahwa beton milik timnya ini berbahan dasar fly ash tipe-C dengan kadar Ca 27 persen.<\/p>\n<p>Hal tersebut, menurutnya, membuat beton yang dikembangkan timnya tidak mudah kering. Semakin lama kering sebuah beton, semakin baik pula kualitas beton tersebut. \u201cSebenarnya bukan kadar persennya yang mempengaruhi kualitas beton, tapi cara pengolahannya lah yang mempengaruhi,\u201d jelas Galih lagi.<\/p>\n<p>Melanjutkan penjelasan sebelumnya, Galih mengatakan, secara garis besar metode pengolahannya hampir mirip dengan metode pembuatan beton geopolimer lainnya. Yaitu dengan cara mereaksikan fly ash tipe-C dengan alkali. Namun, untuk beton fly ash tipe-C kadar Ca 27 persen menggunakan metode terpisah, sehingga menghasilkan produk yang tidak cepat mengering dan lebih baik kualitasnya karena dinilai lebih kuat.<\/p>\n<p>Metode yang dipakai tim ini menggunakan takaran yang berbeda dengan takaran beton geopolimer lainnya. Yaitu dengan takaran semen geopolimer 35 persen dan 65 persen agregat (pasir dan kerikil). \u201cMetode ini hanya bisa diterapkan pada beton dengan fly ash kadar Ca 27 persen saja,\u201d tutur mahasiswa asal Blitar ini.<\/p>\n<p>Galih menyampaikan, semakin tinggi kadar Ca maka semakin rumit pula metode pengolahannya. Selain itu, setiap perbedaan kadar Ca, berbeda pula metode pengolahannya. \u201cHal itulah yang menjadi hambatan dan sampai saat ini kami teliti bagaimana cara mengatasinya,\u201d ungkap Galih lagi.<\/p>\n<figure id=\"attachment_46406\" aria-describedby=\"caption-attachment-46406\" style=\"width: 797px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-46406\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2019\/12\/WhatsApp-Image-2019-12-10-at-17.52.49-300x225.jpeg\" alt=\"\" width=\"797\" height=\"598\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2019\/12\/WhatsApp-Image-2019-12-10-at-17.52.49-300x225.jpeg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2019\/12\/WhatsApp-Image-2019-12-10-at-17.52.49-768x575.jpeg 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2019\/12\/WhatsApp-Image-2019-12-10-at-17.52.49-1024x767.jpeg 1024w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2019\/12\/WhatsApp-Image-2019-12-10-at-17.52.49-355x266.jpeg 355w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2019\/12\/WhatsApp-Image-2019-12-10-at-17.52.49.jpeg 1280w\" sizes=\"(max-width: 797px) 100vw, 797px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-46406\" class=\"wp-caption-text\">Contoh Beton Geopolimer karya Tim CT-SEGORO dari Departemen Teknik Infrastruktur Sipil ITS<\/figcaption><\/figure>\n<p>Jika dilihat dari segi harga, walaupun dinilai lebih murah, namun Galih menyampaikan tidak ada perbedaan yang signifikan. Akan tetapi, jika dilihat dari segi kekuatan, beton milik timnya dinilai lebih kuat karena faktor lamanya beton mengering seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. \u201cYang terpenting beton (tim) kami dapat mengurangi masalah lingkungan,\u201d klaim Galih.<\/p>\n<p>Karya inovasi yang mereka hasilkan ini pun telah berhasil menyabet juara pertama dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional BUILDYEAR 2019 di Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), awal bulan lalu.<\/p>\n<p>Mahasiswa berperawakan tinggi ini mengatakan, jika beton rancangan timnya ini untuk diaplikasikan di dermaga. Karya inovasi yang berhasil mereka rancang ini pun bernama Segoro Konkret, menyesuaikan dengan nama tim mereka. Nama itu diambil dengan makna \u201csegoro\u201d adalah laut dan \u201ckonkret\u201d adalah beton. \u201cSeperti namanya, produk yang kami lombakan ini yaitu beton untuk dermaga di laut,\u201d terang Galih.<\/p>\n<p>Galih bersama timnya bertekad bahwa penelitian ini tidak akan berakhir setelah mereka mendapat juara, mereka ingin penelitian ini tetap dilanjutkan agar benar-benar dapat diaplikasikan di wilayah pelabuhan, pantai, dan laut. \u201cKami ingin melakukan uji resistivity dan uji permeability untuk mengetahui dengan jelas bagaimana dampak beton ini jika diterapkan di laut, akan tetap kuat ataukah menjadi keropos,\u201d pungkas Galih. (dil\/HUMAS ITS)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kampus ITS, ITS News &#8211; Satu lagi karya inovasi berhasil digagas oleh tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Tim dari Departemen Teknik Infrastruktur Sipil tersebut berhasil mengembangkan beton geopolimer yang ramah lingkungan, berasal dari bahan dasar limbah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Mereka adalah Rifqi Nadhif Arrafid, Galih Syifa\u2019ul Ummah, dan Yosi Noviari Wibowo [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":33,"featured_media":46405,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[26,60],"tags":[497,220],"class_list":["post-46404","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kampus-kita","category-kkn-abmas","tag-dil","tag-humas"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mahasiswa ITS Rancang Beton Ramah Lingkungan dari Limbah PLTU - ITS News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mahasiswa ITS Rancang Beton Ramah Lingkungan dari Limbah PLTU - ITS News\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kampus ITS, ITS News &#8211; Satu lagi karya inovasi berhasil digagas oleh tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Tim dari Departemen Teknik Infrastruktur Sipil tersebut berhasil mengembangkan beton geopolimer yang ramah lingkungan, berasal dari bahan dasar limbah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Mereka adalah Rifqi Nadhif Arrafid, Galih Syifa\u2019ul Ummah, dan Yosi Noviari Wibowo [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITS News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-12-10T12:09:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-06-14T23:58:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2019\/12\/WhatsApp-Image-2019-12-10-at-17.52.32.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"959\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"itsmis\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"itsmis\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/\"},\"author\":{\"name\":\"itsmis\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/fe1c453700341b31a925eeabc771d2f0\"},\"headline\":\"Mahasiswa ITS Rancang Beton Ramah Lingkungan dari Limbah PLTU\",\"datePublished\":\"2019-12-10T12:09:56+00:00\",\"dateModified\":\"2022-06-14T23:58:12+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/\"},\"wordCount\":760,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2019\/12\/WhatsApp-Image-2019-12-10-at-17.52.32.jpeg\",\"keywords\":[\"dil\",\"HUMAS\"],\"articleSection\":[\"Kampus Kita\",\"KKN Abmas\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/\",\"name\":\"Mahasiswa ITS Rancang Beton Ramah Lingkungan dari Limbah PLTU - ITS News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2019\/12\/WhatsApp-Image-2019-12-10-at-17.52.32.jpeg\",\"datePublished\":\"2019-12-10T12:09:56+00:00\",\"dateModified\":\"2022-06-14T23:58:12+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2019\/12\/WhatsApp-Image-2019-12-10-at-17.52.32.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2019\/12\/WhatsApp-Image-2019-12-10-at-17.52.32.jpeg\",\"width\":959,\"height\":1280,\"caption\":\"Rifqi Nadhif Arrafid (kiri) dan Galih Syifa\u2019ul Ummah saat usai menerima penghargaan sebagai juara pertama Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional BUILDYEAR 2019 di UNS, awal bulan lalu\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mahasiswa ITS Rancang Beton Ramah Lingkungan dari Limbah PLTU\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"name\":\"ITS News\",\"description\":\"Institut Teknologi Sepuluh Nopember\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\",\"name\":\"ITS News\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"width\":98,\"height\":56,\"caption\":\"ITS News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/fe1c453700341b31a925eeabc771d2f0\",\"name\":\"itsmis\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/96d27614c306157d66f29c13854e68a5044dd1f51bd2792cacfde51cdba0681a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/96d27614c306157d66f29c13854e68a5044dd1f51bd2792cacfde51cdba0681a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"itsmis\"},\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/itsmis\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mahasiswa ITS Rancang Beton Ramah Lingkungan dari Limbah PLTU - ITS News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mahasiswa ITS Rancang Beton Ramah Lingkungan dari Limbah PLTU - ITS News","og_description":"Kampus ITS, ITS News &#8211; Satu lagi karya inovasi berhasil digagas oleh tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Tim dari Departemen Teknik Infrastruktur Sipil tersebut berhasil mengembangkan beton geopolimer yang ramah lingkungan, berasal dari bahan dasar limbah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Mereka adalah Rifqi Nadhif Arrafid, Galih Syifa\u2019ul Ummah, dan Yosi Noviari Wibowo [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/","og_site_name":"ITS News","article_published_time":"2019-12-10T12:09:56+00:00","article_modified_time":"2022-06-14T23:58:12+00:00","og_image":[{"width":959,"height":1280,"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2019\/12\/WhatsApp-Image-2019-12-10-at-17.52.32.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"itsmis","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"itsmis","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/"},"author":{"name":"itsmis","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/fe1c453700341b31a925eeabc771d2f0"},"headline":"Mahasiswa ITS Rancang Beton Ramah Lingkungan dari Limbah PLTU","datePublished":"2019-12-10T12:09:56+00:00","dateModified":"2022-06-14T23:58:12+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/"},"wordCount":760,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2019\/12\/WhatsApp-Image-2019-12-10-at-17.52.32.jpeg","keywords":["dil","HUMAS"],"articleSection":["Kampus Kita","KKN Abmas"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/","name":"Mahasiswa ITS Rancang Beton Ramah Lingkungan dari Limbah PLTU - ITS News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2019\/12\/WhatsApp-Image-2019-12-10-at-17.52.32.jpeg","datePublished":"2019-12-10T12:09:56+00:00","dateModified":"2022-06-14T23:58:12+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2019\/12\/WhatsApp-Image-2019-12-10-at-17.52.32.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2019\/12\/WhatsApp-Image-2019-12-10-at-17.52.32.jpeg","width":959,"height":1280,"caption":"Rifqi Nadhif Arrafid (kiri) dan Galih Syifa\u2019ul Ummah saat usai menerima penghargaan sebagai juara pertama Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional BUILDYEAR 2019 di UNS, awal bulan lalu"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/mahasiswa-its-rancang-beton-ramah-lingkungan-dari-limbah-pltu\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mahasiswa ITS Rancang Beton Ramah Lingkungan dari Limbah PLTU"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","name":"ITS News","description":"Institut Teknologi Sepuluh Nopember","publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization","name":"ITS News","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","width":98,"height":56,"caption":"ITS News"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/fe1c453700341b31a925eeabc771d2f0","name":"itsmis","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/96d27614c306157d66f29c13854e68a5044dd1f51bd2792cacfde51cdba0681a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/96d27614c306157d66f29c13854e68a5044dd1f51bd2792cacfde51cdba0681a?s=96&d=mm&r=g","caption":"itsmis"},"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/itsmis\/"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46404","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/33"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=46404"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46404\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":46407,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46404\/revisions\/46407"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/46405"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46404"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=46404"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=46404"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}