{"id":33394,"date":"2018-04-19T13:56:56","date_gmt":"2018-04-19T13:56:56","guid":{"rendered":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?p=33394"},"modified":"2018-04-19T13:56:56","modified_gmt":"2018-04-19T13:56:56","slug":"belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/","title":{"rendered":"Belajar dari Jepang, Darmawan Ajarkan Budaya Tepat Waktu"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_33395\" aria-describedby=\"caption-attachment-33395\" style=\"width: 1280px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-33395\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/WhatsApp-Image-2018-04-18-at-21.40.59.jpeg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"859\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/WhatsApp-Image-2018-04-18-at-21.40.59.jpeg 1280w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/WhatsApp-Image-2018-04-18-at-21.40.59-300x201.jpeg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/WhatsApp-Image-2018-04-18-at-21.40.59-768x515.jpeg 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/WhatsApp-Image-2018-04-18-at-21.40.59-1024x687.jpeg 1024w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/WhatsApp-Image-2018-04-18-at-21.40.59-355x238.jpeg 355w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-33395\" class=\"wp-caption-text\">Dr Eng R Darmawan ST MT saat berada di Jepang.<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p><strong>Kampus ITS, ITS News &#8211;<\/strong> Siapa yang tidak mengetahui kebiasaan masyarakat Jepang yang sangat tepat waktu? Kebiasaan baik tersebut juga dirasakan langsung oleh Dr Eng R Darmawan ST MT selama masa studi program doktor di Universitas Kumamoto, Jepang. Sepulangnya ke Departemen Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), ia pun mencoba menularkan budaya itu kepada mahasiswanya.<\/p><\/blockquote>\n<p>Darmawan menilai, budaya tepat waktu yang Jepang miliki berkaitan dengan seni origami yang juga sudah dipelajari sejak kecil di sana. Ketepatan menjadi nilai yang mampu dipetik jika melihat keterkaitan antar keduanya. \u201cBentuk lipatan dari origami, selalu simetris. Semua sisinya harus tepat lipatannya,\u201d ujar dosen Mikrobiologi Industri ini.<\/p>\n<p>Darmawan mengalami sendiri bagaimana luar biasanya budaya tepat waktu masyarakat Jepang. Ia menceritakan pernah memiliki pengalaman unik saat membuat janji dengan salah satu sekretaris umum salah satu NGO di kampusnya dahulu. Saat itu Darmawan membuat janji hadir pukul sembilan, ia pun sengaja datang 10 menit lebih awal. Ternyata, orang Jepang tersebut telah hadir 15 hingga 20 menit lebih awal.<\/p>\n<p>Profesor di sana juga mengajari mahasiswanya bagaimana cara menghargai waktu dengan hal sekecil membuat janji. Biasanya, profesor menawarkan mahasiswa untuk mengatur waktu bertemu. \u201cApabila sudah menentukan, maka harus berkomitmen untuk datang tepat di waktu tersebut,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Setelah pulang dari Universitas Kumamoto, Darmawan pun mencoba menularkan kebiasaan masyarakat Jepang yang dipelajarinya. Sudah hampir tiga tahun ini Darmawan menerapkan disiplin waktu di kelas yang diajarnya. Ia hanya memberi toleransi keterlambatan 15 menit, dan peraturan ini bersifat dua arah.<\/p>\n<p>\u201cMahasiswa saya larang masuk kelas apabila terlambat. Peraturan ini juga berlaku bagi saya. Kelas ditiadakan dan diganti waktu lain jika saya terlambat,\u201d tutur Darmawan.<\/p>\n<p>Dosen berkacamata ini mengatakan, setidaknya ia mampu merubah pola pikir mahasiswa mengenai waktu dengan perubahan kecil yang coba ia tanamkan. Darmawan juga senantiasa memotivasi perihal pentingnya disiplin kepada mahasiswanya. \u201cTepat waktu itu membangun kepercayaan orang lain. Ini berkaitan dengan karir di dunia kerja nanti,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Ia mengatakan, dengan menanamkan budaya tepat waktu ini sedikit demi sedikit kebiasaan terlambat masyarakat Indonesia bisa berkurang. Ia berharap, dengan langkah kecil semacam ini akan banyak lagi orang yang tergerak untuk melakukan hal baik. (nov\/mik)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kampus ITS, ITS News &#8211; Siapa yang tidak mengetahui kebiasaan masyarakat Jepang yang sangat tepat waktu? Kebiasaan baik tersebut juga dirasakan langsung oleh Dr Eng R Darmawan ST MT selama masa studi program doktor di Universitas Kumamoto, Jepang. Sepulangnya ke Departemen Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), ia pun mencoba menularkan budaya itu kepada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":33,"featured_media":33395,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"class_list":["post-33394","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Belajar dari Jepang, Darmawan Ajarkan Budaya Tepat Waktu - ITS News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Belajar dari Jepang, Darmawan Ajarkan Budaya Tepat Waktu - ITS News\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kampus ITS, ITS News &#8211; Siapa yang tidak mengetahui kebiasaan masyarakat Jepang yang sangat tepat waktu? Kebiasaan baik tersebut juga dirasakan langsung oleh Dr Eng R Darmawan ST MT selama masa studi program doktor di Universitas Kumamoto, Jepang. Sepulangnya ke Departemen Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), ia pun mencoba menularkan budaya itu kepada [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITS News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-04-19T13:56:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/WhatsApp-Image-2018-04-18-at-21.40.59.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"859\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"itsmis\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"itsmis\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/\"},\"author\":{\"name\":\"itsmis\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/6bdbe2d99383f19ec825ec3e47b367b7\"},\"headline\":\"Belajar dari Jepang, Darmawan Ajarkan Budaya Tepat Waktu\",\"datePublished\":\"2018-04-19T13:56:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/\"},\"wordCount\":364,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/WhatsApp-Image-2018-04-18-at-21.40.59.jpeg\",\"articleSection\":[\"Berita Utama\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/\",\"name\":\"Belajar dari Jepang, Darmawan Ajarkan Budaya Tepat Waktu - ITS News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/WhatsApp-Image-2018-04-18-at-21.40.59.jpeg\",\"datePublished\":\"2018-04-19T13:56:56+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/WhatsApp-Image-2018-04-18-at-21.40.59.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/WhatsApp-Image-2018-04-18-at-21.40.59.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":859,\"caption\":\"Dr Eng R Darmawan ST MT saat berada di Jepang.\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Belajar dari Jepang, Darmawan Ajarkan Budaya Tepat Waktu\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"name\":\"ITS News\",\"description\":\"Institut Teknologi Sepuluh Nopember\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\",\"name\":\"ITS News\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"width\":98,\"height\":56,\"caption\":\"ITS News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/6bdbe2d99383f19ec825ec3e47b367b7\",\"name\":\"itsmis\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/96d27614c306157d66f29c13854e68a5044dd1f51bd2792cacfde51cdba0681a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/96d27614c306157d66f29c13854e68a5044dd1f51bd2792cacfde51cdba0681a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"itsmis\"},\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/itsmis\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Belajar dari Jepang, Darmawan Ajarkan Budaya Tepat Waktu - ITS News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Belajar dari Jepang, Darmawan Ajarkan Budaya Tepat Waktu - ITS News","og_description":"Kampus ITS, ITS News &#8211; Siapa yang tidak mengetahui kebiasaan masyarakat Jepang yang sangat tepat waktu? Kebiasaan baik tersebut juga dirasakan langsung oleh Dr Eng R Darmawan ST MT selama masa studi program doktor di Universitas Kumamoto, Jepang. Sepulangnya ke Departemen Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), ia pun mencoba menularkan budaya itu kepada [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/","og_site_name":"ITS News","article_published_time":"2018-04-19T13:56:56+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":859,"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/WhatsApp-Image-2018-04-18-at-21.40.59.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"itsmis","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"itsmis","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/"},"author":{"name":"itsmis","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/6bdbe2d99383f19ec825ec3e47b367b7"},"headline":"Belajar dari Jepang, Darmawan Ajarkan Budaya Tepat Waktu","datePublished":"2018-04-19T13:56:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/"},"wordCount":364,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/WhatsApp-Image-2018-04-18-at-21.40.59.jpeg","articleSection":["Berita Utama"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/","name":"Belajar dari Jepang, Darmawan Ajarkan Budaya Tepat Waktu - ITS News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/WhatsApp-Image-2018-04-18-at-21.40.59.jpeg","datePublished":"2018-04-19T13:56:56+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/WhatsApp-Image-2018-04-18-at-21.40.59.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/WhatsApp-Image-2018-04-18-at-21.40.59.jpeg","width":1280,"height":859,"caption":"Dr Eng R Darmawan ST MT saat berada di Jepang."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/belajar-dari-jepang-darmawan-ajarkan-budaya-tepat-waktu\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Belajar dari Jepang, Darmawan Ajarkan Budaya Tepat Waktu"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","name":"ITS News","description":"Institut Teknologi Sepuluh Nopember","publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization","name":"ITS News","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","width":98,"height":56,"caption":"ITS News"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/6bdbe2d99383f19ec825ec3e47b367b7","name":"itsmis","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/96d27614c306157d66f29c13854e68a5044dd1f51bd2792cacfde51cdba0681a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/96d27614c306157d66f29c13854e68a5044dd1f51bd2792cacfde51cdba0681a?s=96&d=mm&r=g","caption":"itsmis"},"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/itsmis\/"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33394","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/33"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33394"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33394\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33396,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33394\/revisions\/33396"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33395"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33394"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33394"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33394"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}