{"id":33378,"date":"2018-04-18T13:30:52","date_gmt":"2018-04-18T13:30:52","guid":{"rendered":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?p=33378"},"modified":"2018-04-18T13:30:52","modified_gmt":"2018-04-18T13:30:52","slug":"pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/","title":{"rendered":"Pakar ITS Angkat Bicara Soal Ambruknya Jembatan Widang"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_33379\" aria-describedby=\"caption-attachment-33379\" style=\"width: 1280px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-33379\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/WhatsApp-Image-2018-04-18-at-16.31.09.jpeg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/WhatsApp-Image-2018-04-18-at-16.31.09.jpeg 1280w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/WhatsApp-Image-2018-04-18-at-16.31.09-300x169.jpeg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/WhatsApp-Image-2018-04-18-at-16.31.09-768x432.jpeg 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/WhatsApp-Image-2018-04-18-at-16.31.09-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/WhatsApp-Image-2018-04-18-at-16.31.09-355x200.jpeg 355w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-33379\" class=\"wp-caption-text\">Ir Chomaedhi CES GEO, pakar konstruksi ITS, saat ditemui di ruangannya di Departemen Teknik Infrastruktur Sipil.<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p><strong>Kampus ITS, ITS News &#8211;<\/strong> Ambruknya Jembatan Widang yang menghubungkan Kabupaten Lamongan dengan Kabupaten Tuban, membuat salah satu pakar konstruksi di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Ir Chomaedhi CES GEO ikut angkat bicara. Ia menduga, kelebihan muatan menjadi penyebab robohnya jembatan cincin lama yang dibangun tahun 1983 tersebut.<\/p><\/blockquote>\n<p>Pasalnya, menurut dosen Teknik Infrastruktur Sipil ITS ini, saat kejadian terdapat satu <em>dump truck<\/em> dan dua truk tronton yang melewati bentang jembatan. Ia menjelaskan, saat melalui tahap perencanaan, sudah ada peraturan yang mengatur besar beban yang diperbolehkan melewati jembatan. Namun, pada masa sekarang peraturan tersebut mulai berubah mengikuti pembaruan dari pemerintah.<\/p>\n<p>Jika dulu jembatan kelas satu memiliki batas muatan 45 ton, saat ini bisa mencapai 50 ton. Pada kasus jembatan Widang yang memakan dua korban tersebut, beban total yang mampu ditahan jembatan hanya 45 ton dengan rasio toleransi keamanan 1,5. Atau beban maksimumnya 70 ton. \u201cSatu <em>dump truck<\/em> dan dua tronton bisa jadi peningkatan bebannya mencapai dua persen, dugaan utamanya kelebihan muatan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Argumen tersebut juga dikuatkan dengan posisi robohnya jembatan. Patahan hanya terjadi pada satu bentang jembatan, sedangkan pondasi masih berfungsi dengan baik. \u201cKalau truk itu lewat secara bergantian, mungkin jembatan masih aman. Tetapi kalau lewat secara bersamaan, otomatis jembatan akan <em>collaps<\/em>,\u201d tambahnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_33380\" aria-describedby=\"caption-attachment-33380\" style=\"width: 957px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-33380 size-full\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/Widang.jpg\" alt=\"\" width=\"957\" height=\"695\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/Widang.jpg 957w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/Widang-300x218.jpg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/Widang-768x558.jpg 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/Widang-355x258.jpg 355w\" sizes=\"(max-width: 957px) 100vw, 957px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-33380\" class=\"wp-caption-text\">Kondisi Jembatan Widang, yang menghubungkan Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Tuban yang roboh. (Sumber: Polres Tuban)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Di sisi lain, lanjut Chomaedhi, tidak adanya kontrol terhadap beban yang boleh melewati jembatan diduga menjadi salah satu faktor robohnya jembatan. Seperti yang diketahui, di area tersebut tidak ada jembatan timbang yang berguna sebagai kontrol jumlah muatan yang diizinkan. \u201cJembatan itu sudah lama, jika menginkuti peraturan baru dari pemerintah yang bisa mark up hingga 20 persen tentunya tidak akan kuat,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Dosen asal Pulau Bawean tersebut berpesan agar perbaikan Jembatan Widang nantinya juga memperhatikan berat beban yang diizinkan. Apalagi saat ini sudah ada teknologi berupa sensor yang bisa dipasang pada titik-titik tertentu sepanjang bentang dan mampu mendeteksi kondisi jembatan. \u201cPeraturan itu harus dipatuhi, jembantan harus benar-benar mengakomodasi peraturan beban kendaraan dan peraturan gempa tentunya,\u201d pungkasnya. (hen\/Humas ITS)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kampus ITS, ITS News &#8211; Ambruknya Jembatan Widang yang menghubungkan Kabupaten Lamongan dengan Kabupaten Tuban, membuat salah satu pakar konstruksi di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Ir Chomaedhi CES GEO ikut angkat bicara. Ia menduga, kelebihan muatan menjadi penyebab robohnya jembatan cincin lama yang dibangun tahun 1983 tersebut. Pasalnya, menurut dosen Teknik Infrastruktur Sipil [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":33,"featured_media":33380,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"class_list":["post-33378","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pakar ITS Angkat Bicara Soal Ambruknya Jembatan Widang - ITS News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pakar ITS Angkat Bicara Soal Ambruknya Jembatan Widang - ITS News\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kampus ITS, ITS News &#8211; Ambruknya Jembatan Widang yang menghubungkan Kabupaten Lamongan dengan Kabupaten Tuban, membuat salah satu pakar konstruksi di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Ir Chomaedhi CES GEO ikut angkat bicara. Ia menduga, kelebihan muatan menjadi penyebab robohnya jembatan cincin lama yang dibangun tahun 1983 tersebut. Pasalnya, menurut dosen Teknik Infrastruktur Sipil [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITS News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-04-18T13:30:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/Widang.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"957\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"695\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"itsmis\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"itsmis\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/\"},\"author\":{\"name\":\"itsmis\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/6bdbe2d99383f19ec825ec3e47b367b7\"},\"headline\":\"Pakar ITS Angkat Bicara Soal Ambruknya Jembatan Widang\",\"datePublished\":\"2018-04-18T13:30:52+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/\"},\"wordCount\":367,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/Widang.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita Utama\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/\",\"name\":\"Pakar ITS Angkat Bicara Soal Ambruknya Jembatan Widang - ITS News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/Widang.jpg\",\"datePublished\":\"2018-04-18T13:30:52+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/Widang.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/Widang.jpg\",\"width\":957,\"height\":695,\"caption\":\"Kondisi Jembatan Widang, yang menghubungkan Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Tuban yang roboh.\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pakar ITS Angkat Bicara Soal Ambruknya Jembatan Widang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"name\":\"ITS News\",\"description\":\"Institut Teknologi Sepuluh Nopember\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\",\"name\":\"ITS News\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"width\":98,\"height\":56,\"caption\":\"ITS News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/6bdbe2d99383f19ec825ec3e47b367b7\",\"name\":\"itsmis\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/96d27614c306157d66f29c13854e68a5044dd1f51bd2792cacfde51cdba0681a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/96d27614c306157d66f29c13854e68a5044dd1f51bd2792cacfde51cdba0681a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"itsmis\"},\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/itsmis\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pakar ITS Angkat Bicara Soal Ambruknya Jembatan Widang - ITS News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pakar ITS Angkat Bicara Soal Ambruknya Jembatan Widang - ITS News","og_description":"Kampus ITS, ITS News &#8211; Ambruknya Jembatan Widang yang menghubungkan Kabupaten Lamongan dengan Kabupaten Tuban, membuat salah satu pakar konstruksi di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Ir Chomaedhi CES GEO ikut angkat bicara. Ia menduga, kelebihan muatan menjadi penyebab robohnya jembatan cincin lama yang dibangun tahun 1983 tersebut. Pasalnya, menurut dosen Teknik Infrastruktur Sipil [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/","og_site_name":"ITS News","article_published_time":"2018-04-18T13:30:52+00:00","og_image":[{"width":957,"height":695,"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/Widang.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"itsmis","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"itsmis","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/"},"author":{"name":"itsmis","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/6bdbe2d99383f19ec825ec3e47b367b7"},"headline":"Pakar ITS Angkat Bicara Soal Ambruknya Jembatan Widang","datePublished":"2018-04-18T13:30:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/"},"wordCount":367,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/Widang.jpg","articleSection":["Berita Utama"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/","name":"Pakar ITS Angkat Bicara Soal Ambruknya Jembatan Widang - ITS News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/Widang.jpg","datePublished":"2018-04-18T13:30:52+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/Widang.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2018\/04\/Widang.jpg","width":957,"height":695,"caption":"Kondisi Jembatan Widang, yang menghubungkan Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Tuban yang roboh."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/pakar-angkat-bicara-soal-ambruknya-jembatan-widang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pakar ITS Angkat Bicara Soal Ambruknya Jembatan Widang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","name":"ITS News","description":"Institut Teknologi Sepuluh Nopember","publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization","name":"ITS News","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","width":98,"height":56,"caption":"ITS News"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/6bdbe2d99383f19ec825ec3e47b367b7","name":"itsmis","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/96d27614c306157d66f29c13854e68a5044dd1f51bd2792cacfde51cdba0681a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/96d27614c306157d66f29c13854e68a5044dd1f51bd2792cacfde51cdba0681a?s=96&d=mm&r=g","caption":"itsmis"},"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/itsmis\/"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33378","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/33"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33378"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33378\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33381,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33378\/revisions\/33381"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33380"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33378"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33378"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33378"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}